Weird Wedding (PART 10)

Minyul

Author : Yuuripico

Cast : Kwon Yuri &Choi Minho.

Other : Im Yoona, Lee Donghae, Yesung, Krystal

Lenght : Chaptered

Ratting : PG-15

Genree : Unknow.

Annyeong. . . . . . Hai, i’m back with ff yang makin gaje ^^ akhirnya stlah prtarungan melawan virus buntu + malas ngetik akhirnya aku bsa juga selesaiin nih part #lebay ya.. awkakw oh ya aku ga mau banyak omong sih, cma mau blg.. READERS BAIK PASTI NINGGALIN JEJAK.. hehe

 

“Huahh.. sejuknyaaaa.” Yuri membentangkan tangannya merasakan angin pantai yang menyejukkan itu.

“Apa kau sudah senang chagi?” Tanya Yuri yang sepertinya sedang menanyai anaknya itu. Yuri terus larut merasakan semilir angin yang terus menerpanya. Yuri terus saja tenggelam dalam pikirannya sampai dia tidak menyadari seseorang dengan baju jas panjang dan masker mendekat kearahnya dengan senyum licik menghiasi wajahnya.

Dia terus berjalan mendekati Yuri dan nampak ingin berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan untuk seseorang yang sedang menjadi targetnya.

WW_10

 

“Sudah tau sedang berlibur dengan orang jahat kenapa berani keluar sendiri?” Seringai orang itu tepat dibelakang Yuri. Yuri yang merasa seseorang sedang berbicara berbalik dan terkejut saat melihat orang dengan jas hitam dan masker dengan tinggi yang hmm seperti seorang namja.

“Kau… Nugu?” Tanya Yuri.

“Kau tidak perlu tahu siapa aku. Yang penting sekarang kita selesaikan saja urusan kita.”

“Urusan apa?”

“Tidak usah banyak Tanya!!” Tanpa babibu orang itu langsung mendorong kuat tubuh Yuri. Yuri terdorong cukup kuat kebalakang dan mulai tak dapat menahan keseimbangan tubuhnya.

“Yuri!!!”

Hap!! Seseorang berhasil menangkap tubuh Yuri yang nyaris membentur tanah dengan keras. Orang berjas tadi menyadari jika dia berada dalam bahaya segera berlari meninggalkan tempat itu.

“Gwenchana Yeobo?” Tanya Minho khawatir seraya menepuk-nepuk pipi Yuri yang nampak masih kaget itu.

“Yeobo?” Minho mencoba memanggil Yuri lagi, Yuri menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Gwenchana.” Jawab Yuri.

“Ah, Syukurlah. Kau kenapa pergi tanpaku? Untung saja aku mengikutimu dan bertemu Yoona yang juga menuju pantai ini.” Khawatir Minho seraya memeluk Yuri.

“Bukankah kau tidak mau menemaniku tadi?”

“Aish harusnya kalau aku tidak bisa kau tidak usah pergi.”

“Tapi aku tidak bisa tidur kalau tidak pergi.”

“Ah sudahlah, tidak akan ada habisnya jika berdebat denganmu.”

“Oh ya tadi kau bilang Yoona? Kesini? Sekarang dia dimana?”Tanya Yuri bingung karna dia tidak melihat dimana Yoona.

“Yul aku dibelakang.” Yuri berbalik dan melihat Yoona, Yesung dan juga krystal sudah berdiri dibelakangnya. Ya tentu saja krystal dengan wajah kesalnya.

“Kalian? Kenapa kalian berada disini?” Tanya yuri heran. Minhopun sama herannya dengan Yuri, karna sepengetahuannya tadi dia hanya bersama yoona berlari kesini.

“tentu saja kami kesini untuk melihatmu Yul, karna tadi kami mendengar bahwa Minho dan yoona berlari mencarimu.” Jelas Yesung.

“Sebenarnya siapa orang yang berusaha mencelakakan Yuri tadi?” Tanya Minho.

“Sepertinya itu seorang penjahat yang memang sedang mengintai orang-orang baru disini.” Ucap Penjaga Villa yang tiba-tiba datang.

“Aish, tidak aman sekali disini.” Gerutu Minho.

“Kenapa tidak sekalian mendorong yeoja babo itu dengan kuat. Dasar babo!!” Gumam Krystal, yoona seketika menatap tajam kearah krystal.

“Sudahlah aku mau melanjutkan tidur, menyebalkan sekali.” Gerutu krystal berusaha menghindari tatapan Yoona.

“kenapa orang gila itu berlari cepat sekali.” Keluh donghae yang baru saja tiba dengan nafas ngos-ngosan.

“Biarkan saja hyung, yang penting tidak terjadi apa-apa pada Yuri. Kajja Chagi kita kembali kekamar.”Ujar Minho seraya menggendong Yuri ala ala apa ya. Pokoknya yang kaya di film-film. -__-

“Aish Turunkan aku.” Pinta Yuri. Namun Minho tak menggubrisnya.

“Mianhae buat semuanya sudah mengganggu tidur kalian.” Kata yuri sebelum pergi.

“Aku juga ingin kembali.” Ujar Yesung yang juga ikut meninggalkan tempat itu.

“Aku jadi curiga pada krystal.” Ucap Yoona pelan pada donghae.

“Curiga?”

“Ne, aku kesini karna aku melihat yeoja babo itu keluar dari kamar. Makanya aku mengikutinya.”

“Tapi saat orang yang menyerang Yuri tadi pergi, krystal langsung ada bersama kita bukan?” Tanya Donghae.

“Ntahlah, tapi aku yakin. Krystal sangat suka jika Yuri kenapa-kenapa.”

“Sudahlah Noona cantik, kita cukup melindungi Yuri saja. Kajja kembali kekamar.” Donghae tanpa sadar menggandeng tangan Yoona, Yoona melihat aneh kearah tangannya tapi kemudian tersenyum dan mengikuti Donghae.

***

Minho merebahkan dengan lembut tubuh Yuri ketempat tidur, kemudian ikut merebahkan tubuhnya disebelah Yuri tentu saja dengan menjaga jaraknya dari Yuri.

“Gomawo.” Ucap Yuri pelan. Minho berbalik kearah Yuri, merasa aneh dengan ucapan Yuri.

“Gomawo?” Tanya Minho heran. Yuri mengangguk.

“Ne Gomawo, jika tidak ada kau ntah apa yang akan terjadi padaku.”

“Tumben sekali dia berterima kasih padaku.” Batin Minho.

“Kau tidak perlu berterima kasih, bukankah itu adalah tanggung jawabku? Mianhae.”

“Mianhae? Untuk apa?”

“tentu saja untuk tadi, karna ku, kita hampir saja kehilangan bayi kita bukan?” tanpa sadar Minho mengatakan itu, yuri menatap Minho dengan tatapan kagum akan ucapan Minho barusan.

“Bayi kita? Jadi kau sudah menganggap bayi ini bayi kita?”

“Ish , kau ini., Kenapa bertanya terus, sudahlah Kajja tidur. Besok kita akan berjalan-jalan bukan?” Minho berusaha mengalihkan pembicaraan lalu menarik selimut.

“Namja dingin?”

“ne?” Yuri nampak ingin mengucapkan sesuatu tapi tidak jadi.

“Anni, tidurlah. “ Yuri membalikkan tubuhnya dan berusaha memejamkan matanya, Minho yang memang sudah mengantuk tanpa menunggu lama lagi sudah larut dalam alam mimpinya.

“Kenapa aku merasa orang yang mendorongku tadi seolah-olah sangat sengaja dan memang mengincarku, hm lupakan, Lindungi aku dan bayiku Tuhan.” Doa Yuri dalam hatinya.

***

Minho POV

Aish Yeoja aneh, lihatlah. Bukankah hari ini kita akan pergi jalan-jalan kenapa dia masih tidur seperti itu? Ish benar-benar.

“Yeoja aneh bangunlah.” Aku berusaha membangunkannya, Omo.. jangankan bangun, untuk bergerak saja tidak. Eh tunggu, coba lihat bagaimana wajahnya ketika tidur ahaha aneh sekali.

Aku mencoba menyetuh ujung hidungnya.  Haha aigooo.. Yeoja ini jika tidur terlihat manis sekali, tapi jika sudah bangun.. Grr… seperti monster, aku mencoba menyentuh mata Yeoja aneh ini. Dia juga tidak breaksi? Ish dasar tukang tidur, ntah kenapa aku jadi ingin sekali menyentuh wajah yeoja ini, kusentuh bibirnya? Mwo? Ini lah yang aku suka darimu, kau itu cerewet. Haha tanpa sadar aku terkekeh sendiri melihat wajah yeoja ini.

“Ng….” Aku menghentikan aktifitasku saat melihat Yeoja aneh ini menggeliat. Aku terdiam memperhatikan cara dia bergerak karna asik bergerak baju tidur  yang dipakainya sedikit terbuka. Aishh lihatlah, dasar yeoja aneh. Bajunya kenapa terangkat DEG….. Omo… aku segera menutup mataku mengalihkan pandanganku dari perutnya yang terlihat.

“Namja dingin kau sedang apa duduk dibawah sana?”

“Ah Anni.” Jawabku dan segera berdiri.

“Tunggu!!” Aku berbalik dan mencoba menatap yeoja aneh ini, dia apa tidak tau bajunya terangkat huh’?

“Apa?” Tanyaku.

“Kemari sebentar.” Aish.apa lagi? Aku mengikuti perkataannya dan berjalan kearahnya.

“Ada apa?” Tanyaku cuek. Dia berusaha bangkit dan memposisikan dirinya duduk, Alhamdulillah bajunya sudah kembali normal. Walau bagaimanapun aku ini namja, jika lihat hal begitu ya wajar kan deg-degan.

“Namja dingin, hmm.” Aku menautkan alisku. Ini Yeoja mau ngomong apa sih.

“Cepatlah bicara, kau ini tidak lihat jam? Setengah jam lagi kita kan akan berjalan-jalan bersama yang lainnya. Cepatlah mandi.” Kulihat dia sedikit melirik jam di ponselnya.

“Ah Iya, baiklah aku akan bersiap-siap. Tapi. . .” Dia menatapku ragu.

“Apa?” Tanyaku kaku karna mendapat tatapan darinya, dia menggeleng dan tersenyum.. Aish neumu yeppeo. Ng? ah Choi Minho kau gila…

“tidak ada apa-apa, aku bersiap-siap dulu, kau jangan pergi tanpa aku Ne.” Ucapnya  lembut dan kemudian berdiri menuju kamar mandi.

“Aneh.” Dengusku., hm.. Yeoja itu lucu juga, kadang-kadang bisa semanis itu tapi seketika  bisa jadi nenek sihir yang akan memakan ku. Haha, aneh. Tapi aku suka.. Ya!! Choi Minho !! Cepat bersihkan kepalamu itu.. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku kuat.  Sejak kapan aku suka pada Yeoja aneh itu? bisa gila….

Aku melihat sebuah majalah dipinggir tempat tidur yang sering dibaca oleh Yeoja aneh ini. Ku ambil majalah itu dan perlahan kubuka, sebelum mulai membacanya aku memposisikan diriku duduk ditempat tidur.

“Aigooo lucunya.” Ucapku saat melihat foto baby dalam majalah itu, rupanya ini yang dibaca Yeoja aneh itu saat sampai disini? Tidak ku sangka dia juga tertarik pada bacaan begini. Oh jadi awal-awal kehamilan itu memang masa dimana seorang Umma ingin ini dan ingin itu, sering mual diawal kehamilan dan itu membuat seorang Umma sering merasakan pusing berlebihan. Hm.. orang hamil ternyata susah juga ya. Bila seorang Umma yang hamil memiliki keinginan yang berasal dari sang janin ataupun dari Ummanya harus bisa terpenuhi karna jika salah satu keinginannya tidak dituruti bisa berakibat ke janin yang lahir dan juga membuat sang Umma tidak dapat tidur pada malam hari #Woi thor, sudah2 ngarangnya.. T_T

Haha , jadi begitu? Pantesan saja yeoja aneh itu rela kepantai pada malam hari karna keinginan sang bayi, ah Choi Minho… lain kali kau harus memenuhi keinginannya eh tidak tidak, enak saja jika keinginannya di ikuti terus, shirreo!!

“Eh namja dingin? Untuk apa kau membaca majalah itu?” Aku mengalihkan pandanganku dari majalah yang kubaca menatap yeoja aneh ini yang sudah berdiri didepanku mwo? Hanya menggunakan handuk?

“Ya!! Nappeun!! Jangan menatapku, cepat alihkan pandanganmu kebelakang sana.” Umpatnya padaku, aish bukannya dia yang memanggilku tadi? dengan kesal aku menhgalihkan pandanganku pada jendela kamar yang terdapat didekat tempat tidur.

“Namja dingin, kau hamil?” Tanyanya, sontak aku berbalik padanya.

“Hamil? Aku ini namja bagaimana mungkin aku ham. . . “

“Ya!! Jangan melihat kearah sini!!” teriaknya seraya menutupi tubuhnya dengan handuk. Aku yang baru sadar dengan cepat mengalihkan pandanganku lagi. Haha sudah terlihat sedikit, ng?

“Dasar nappeun!! Suka sekali mengambil kesempatan.” Omelnya.

“Tapi tadi pertanyaanmu membuatku kaget babo! Makanya itu aku langsung berbalik.”

“Untuk apa kau kaget? Bukankah harusnya aku yang kaget? Kau itu namja bagaimana kau membaca majalahku yang khusus orang hamil?”

“Ak… Aku.. Ish aku membaca majalah ini karna bosan menunggumu, lagipula apa salahnya aku kan juga calon Appa. Jadi aku wajib mengetahui bagaimana cara seorang yeoja hamil kan?”

“tapi didalam sana, banyak gambar Yeoja-yeoja lain yang hamil menggunakan pakaian terbuka, kau nappeun sekali.”

“Ng? benarkah? Kenapa tadi aku tidak melihat gambar itu?” Aku membuka majalah itu lagi, dan membalik-balik halamannya.

“Ya!! Apa yang kau lakukan babo!!” Pekikku saat sebuah handuk menutupi pandanganku dengan kasar ku jauhkan handuk itu dari kepalaku.

“Sinikan majalah itu!! Kau tidak boleh melihatnya.” Sinis Yeoja aneh ini seraya mengambil kasar majalah yang kupegang, cepat sekali dia memakai baju.

“kau apa-apaan sih?” Ketusku.

“Kau tidak boleh melihatnya, nanti kau tergoda. Huh dasar mesum.” Cibirnya, Mwo? Mesum?

“Ya!! Yeoja aneh kenapa kau mengataiku mesum?” Protesku.

“Ya lihatlah, baru dibilang banyak gambar yeoja seksi disini kau langsung mencari-carinya kan Ish.. “

“Mwo? Aku ini namja dewasa wajar saja suka hal seperti itu, lagipula hanya gambar begitu tidak membuatku tertarik, aku lebih tertarik pada tubuh anaeku.” Aku melebarkan mataku dan menutup mulut. Ah Choi Minho pabo-ya!!

“HUAHHH!! NAPPEUN!!!” Aku menutup telinga mendengar Yeoja aneh berteriak seperti itu.

“Diamlah yeoja aneh, ish bagaimana jika yang lain mendengarnya.” Dia seakan baru tersadar jika kami berada di Villa orang lain segera menutup mulutnya juga.

“Huh kau nappeun sekali.”

“kenapa nappeun bukankah aku memang sudah,melihat tubuhmu?” Godaku, haha lihatlah wajahnya memerah.

“Ya kalau kau sudah lihat tubuku kenapa? Bukankah aku juga sudah melihat tubuhmu?” Sengitnya. Ya Tuhan Yeoja ini.

“Bu. . bu .. bukan apa apa sih.” Hei!! Kenapa jadi gugup? :O

“Dasar.. Sudahlah, sekarang jadi pergi apa tidak. Lupakan masalah tubuh itu, kau tidak boleh melihat tubuh Yeoja lain.”

“Kenapa tidak boleh?” tanyaku usil, huahaha hei Yeoja babo, kau cemburu padaku?

“Pokoknya aku tidak suka, aku ini hamil. Aku tidak ingin anak ini nanti mengikuti sifat mesummu.” Aku melebarkan mataku mendengarnya.

“mwo? Apa kau bilang tadi? mesum? Ya!! Aku ini namja wajar jika tertarik akan hal itu.” Belaku.

“Ohh jadi maksudmu karna kau namja jadi wajar buat melihat semua tubuh yeoja lain? Hei kau itu sudah memiliki anae, hilangkanlah tabiat burukmu itu untuk sementara.” Omelnya panjang lebar. Ishhhh yeoja aneh ini memancing emosiku sekali. Dengan kasar aku bangkiti dan langsung berdiri dihadapannya seraya memegang tangannya.

“Kau bilang tabiat buruk? Aku ini namja baik-baik, asal kau tahu. Aku tidak pernah menyentuh Yeoja lain dengan maksud untuk melihat tubuh ataupun mesum sekalipun itu krystal aku tidak pernah, dan harus kau tau juga. Melakukan hal itu pertama kalinya adalah bersamamu!” Dia nampak kaget dengan bentakanku, ah biarkan. Biar dia tau, aku ini namja baik-baik.

“Dan harus kau tau, aku bukan seorang namja murahan yang mau dengan sembarang yeoja. Ingat itu.” Aku melepaskan tangannya kasar dan bemaksud meninggalkan dia kebawah. Ah kenapa emosiku benar-benar terpancing sih, aku tidak suka dia menuduhku yang bukan-bukan. Saat ingin membuka pintu langkahku terhenti saat sesuatu melingkar dipinggangku kulirik, Omooo ternyata yeoja aneh ini memelukku.

“Oppa mianhae.” Ucapnya, aku tidak menjawab masih berdiri terdiam.

“Aku tidak bermaksud bilang kau memiliki tabiat buruk, aku hanya… Hiks.. aku hanya tidak suka kau memandang yeoja lain didepanku.” Hei dia menangis? Dia tidak suka melihatku menatap yeoja lain? Ya Tuhan jantungku… Eh tapi pasti ini hanya perbuatan bayi itu lagi. Kupegang tangannya dan berusaha berbalik menatapnya, Omoo dia benar-benar menangis? Ku angkat (?) kepalanya untuk menatapku.

“Hei.. Yeoja aneh kau jelek sekali jika menangis, diamlah. Mianhae.” Kupeluk tubuhnya, hm ntahlah setiap dia menangis kenapa aku tidak tega sekali. Sebenarnya aku takut jika tiba-tiba dia menjadi dingin seperti kejadian sebelumnya, walau mungkin ini permintaan bayiku aku tidak peduli aku ingin menenangkannya. Kurasakan dia mulai meregangkan pelukannya, ah matilah pasti akan memarahiku lagi.

“Gomawo Oppa, mianhae. Hehe aku kaget sekali melihatmu marah.” Ucapnya seraya tersenyum lembut padaku. Aku terdiam, terpana melihat senyumannya #oke yg ini alay sodara.

“Namja dingin? Kau kenapa hanya menatapku? Kau tidak mau memaafkanku? Ya sudah lah, terserah kau saja  mau marah atau tidak aku tidak peduli.” Ketusnya kemudian pergi meninggalkanku.

Lihatlah, Liat!! Azz aku jadi pusing sendiri pada yeoja itu. Ya Tuhan. .  Itu perbuatan bayiku kah? Semoga saat lahir nanti dia tidak mengikuti kelakukan Ummanya. Aku bergegas mengikutinya dari belakang.

End Minho POV

***

Yuri turun kelantai bawah dengan senyuman yang menghiasi wajahnya, dibelakangnya ada Minho dengan wajah tertekuk. dibawah sudah ada Yoona yang duduk kursi bersama Donghae, Yesung yang sedang berbicara dengan penjaga Villa dan krystal yang sedang melamun ntah memikirkan apa.

“Trereret .. pengantin baru segera menuruni tangga utama.” Ucap Donghae dengan nada seperti seorang MC acara pernikahan. Sontak semuanya berbalik menatap Yuri dan Minho. Yuri tersenyum kikuk, sedangkan Minho menatap Donghae dengan kesal.

“kebiasaan. Suatu hari nanti akan ada hari pembalasan Hyung.” Gumam Minho.

“Yul, bagaimana keadaanmu hari ini?”Tanya Yoona seraya berdiri saat Yuri sudah berada didekatnya.

“Tentu saja baik yoong, kau bagaimana?”

“Aku juga baik, bagaimana kabar si kecil didalam sana?” Tanya Yoona melirik perut Yuri, Yuri tersenyum dan mengelus perutnya.

“tentu saja dia jauh lebih baik dariku.” Jawab Yuri..

Krystal terlihat sedang mengepal tangannya kesal, Yesung menghela nafas sedangkan Donghae bersenandung tak jelas.

“Sebaiknya kita jalan-jalan sekarang, kajja.” Ajak Yesung dan segera berjalan memimpin pasukan (?) diikuti Oleh Yuri , Minho dengan cepat mensejajarkan jalannya disamping Yuri. Krystal langsung berjalan mendekati Minho tapi dengan segera ditarik oleh Yoona.

“Krystal-ssi, kau berjalan bersamaku saja.” Ucap Yoona dengan senyum penuh artinya.

“Noona cantik, kenapa kau tidak mengajakku berjalan bersamamu?” Tanya Donghae yang tiba-tiba sudah berjalan disamping Yoona.

“Jika kau ingin, tanpa ku minta kau bisa melakukannya.” Jawab Yoona. Donghae tersenyum malu mendengarnya. Secara tidak langsung Yoona seakan memberikan lampu hijau padanya.

“Yesung Oppa, pelan-pelan saja jalannya. Apa kau tidak kesepian jalan didepan sendirian?” Tanya yuri, Yesung memperlambat langkahnya mensejajarkan langkahnya dengan Yuri.

“Haha, anni Yul. Aku hanya tidak enak harus jalan didekatmu dan juga Minho-ssi.”

“santai saja Oppa, Minho tidak akan marah.” Jawab Yuri.  Minho mencibir kearah Yuri.

“Sok Tau.” Batin Minho

“Oh baiklah kalau begitu Yul.” Kini didepan Yesung berjalan dengan minho dan juga Yuri, Krystal mencibirkan bibirnya kesal, sesekali mempercepat langkahnya untuk mensejajarkan jalannya bersama Minho tapi lagi-lagi Yoona menariknya.

“Kau pikir aku akan membiarkanmu dekat-dekat dengan Yuri. Tidak akan.” Yoona menatap sinis ke krystal

“Apa-apaan sih yeoja ini.” Batin Krystal kesal.

“Oppa apa kita akan berjalan kaki? ” Tanya yuri pada yesung, yesung mengangguk.

“Ne Yul, bukankah cuacanya sangat menyejukan. Sangat nyaman jika kita berjalan kaki, lagian tempatnya juga tidak jauh dari sini.” Jelas Yesung, memang musim dijepang saat ini sedang musim semi, sangat sejuk dan menenangkan.

“Tapi kita akan kemana Oppa?” Yuri terus bertanya pada Yesung, Minho terlihat kesal tapi berusaha disembunyikannya.

“kita akan ke pusat perbelanjaan tradisional disini. Kebetulan disana ada bazaar dan festival, banyak wisatawan yang kesana.” Yuri mengangguk mengerti.

“festival? Bazaar? Pasti banyak stand menarik disana, terus ada ramalan, kuil. Wahh tidak sabar.” Heboh Yoona.

“Kau ini, seperti tidak pernah kebazaar saja.” Cibir Krystal, Yoona balas mencibir kearah krystal.

“Bukan urusanmu.” Sinis Yoona. Donghae yang berjalan disamping Yoona hanya bisa diam saja.

Mereka akhirnya sampai ditempat yang dituju.

“Huahh.. Kerenn.” Girang yoona saat sampai ditempat festival. Yuri juga tak kalah senangnya dengan Yoona.

Skip aja ya. Pokoknya mereka liat2 stand lah disana (aku benar2 mati kata T_T)

Saat Yoona dan Yuri berjalan-jalan karna memang mereka terpencar dari yang lain tanpa sengaja menabrak seseorang.

BRUKK.

Orang itu terjatuh sedangkan Yuri berhasil ditangkap oleh Yoona. Yuri yang merasa bersalah pada orang yang ditabraknya segera mengulurkan tangan untuk orang itu.

“Ah Apa kau tidak apa-apa?” #Anggap Conversation di jepang pake bahasa jepang. Awkwkakaw

Orang itu menyambut uluran tangan Yuri. “Aku tidak apa-apa, terimakasih.” Ucap Orang itu. Yuri dan Yoona bengong seketika saat melihat penampilan orang itu. Seseorang berjubah hitam panjang dan memakai topi kerucut dikepalanya.

“Kalian tidak perlu melihatku seperti itu, aku berpenampilan seperti ini karna membuka stand ramalan.” Jelas orang itu.

“Kalian ingin aku ramal?” Yoona dan Yuri saling melemparkan pandangan.

“Kalau begitu aku boleh berjabat tangan dengan kau?” Peramal itu mengulurkan tangannya kepada Yoona.

“Aku?” Tanya Yoona menunjuk dirinya, peramal itu mengangguk.

“Ah Im Yoona.” Ucap Peramal itu saat Yoona menyambut uluran tangannya.

“Ya itu namaku.” Kata Yoona dengan tatapan bingung pada orang itu.

“Oh jadi kau dan temanmu ini orang-orang dari korea dan sedang berlibur disini.” Peramal itu menatap lurus mata Yoona, Yoona mengangguk. Yuri hanya memperhatikan kejadian didepannya itu.

“Kau sedang menaruh harapan pada seorang lelaki?” Tanya peramal itu, Yoona nampak kaget dengan tebakan peramal itu.

“benarkan?” Tanya peramal itu lagi.

“Ya.” Jawab Yoona gugup.

“Lelaki itu ikut bersama kalian kesini bukan?” Yoona makin salah tingkah, Yuri disampingnya hanya menutup mulut menahan tawa.

“Kenapa anda bisa bilang begitu?” Tanya Yoona heran.

“Wah kalian sedang apa disini?” Tanya Donghae dan Minho yang baru saja datang menghampiri Yoona dan Yuri. Yuri memberikan isyarat pada mereka berdua untuk diam.

“Karna aku bisa melihatnya.” Peramal itu mencoba menatap lurus pada Yoona lagi.

“Hm kau. . seorang yeoja berhati baik.” Ucap peramal itu. Donghae dan Minho mengangguk mengerti dengan apa yang terjadi.

“Namja yang kau sukai sudah datang. Dan aku rasa dia juga menyukaimu.” Kata peramal itu seraya menatap Yoona.

“Maksud anda apa?” Tanya Yoona.

“Wah hyung, apa kau dengar tadi. Yoona menyukai seseorang. Haha matilah kau.” Bisik Minho menggoda Donghae.

“Aish kau ini, jika dia menyukai orang lain kenapa? Tidak ada urusannya denganku.” Pekik Donghae.

“Namja itu kan aku.” Batin Donghae dengan pedenya. ahaha

“baiklah selesai. Kehidupanmu kelak akan cukup baik. Dan yang aku lihat untuk jodohmu, kau akan menikah bersama lelaki yang kau sukai itu.” Jelas peramal itu, Yoona mengangguk.

“sekarang giliran mu nona.” Ucap peramal itu pada Yuri.

“Ah aku?” Tanya Yuri menunjuk dirinya. Peramal itu mengangguk.

“Ah baiklah.” Ucap yuri seperti yang dilakukan Yoona tadi Yuri dan Peramal itu saling berjabat tangan.

“Kau hamil?” Tanya peramal itu pada Yuri.

“Ah iya.” Jawab Yuri.

“Kau memiliki seorang suami yang baik, tapi kalian masih sering mengutamakan keegoisan kalian masing-masing.”

“Haha baik? Fitnah sekali peramal itu.” Cibir Donghae.

“ya Hyung! Diamlah, kau perhatikan saja.” Omel Minho.Donghae mempoutkan bibirnya.

“Haha benar kata peramal itu, kalian memang saling egois.” Goda Yoona pelan pada Minho.

“Aish Yoona-ya, diamlah.” Kesal Minho.

“Bukan saling egois dialah yang egois.” Batin Minho.

“Kau juga egois.” Ucap Peramal itu menatap Minho, Minho melebarkan matanya terkejut.

“Bagaimana dia bisa membaca pikiranku.” Gumam Minho. Donghae terkekeh melihatnya dan berbalik menatap Yoona tanpa sengaja Yoona juga menatapnya.

“Hai.” ucap Donghae kaku.

“Hai.” Yoona pun tak kalah kakunya. Saat peramal itu terus memperhatikan tangan Yuri tiba-tiba wajahnya menjadi tegang.

“Ada apa?” Tanya Yuri.

“Aku rasa sudah cukup, kau hanya harus berhati-hati nona. Aura jahat sedang ada didekat anda.” Peringat peramal itu.

“Aura jahat?”

“Ya, kau Choi Minho.” peramal itu menatap Minho,

“Bagaimana anda tau namaku?” Tanya Minho heran.

“Itu tidak penting, kau. . hati-hati menjaga istri dan bayi kalian, jika kau lalai. Kau akan kehilangan keduanya.” Selesai mengucapkan itu, peramal itu langsung pergi.

“Aish apa maksudnya yeoja itu? kenapa asal main kabur saja.” Keluh Minho, yuri terdiam dan nampak sedang memikirkan sesuatu. Yoona menatap lurus kearah Yuri dan kembali teringat dengan kecurigaannya pada seseorang.

“Hai kalian, sepertinya hari sudah sore sebaiknya kita kembali ke villa.” Ujar Yesung yang baru saja tiba.

“Loh Oppa, krystal bukannya tadi bersamamu?” Tanya Yoona melihat krystal tidak ada diantara mereka.

“Hm? Krystal? Aku dari tadi berjalan sendirian saat berpisah dari kalian, aku pikir krystal masih mengejar-ngejar Minho.”  Jelas Yesung. Yoona menatap Yuri , Yuri pun menatap Yoona. Donghae yang seolah mengerti tatapan dari 2 yeoja ini segera menyenggol lengan Minho.

“Bawa Yuri ke Villa dan jaga dia sebaik-baiknya.” Bisik Donghae pada Minho, saat ingin bertanya Donghae sudah pergi menarik tangan Yoona.

“Kami pergi dulu, kalian pergilah duluan.” Teriak Donghae dan kemudian pergi menjauh bersama Yoona.

“Ada apa sebenarnya?” Tanya Yesung. Minho mengangkat bahu, tapi tiba-tiba Minho teringat akan kata-kata peramal itu dan dengan segera mengajak Yuri untuk kembali ke villa.

***

Yoona dan Donghae menyusuri jalan dan terlihat sedang mencari-cari keberadaan seseorang. Donghae melihat seseorang yang dikenalnya sedang berbincang dengan seseorang yang tadi malam dilihatnya. Donghae menarik Yoona dan langsung member isyarat pada Yoona untuk tidak berisik.

“Kau lihat itu.” Ucap Donghae pelan pada Yoona.

“Itu bukankah yeoja babo dan….Ya!! Itukan orang yang tadi malam hendak mendorong Yuri.” Pekik Yoona pelan. Yoona menatap tajam kearah Krystal yang sedang berbicara serius dengan orang itu.

“Benar dugaanku bukan? Ah jadi ini arti kecurigaanku pada Yeoja itu.”

“Ah benar-benar, Yeoja itu.. Ini lah kenapa aku tidak merestui hubungannya dengan Minho dulu. Selain tukang selingkuh dia itu juga licik.”

Krystal nampak sudah selesai berbicara dengan orang itu. Yoona dan Donghae segera bersembunyi agar tak terlihat oleh Krystal. Saat Krystal sudah tak terlihat lagi Donghae dan Yoona dengan cepat mengejar orang yang berbicara dengan Krystal tadi.

“Tunggu!!” teriak Donghae pada orang itu seraya menahan kuat lengan orang itu. Orang itu berbalik dan terkejut melihat donghae.

“Kau. . .”

“Haha semalam aku tidak bisa mengejarmu bukan? Tapi sekarang kita bertemu lagi.” Ucap Donghae. Orang itu nampak takut dan berusaha melepas pegangan donghae. Orang itu menginjak kuat kaki Donghae yang menyebabkan Donghae meringis dan melepaskan pegangan pada orang itu.

“Ah mengganggu saja.” Sinis orang itu dan berbalik mencoba melarikan diri, tapi usahanya terhenti saat Yoona menahan tangan orang itu lagi.

“Jangan harap kau bisa kabur dari ku.” Sinis Yoona pada orang itu.

“Heh kau yeoja lemah, berani sekali mengancamku.” Seringai orang itu, dan mencoba mendorong Yoona. Tapi Yoona yang pernah mengikuti kelas taekwondo bersama Yuri tanpa kesulitan langsung menghindar dan memberi serangan balik mengunci gerakan orang itu. Donghae melebarkan mulutnya melihat kejadian itu.

“Ah matilah jika dia menjadi anaeku nanti.” Batin Donghae.

“Dasar namja lemah.”  Cibir Yoona pada orang itu.

“lepaskan.” Pinta orang itu.

“Apa yang kau bicarakan pada yeoja tadi?” Tanya yoona.

“Tidak ada.”

“Kau jangan mencoba membohongiku.” Yoona mulai terlihat emosi dan makin menarik kuat tangan namja itu kebelakang.

“Ah baiklah baiklah. Aku akan memberitahunya.” Ujar Namja itu akhirnya.

“Cepat katakan!”

“Yeoja tadi menemuiku dan memintaku untuk melukai salah satu temannya yang tinggal divilla itu.” DEG! Yoona nampak geram sekali begitupun Donghae.

“Jadi hal yang tadi malam kau lakukan juga hasil permintaan dari yeoja itu?” Tanya Donghae. Orang itu mengangguk.

“Benar-benar tidak punya hati.” Geram Yoona.

***

Yuri dan Minho kini berada diteras Villa menunggu kedatangan Yoona dan Donghae yang dari tadi belum pulang.

“Kemana Yoona.” Ucap Yuri seraya mengedarkan pandangannya kedepan. Dia benar-benar khawatir pada Yoona dan Donghae sekarang.

“Duduklah yeoja aneh, sebentar lagi mereka pasti pulang.” Ucap Minho menenangkan.

“Yoong!!” Teriak Yuri lega saat Yoona dan Donghae sudah datang.

“Kau kemana saja.” Kata Yuri seraya memeluk Yoona singkat.

“haha kau ini, kenapa seperti itu. Tidak sampai beberapa jam aku pergi kau sudah khawatir begini.”

“Hyung. Apa sebenarnya yang terjadi?” Tanya Minho pada Donghae. Donghae melirik Yoona seakan bertanya  haruskah dia bercerita pada Minho dan dibalas dengan anggukan setuju oleh Yoona. Donghae pun mengajak Minho menjauh sebentar dari tempat itu.

“Yul aku ingin kedapur sebentar untuk minum kau mau ikut?” Tanya yoona, Yuri mengangguk.

Saat yuri dan yoona menuju kedapur tanpa sengaja mereka mendengar sebuah pembicaraan dibalik dari arah kamar yesung.

“Aku tau, kau mencintai Yuri kan?” Ucap salah satu orang itu, yang Yuri dan Yoona ketahui adalah suara krystal. Yoona dengan berani dan sepelan mungkin membuka sedikit pintu kamar itu dan betapa terkejutnya dia saat melihat Yesung sedang berbicara berhadapan dengan Krystal

“Apa urusannya denganmu jika aku mencintainya?”

“Hm, jika kau mencintainya kita bisa bekerjasama untuk memisahkan mereka itupun jika kau mau.” Yoona menatap Yuri, Yuri tampak sedang serius sekali mendengarkannya.

“Untuk apa kau mengajakku bekerjasama? Jikapun aku ingin mendapatkan Yuri. itu haruslah dengan caraku sendiri.” Yoona menautkan alisnya mendengar jawaban Yesung.

“Caramu? Maksudmu dengan cara melihat orang yang kau cintai bersama dengan namja lain?”

“Ish dasar tukang hasut.” Batin Yoona kesal.

“Ya harus ku akui jika melihatnya bersama Minho aku sakit, tapi bukan berarti aku egois untuk merebut yuri dengan caramu.” Ujar yesung.

“Oh jadi kau akan membiarkan yeoja yang kau cintai bersama namja lain?”

“Hm jika dia bahagia apa salahnya? Aku bukan tipe orang yang merebut dengan kasar. Dan setelah mengetahui Yuri hamil kemarin, saat itu jugalah aku merelakannya bersama Minho.” Yuri tersenyum mendengar jawaban Yesung dan Yoona hanya bisa menatap kagum pada yesung.

“Karna dia hamil? Baiklah sebentar lagi kau akan mendengar berita kegugurannya Yeoja itu.” Ujar Krystal dengan penuh ancaman dan ingin berjalan keluar dari ruangan itu. Yoona dan yuri segera ingin pergi tapi sayang krystal sudah melihatnya. Lama Yuri dan Krystal saling tatap. Sampai akhirnya. . . .

 TBC awkakakwkwa

 

Huahh Mianhae… lagi2 TBC mengindahkan FF kali ini.. ahahhaa buat slanjutnya aku infoin bakal lama postnya.. :’) aku harap kalian setia menunggu. tp kalau ga mau nunggu ya harus nunggu.. nah loh :O

hahaha #kaborrr

Tagged: , , , , , ,

43 thoughts on “Weird Wedding (PART 10)

  1. Vina Berliana Kimberly November 20, 2012 pukul 4:08 pm Reply

    update terus eonni aku suka banget sama ff yang ini

    • yuuripico26 November 21, 2012 pukul 2:28 pm Reply

      hehe kalau ga buntu ide ya update trus .. gomawo udah suka ya saeng ^^

  2. whee_wee November 21, 2012 pukul 9:01 am Reply

    waahh.. mkn seru chingu, d tnggu lnjtnnya..

    • yuuripico26 November 21, 2012 pukul 2:28 pm Reply

      hehe gomawo.. lanjutannya d tunggu ya😀

  3. Rositaemin^^ November 21, 2012 pukul 11:58 am Reply

    cool… Minyul momentnya kurang banyak menurut ku xD hehehe… selama apa nih lanjutannya ??? wkwk gak sabar nunggu xp

    • yuuripico26 November 21, 2012 pukul 2:30 pm Reply

      hah? masa krang lg? awkwaka mianhae ya chingu.. :’) ia lama.. soalnya tugas kliah mulai menghantui.. jd ngetiknya klw ada wktu aja #alibi :’) smoga masih mau nunggu ya ^^

  4. anneee26 November 21, 2012 pukul 12:23 pm Reply

    hallo minn….aku reader baru….🙂 aku fans minyul juga….. ffnya daebakkk kerenn!!!! seruseruuuu bgtbgtbgt….🙂

    • yuuripico26 November 21, 2012 pukul 2:33 pm Reply

      hallo.. welcome to my gaje blog.. hehe jinjja? minyul shipper juga? #tos.. hehe gomawo ya ^^ nma id nya mirip.. huahaha 26 #tos lgi.. #pdahal blm tentu artinya sama ya :’)

  5. Kekeropi November 21, 2012 pukul 5:20 pm Reply

    hwaaaaa…… makin menegangkan!!!
    Author please jangan bunuh anak MinYul,
    Terlalu sadis kalo sampai ada adegan berdarah-darah

  6. kwonmickey November 22, 2012 pukul 1:39 am Reply

    Chingu…. update soon, pliz…. makin suka aja ama minyul di sini. masi suka “perang2″an, biar pun udah jelas2 saling suka. Yoonhae juga makin gemesin aja. Part Hae yg paling aku suka, pas dia bilang, “Ah matilah jika dia menjadi anaeku nanti.” Hawanya sereeeeeem. Yesung bijak banget. smuga dapet yeoja yg baik. jgn ama yepja babo ntu.

  7. whee_wee November 25, 2012 pukul 3:30 pm Reply

    waah keren chingu, d tungguin truz lnjutannya..

  8. tiazwib November 27, 2012 pukul 12:15 pm Reply

    aku penasaraaaan:'(

  9. kwonwonhi Desember 14, 2012 pukul 4:31 am Reply

    KRYSTAL KEJAMMM :’
    JAHAT !!

    • yuuripico26 Desember 16, 2012 pukul 2:03 am Reply

      haha ia.. krystal jahat.. :O tp tenang cma d ff kok.. realnya ga tau..wkaka

  10. mylucKEY Januari 18, 2013 pukul 10:41 am Reply

    dih krystal kelakuan lo masyaallah~ tobat lo sana. emosi kan jadinya-_,-
    buat minho kau harus selalu disisi yuri buat jaga yuri wk

    • yuuripico26 Januari 19, 2013 pukul 4:36 am Reply

      hehhee… jgn emosi😀
      wkwkkw bener banget itu, Minho😀

  11. im pizza Februari 23, 2013 pukul 9:44 am Reply

    yoonhae ccok bnget jd partner sbgai detektif haha
    aq suka tiap minyul sling mncibir..hbis lucu..hehe
    pkokny kren deh,
    uriii yoong!!! kereenn skliii ><

    • yuuripico26 Februari 24, 2013 pukul 4:05 am Reply

      pasangan detektive.. haha..mreka mencibir mulu😛

  12. Hwang Na Ri Februari 24, 2013 pukul 8:20 am Reply

    thor kenapa mesti tbc. Hahhh gemes q jadinya. Jengkel banget ama krystal

  13. 신하린 Maret 13, 2013 pukul 9:42 pm Reply

    Sampai akhirnya apa thor???

  14. nisa April 28, 2013 pukul 7:21 am Reply

    iihhh krystal jahat beudd -_- jadi pengen ngecincang cingcang -_-

  15. eni enooy Mei 2, 2013 pukul 8:30 am Reply

    aku reader baru disini, suka banget sama MinYul couple🙂 pokoknya daebakk!

  16. Junita1727 Mei 27, 2013 pukul 5:14 pm Reply

    Thor kenapa coba selalu bikin penasaran sama next partnya
    daebak thor^^

    • yuuripico26 Mei 29, 2013 pukul 7:34 am Reply

      hehehe.. biar baca part selanjutnya lagi😛

  17. Imasari Juni 7, 2013 pukul 7:13 am Reply

    Ksiyan yesung…

  18. ifa Agustus 9, 2013 pukul 11:25 am Reply

    minyul shipper akutttttt❤
    suka banget minyul

  19. BestfriendExoSone September 14, 2013 pukul 2:37 am Reply

    tuh krystal seharusnya nyontoh Yesung oppa gak egois

  20. riadarmawan September 17, 2013 pukul 12:00 am Reply

    kristal mau ngapain tuh?
    yesung oppa baik banget sih🙂

  21. phElpeu Oktober 24, 2013 pukul 10:37 am Reply

    aisssh si krystal licik bgt dah… ahhh lama2 minyul jd so sweet .

  22. Park Ahra Desember 25, 2013 pukul 4:42 am Reply

    Makin seru makin seru huaaaaaa semoga yuri ga kenapa kenapa

  23. puy Desember 26, 2013 pukul 5:20 pm Reply

    aissshhhhhhh yuri labil bangettt wakakkaka,,,

  24. tarhy94 Januari 27, 2014 pukul 10:32 am Reply

    tuuu kaann aq udh prnahh bcaa…:-)
    hehehehe..bruu bca part 1 lngsung loncat yg part 10..#GuaUdahGilakekek:-D
    maaff yahh eonn aq lngsung komen part 10.coz aq udh prnh bca ff in ampe part 15B klo gak slah lgi#Lupa. tpii aqnya udh lupa” ingat gitu coz udh lma gk mmpir^_^

    in smua krna Virus yg mnyerang komputerq.n hp kudet.omg mlang bnget nasib gua#MaapCurhat:-(

    • yuuripico26 Januari 27, 2014 pukul 1:55 pm Reply

      hahhaa jadi udh baca? berarti udh pernah komen dong :p
      haha ayo baca lg aja dr pd lupa😛
      waduh virus… emang ngeselin atuh kalau virus :O

  25. widiya Maret 11, 2014 pukul 3:16 pm Reply

    lama-lama gregetan sama krystal >.<
    mudah-mudahan gak ada apa-apa sama yuri dan janinnya🙂

  26. yurimyblog Maret 13, 2014 pukul 2:00 pm Reply

    Sampai akhirnyaaaa jengjengjengjengjenggg

  27. oebayoonyul Juni 18, 2014 pukul 6:10 am Reply

    jungie……… jahatnya kamu -,-
    minong jagain yul yg bener,, hufftt ngap nih baca part berikutnya

  28. sella mvp Juni 28, 2014 pukul 4:10 pm Reply

    yuri bener” aneh..
    hahaha
    sikap.a berubah”..
    hati hati yul krystal akn mncelakakan mu..

  29. Fania November 20, 2014 pukul 11:24 am Reply

    Wuahh aku telat koment mian untuk sblumnya aku udh bca yg part sblmnya tp bru komen soalnya bru tau cra.y🙂
    ff nya bgus eon, jdi pgn cpt2 bca nya ampe akhir😀

  30. princess shinee Februari 23, 2015 pukul 7:34 am Reply

    Ska minyul ^^\/
    Ska yoonhae🙂
    Bnci kristal, gngguin ajha..
    Ohy thor aq kq blom d krimi pasword ny c thor😦
    Mnt y sgra. Please ( pmksaan) hehe..
    Ato krm d no q aja 083890733677 gomawo😀

    • yuuripico26 Februari 24, 2015 pukul 8:07 am Reply

      sst jgn benci😛
      hehe maaf kalau blm d kasih, langsung saya kirim😀

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: