(Ficlet) Behind The Scene

Minyul

Tittle : Behind The Scene

Author : Yuuripico

Cast : Kwon Yuri & Choi Minho

Ratting : PG-17

Lenght : Ficlet

genree : apa aja lah ^^

Annyeong.. disaat galau melanda ama couple ini maka terciptalah ff gaje ini :’) sekalian juga ff selingan buat WW n Why Umma yang ga kunjung selesai.. hiks.. 

Aku harap smuanya bisa terhibur lah walau sedikit ama ff gaje ini.. hmm langsung aja yuk.. ^^

READERS BAIK PASTI NINGGALIN JEJAK ^^

Oh ya sekedar meningatkan “Typo is an art of writing” ^^

                                                Behind The Scene Minyul

Deru musik berkumandang keras, beberapa teman satu perusahaan sedang melakukan aksi untuk menghibur semua fans-fans yang dengan semangat menghadiri konser kami yang selalu rutin kami selenggarakan. Sebenarnya moment seperti inilah yang aku tunggu-tunggu, dimana kami semua terkumpul menjadi satu disini. Bukan hanya itu, dimoment seperti ini lah aku dan dia bisa bersama jika tidak jangan harap!! Kesibukan grup kami membuat aku dan dia tidak mempunyai banyak waktu untuk bersama.  Awalnya aku marah padanya kenapa dia terlambat berangkat kesini, rupanya dia menyempatkan diri mengurus bayi kecil kami yang baru berumur beberapa bulan sebelum kesini.  Walau kami tidak dapat bersama tapi setidaknya kami masih bisa saling bertatapan dan memberi semangat, kalian tau ? untuk bersamanya saja tadi siang aku harus menyamar dan bergabung dengan fangirl dari grupnya yang melihatnya berlatih, harapanku terbesarku hanya bisa bersamanya distage agar semua orang yang mempairingkan namjaku bersama yeoja lain tau bahwa akulah yeojanya. Tapi harapan untuk bersamanya sekarang tinggal harapan semu.

“Kwon Yuri, kau tau bukan? Moment kau dengan Minho sudah menyebar didunia maya. Itu membuat kau semakin banyak memiliki anti begitupun sebaliknya. Aku rasa itu sudah cukup, dengan sangat aku minta saat nanti Smtown dimulai Kau jaga jarak dengannya dan anggap kau tidak melihatnya, oh ya bukan hanya di panggung kau harus begitu tapi dibackstage juga, aku takut jika ada fancam yang menangkap kebersamaan kalian. Aku sudah bilang pada Minho tadi, aku harap kalian bisa mendengarkanku. Ini juga demi karir kalian. Dan juga keberadaan anak kalian, tolong kalian simpan rapat-rapat.”

Itulah yang dikatakan oleh Lee Soo Man Ahjussi, seseorang yang memegang kuasa besar diperusahaan kami. Apa yang harus aku lakukan? Bukankah aku harus mengikutinya? Jika aku tidak mengikutinya, bukan aku yang akan hancur tapi juga SNSD atau bahkan Shinee? Minho?  Andwae!!

“Yeobo!! Ah Mianhae aku baru bisa datang sekarang.” Aku yang dari tertunduk lemah dibackstage menengadahkan kepalaku menatap seseorang yang berbicara tadi. Aku mencoba tersenyum menatapnya.

“Kau dari mana Yeobo?” Tanyaku lemah padanya.

“Mianhae, tadi sehabis rehearsal aku dipanggil Soo Man ahjussi dan diminta untuk tetap dibackstage shinee.” Jelasnya seraya mengambil tempat duduk disampingku.

“Lalu kenapa kau kemari? Bukankah sebentar ending? Pergilah.” Ucapku mencoba kuat menahan rasa rinduku pada namja didepanku ini.

“Aku merindukanmu, itulah yang membuatku kesini. Karna distage nanti kita. . . .”

“Kita tidak bisa bersama dan menunjukan pada orang-orang tentang kedekatan kita bukan?” Potongku pada ucapannya.

“jadi Soo Man ahjussi sudah memberitahunya padamu?”

“tentu saja, tidak mungkin dia lupa memberitahuku.” Aku menunduk memejamkan mata, kurasakan tangan kekarnya mengelus pipiku. Walau disana ada member-member SNSD lain, aku dan Minho sudah tak canggung lagi berduaan seperti ini didepan mereka. Aku juga tau sebenarnya semua member sudah sering di perintahkan Soo Man Ahjussi untuk memperingatiku agar tak terlalu dekat dengan Minho didepan umum, tapi anae mana yang tahan dijauh-jauhkan dengan nampyeonnya.

“Yeobo sekarang aku Tanya padamu? Distage nanti kau ingin aku ada disampingmu? Atau seperti yang Soo Man Ahjussi katakan?” Tanyanya, ya jelas aku ingin kau bersamaku. Tapi… Aku mengangkat kepalaku dan menatap matanya lurus.

“Tentu saja aku ingin kau selalu disampingku, tapi ini masalah karir kita berdua. Jadi aku rasa pilihan kita adalah apa yang Soo Man ahjussi katakan.” Ucapku dengan berat hati. Kulihat dia menghela nafas mendengarnya.

“Baiklah, tapi. .  Sedikit membuat moment apa tidak bisa? Aku takut orang-orang yang mendukung hubungan kita mengira kita putus.” Aku menggelengkan kepalaku.

“Minho-ya, kajja ending akan segera dimulai. Kajja!!” teriak seseorang yang aku ketahui adalah Onew dari luar, Aku membuang mukaku dari Minho dan berjalan menuju Hyo.

Sudah tak kulihat lagi kemana Minho, yang terpenting selesaikan segera kegiatan ini agar aku dan Minho bisa memiliki waktu berdua dan cepat kembali ke Korea menemui bayi kecil kami , itupun jika agensi tak memberikan kegiatan tak masuk akal lagi ke Minho. Kalian tau? Mereka seolah-olah ingin menjauhkanku dari Minho.

Aku mencoba tersenyum menaiki panggung besar ini, menyanyikan lagu ending Smtown bersama semua teman-teman. Kamilah sebuah keluarga yang terbentuk dibawah naungan agensi terbesar SM aku bahagia memiliki mereka semua termasuk dia, Seorang namja yang menjadi nampyeonku. Agensi inilah yang mempertemukan kami, tapi agensi ini jugalah yang sering memisahkan kami.

Aku mencoba larut dalam suasana menyenangkan ini, tapi apa daya pikiranku selalu tertuju pada seseorang. Sesekali aku mencoba meliriknya tapi seperti yang kami putuskan tadi, kami harus menjaga jarak bukan?

“Yul, Kau kenapa dengan Minho?” Bisik Yoona padaku.

“gwenchana.” Jawabku singkat.

“Tapi dari dia melirikmu Yul.” Bukan hanya dia yang melirik, tapi aku juga .

“Biarkan saja Yoong.” Aku kembali mencoba mengikuti suasana ini, Yoona ntah kemana.

Saat lagu sudah hampir habis, tanpa sengaja aku membalikan pandanganku dan OMO!! Tatapanku dan Minho bertemu seketika itu juga, tapi buru-buru kualihkan pandanganku lagi kedepan. Tahan Yul, tahan.. kau harus ingat karir Minho.

Rasanya ada yang beda, kuakui dibeberapa Smtown saat seperti ini kami selalu bersama. Saat dia tidak ada, aku bisa memaklumi kenapa kami tidak bersama, karna satu di antara kami tidak ikut. Tapi sekarang? Dia dan aku ada dipanggung yang sama tapi tidak saling menatap ataupun bertegur sapa, sungguh aneh bukan?

Lagu sudah habis, dengan cepat aku turun dari panggung dan berlari ke backstage setelah sebelumnya menunduk didepan semua penonton terutama didepan semua SONE yang hadir. Aku tidak perduli pada tatapan heran teman-teman yang lain. Saat sudah dekat kebackstage tiba-tiba saja tanganku ditarik lembut oleh seseorang dan dibawa menjauh dari tempat itu. Aku yang awalnya terkejut mencoba mengikuti orang itu setelah tau bahwa Minho lah yang menarikku.

“kau kenapa menarikku?” Tanyaku saat kami berhenti di.. Hm aku tidak tau ini dimana. Yang jelas masih didaerah panggung dan lumayan tersembunyi.

“Ah Kau tidak merasakan anehnya hubungan kita diatas panggung tadi?” Tanyanya.

“Tentu saja sangat aneh.”

“Dibeberapa Smtown, pasti Minyul selalu bersama kau ingat kan?” Ucapnya lembut seraya mengelus kepalaku.

“Aku selalu melakukan ini dipanggung jika orang tidak focus kepada kita kan? Aku merindukan moment ini.” Aku menggigit bibir bawahku mendengar ucapannya.

“Yeobo, bogoshipo! Kenapa SM tidak membiarkan kita menunjukan hubungan ini dihadapan semua orang? Kenapa? Bahkan ada beberapa SM family yang tidak tau hubungan kita.” Katanya sambil memeluk tubuhku erat, pelukan yang aku rindukan. Kalian tau? Sudah lama sekali aku dan Minho tidak bertemu.

“Yeobo? Kau tidak merindukanku?” tanyanya masih dengan posisi memelukku.

“Ish pertanyaan macam apa itu? Jika aku tidak merindukanmu mana mungkin aku rela gabung bersama Shawol untuk melihatmu melakukan rehearsal tadi siang.” Ucapku manja. Dia melepaskan pelukannya dan menatapku dengan tatapan hmm  inilah tatapan yang selalu diberinya jika dia sedang senang ataupun bersamaku.

“Jadi tadi kau datang? Kenapa kau tidak bilang padaku jika kau datang tadi?” Tanyanya.

“Karna tadi siang aku berencana untuk marah padamu. Tapi tak jadi saat tau kau datang terlambat karna mengurus sikecil. ”

“Aigooo kau mana boleh marah padaku. Kajja kita gabung bersama yang lain untuk evaluasi.” Ajaknya seraya menggandeng tanganku lembut.

“Jadi kau membawaku jauh-jauh kemari hanya seperti ini? Aku kira kau akan…” Perkataanku terhenti saat jari telunjuknya menyentuh bibirku.

“Ssssttt. Aku akan melakukannya tapi nanti setelah kita sudah berada dikamar dengan suasana yang tenang dan damai.” Ucapnya dengan nada yang menggoda.

“Aish kau pikir aku meminta apa tadi? dasar mesum.” Cibirku kemudian berjalan mendahuluinya.

“Ya!! Tunggu.” Dia ikut berjalan disampingku dan kembali menggandeng tanganku.

Kami berjalan mendatangi sebuah ruangan yang sudah disewa SM untuk kami berkumpul mengevaluasi penampilan kami tadi.

Saat sudah mendekati ruangan, aku dan Minho melepaskan pegangan tangan kami saat melihat Soo Man Ahjussi menatap kami yang juga ingin masuk keruangan itu.

“Ingat masih ada beberapa kamera fancam yang kita tidak tau dimana saja keberadaan mereka. Jangan sampai moment offscreen kalian ditangkap kamera lagi.” Bisik Soo Man Ahjussi padaku dan Minho. Kami hanya menghela nafas mendengarnya dan berjalan menjauh mendatangi grup kami masing-masing.

SKIPP

Akhirnya selesai juga evaluasi penampilan itu, aku berjalan berdampingan bersama Yoona ingin menuju hotel.

“Yoona Noona, aku pinjam sebentar my anae.” Belum sempat mencerna kejadian apapun, tiba-tiba saja tubuhku terbawa oleh seseorang yang dengan sangat cepat menarikku. Ya!! Minho masih ada Soo Man Ahjussi.

“Hati-hati!!” Teriak Yoona.

“yeobo apa yang kau lakukan?” Tanyaku disela-sela lari ini.

“Ah Jangan bertanya dulu yeobo. Cepat lari kita akan sekamar malam ini.”

“Mwo? Lalu Yoona?”

“Kita bisa minta dia tidur ditempat lain kan. Cepat.” Titahnya, kami terus berlari dan akhirnya sampai ditempat yang kami tuju.

“Ah lelah sekali.” Keluhku dengan nafas yang tak beraturan.

“Baru segitu saja lelah, bagaimana nanti.”Ujar Minho dengan nada menggoda seraya menutup pintu.

“Ya!! Apa maksudmu?”  Pekikku. Hei!! Kenapa mendekat.

“Hehe malam ini aku akan menumpahkan semua rasa rinduku yang sudah menumpuk sejak beberapa hari yang lalu.” Minho berjalan semakin mendekat dengan tatap seduktif , aku mundur.. semakin dia maju semakin aku mundur. Sampai akhirnya, kakiku membentur sesuatu dan seketika itu juga aku terjatuh tepat diatas tempat tidur hotel ini. Saat ingin bangkit dengan sigap Minho malah mengunci pergerakanku dan wajahnya kini sudah dekat sekali dari wajahku.

“Yeobo!! Kau milikku malam ini.”

“Hei!! Choi Minho. Tahanlah, apa kau tidak lelah huh’?” Dia menggeleng lembut.

“Kau suruh aku menahannya? Kapan lagi kita akan melakukannya? Besok lusa ada Smtown Thailand dan disitu juga kemungkinan besar kita saling tidak mengenal lagi. Pokoknya aku mau malam ini kau milikku.” Pintanya, aish jika seperti ini sudahlah. Lagian, memang benar apa yang dikatakannya sudah lama sekali aku dan dia tidak melakukan ini dan jika ditahan? Hmm bisa-bisa dia akan melakukannya dengan yeoja lain . andwae!!

“Tapi.. apa kau tidak.. Mmpppphhh.” Perkataanku terhenti saat dia sudah mulai melakukan aktifitasnya mencium bibirku. Aku mencoba memejamkan mataku, merasakan kuluman lembut dari seorang namja yang selalu ada dihatiku. Saat aku mulai larut dalam permainan bibirnya, disaat itulah dia melepaskan kulumannya. Ditatapnya mataku sendu , aku pun membalas tatapannya. Disentuhnya mataku, hidungku dan terakhir bibirku.

“Ini semua milikku dan tak akan kubagi pada orang lain. Cukup sekali kau membaginya saat kau bermain drama dulu.” Ujarnya. Akupun tak mau kalah, ku sentuh bibirnya dan kuelus pelan.

“Dan ini juga milikku, aku tidak ingin membaginya. Cukup hanya didramamu yang kemarin kau membaginya.” Dia tersenyum lembut kearahku.

“Saranghae Choi Yuri.”

“Saranghae Choi Minho.”

“Hm bagaimana nasib bayi kecil kita dikorea?” Tanyanya sambil merapikan rambut-rambut kecil yang ada dikeningku.

“Dia bersama Umma bukan? Aku rasa dia baik-baik saja.” Jawabku.

“Aku menyayangi kalian berdua.” Setelah mengatakan itu Minho kembali menempelnya bibirnya kebibirku, dia menciumku lembut dan sangat lembut. Tapi perlahan ciuman itu semakin panas dan kini menjadi ciuman yang penuh hasrat, perlahan lidahnya menyentuh bibirku seolah-olah memintaku untuk membuka mulut aku mengikuti maunya dan membuka sedikit mulutku. Semakin lama, aku semakin lupa diri.

“Ngmmmmhh.” Tanpa sadar aku mendesah akibat ciuman panas ini #ahaha

Setelah cukup lama akhirnya Minho melepaskan bibirnya.

“Aku akan melakukannya lebih yeobo? Apa kau siap?” Ah memang sudah lama sekali aku dan dia tidak melakukannya, sehabis melahirkan dia benar-benar tidak berani menyentuhku.

“Aku siap, lakukanlah.” Jawabku dengan manja.

“Kalau begitu. Let’s go!!” Huahh saat itulah permainan kami dimulai. ^^

                                                             SKIPP dan END ^^

Hiks… cuma segitu aja ideku mengalir.. Mianhae kalau jelek ya ^^ setidaknya inilah curahan hatiku buat si couple ini.. hehe dah ah kaborrr :’)

Tagged: , ,

29 thoughts on “(Ficlet) Behind The Scene

  1. whee_wee November 26, 2012 pukul 4:33 am Reply

    minyul jjang,..

  2. tiazwib November 27, 2012 pukul 11:56 am Reply

    baguuuss.. tapi lee so man ahjussi ngeganggu minyul bgt-_-

    eh jgn lupa sambung weird wedding yaaa..aku penasaran lanjutannya:(

    hwaiting!^^~

    • yuuripico26 Desember 3, 2012 pukul 4:37 am Reply

      haha ia itu ya om Soo Man nya tega.. hiks.. weird wedding psti d sambung kok.. hehe ^^ gomawo😀

  3. kwonwonhi Desember 15, 2012 pukul 2:50 am Reply

    kokoko~ kerenn (y)
    nama anaknya siapa ?
    wah kurang hot *Yadong connect* #canda~
    lanjutin WW yaa !
    Hwaiting

    • yuuripico26 Desember 16, 2012 pukul 2:02 am Reply

      nma anaknya Choi Hanna.. hohoho…
      wkakaka lg ga bsa bwt yg hot hot ching..😛
      sip WW pasti d lanjut kok😀

  4. saqiayuri Desember 19, 2012 pukul 7:07 am Reply

    daebaaaaaaaak,,,,,, suka sma crita kayaak ginii, berasaaa nyataaa.. hhihi

    • yuuripico26 Desember 19, 2012 pukul 8:33 am Reply

      hehe gomawo ^^ semoga emang nyata.. hoho😀

      • saqiayuri Desember 19, 2012 pukul 2:08 pm

        amiiiiin,, hehehe

  5. sela Februari 25, 2013 pukul 11:23 am Reply

    haha. suka klw ada minho.a..

    yah ko g d terusin sh.. hahaha..

  6. mrslee040420 Maret 28, 2013 pukul 5:44 am Reply

    wah minyul daebakk !!!

  7. April Maret 31, 2013 pukul 3:54 am Reply

    Anak minyul ada ff yg baru2 ga ^^ akubsuka bgt couple minyul btw tukeran no hp yuu ini no aku 08999444716

  8. nissa April 25, 2013 pukul 3:34 am Reply

    DAEBAK ,,,,,,,,,,,LOVE MINYUL COUPLE !! HOPE MINYUL IS REAL !❤❤❤

  9. eni enooy Mei 3, 2013 pukul 2:17 pm Reply

    bagus kok ceritanya ^^ buat cerita lain thor haha

  10. Qhintharani Mei 28, 2013 pukul 5:04 pm Reply

    kangen ff MinYul lagi😦

    • yuuripico26 Mei 29, 2013 pukul 7:22 am Reply

      sama ^^

      • Qhintharani Mei 29, 2013 pukul 3:41 pm

        bikin ff MinYul lagi thor :))

      • yuuripico26 Mei 30, 2013 pukul 7:05 am

        hoho, kalau ada ide ya ^^

      • Qhintharani Mei 30, 2013 pukul 10:21 am

        okeee🙂 semangat yah thor😀

  11. BestfriendExoSone September 13, 2013 pukul 3:38 pm Reply

    aku lebih suka ff yang settingnya kayak gini cz terasa labih real..

  12. Sara Desember 12, 2013 pukul 6:06 am Reply

    Eh Soo Man -_-

    berani nya lo ngusik minyul

  13. kwon yong mi Januari 9, 2014 pukul 3:41 pm Reply

    Daebak..Daebak..!!

  14. oebayoonyul Juni 18, 2014 pukul 5:58 am Reply

    kakek sooman usil..
    ganggu aje, tapi lebih kesel ma KYM

  15. nulnul29 Juli 31, 2014 pukul 12:01 am Reply

    Kasian bgt minyulnya

  16. Fania Desember 30, 2014 pukul 3:03 pm Reply

    Aaaa romantis eon suka suka, pling suka nih kalau genre nya kaya gni, walau agak telat buat komen tp gpplah yg pnting nongol disini hhe🙂
    dan buat eonie pico smngat trus yaa eon, walau lg bnyk tgas kita tnggu comeback mu hha😀

    • yuuripico26 Januari 2, 2015 pukul 3:02 pm Reply

      aw :’) thanks buat semangatnya ya :’) #hug hug

  17. Balqis Sabilla Desember 23, 2015 pukul 4:59 pm Reply

    hwaaaaa aku seneng bgt ff yg kya gini, kaya real bgt 😍😍
    thanks bgt buat eonni Pico yg bikin aku senyum2 sendri gra2 baca ff ini 😁😁
    semangat terus Eonni …

    • yuuripico26 Januari 3, 2016 pukul 1:22 pm Reply

      hehe hati2 kalau senyum2 sendiri atuhhh

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: