Weird Wedding (PART 9)

Minyul

Author : Yuuripico

Cast : Kwon Yuri, Choi Minho

Other Cast : Lee Donghae, Yesung, Im Yoona, other

Genree : Unknow 

Ratting : kembali ke bebas pantas..

Lenght : chaptered

 

Annyeong Readersdeul.. 😀 READERS YANG BAIK PASTI NINGGALIN JEJAK 

Aku lebih menghargai reader sdikit tapi menghormati authornya, dari pada readers banyak tapi jd silent rider .. ngahaha.. yuk mulai😀

 

 

WW_9

 

@Yesung’s Villa, Japanese

 

“Baiklah karna vila ini hanya dipakai saat liburan jadi tidak memiliki banyak kamar. Kebetulan kita berlima dan kamar tersedia ada 3, jadi 1 kamar 2 orang dan ada 1 orang dengan satu kamar.” Jelas Yesung.

“Aku sama Yoona.” Ujar Yuri memberi usul.

“Ya! Yeoja aneh kau harusnya bersamaku.” Bisik Minho seraya menyenggol lengan Yuri, Tapi yuri tak menggubris perkataan Minho.

“Kalau begitu donghae dengan Minho, dan aku sendiri.”  Jelas Yesung.

“Tunggu!!” Teriak seseorang dari arah belakang Minho, sontak semuanya berbalik kearah orang tersebut.

“Mwo?” Kaget Yuri dan semuanya termasuk Minho.

“Oppa. Bagaimana bisa kau pergi berlibur tanpa aku?” Ujar orang yang ternyata krystal itu mendekati Minho dan melingkarkan tangannya dilengan Minho.

“Aish kau apa-apaan sih?” Risih Minho tak suka dan langsung menepis tangan krystal itu. Yuri tersenyum kecut melihatnya. Yoona dan donghae melirik tak suka pada krystal.

“Oppa bolehkah aku ikut berlibur bersama kalian?” Pinta krystal pada Minho.

“Krystal, apa kau tidak tau minho itu sudah memiliki anae?” Tegur Donghae. Krystal berbalik kearah donghae dan menatapnya tajam.

“Aku tidak bertanya padamu.” Sinis krystal. Donghae mendengus kesal mendengarnya.

“Yeoja babo.” Pekik donghae pelan.

“Setuju.” Celetuk yoona dengan nada pelan juga.

“Oppa, boleh ya?” Pinta krystal lagi dan memegang tangan Minho lagi.

“Aish sudahlah, biarkan saja dia ikut Yeobo, dari pada dia memohon terus.” Usul Yuri dengan merubah nada bicaranya selembut mungkin terutama pada kata ‘yeobo’. Krystal nampak kesal sekali ketika Yuri memanggil Minho dengan sebutan itu. Yuri tak mau kalah, dia membalas tatapan mata krystal dengan tajam juga seolah berkata “Kenapa? Kau tidak suka? Dia itu nampyeonku!!”

“Baiklah yeobo.” Jawab Minho pasrah.

“Oh Yul, kalau begitu. Biar krystal tidur bersama ku saja, kau biar bersama Minho Oppa.” Putus Yoona, sebelum Krystal meminta ingin sekamar dengan Minho -,-. Yuri nampak terkejut mendengarnya begitupun Minho.

“tentu saja aku akan tidur bersama anaeku. Iya kan yeobo?” Yuri melirik ke Minho, Minho mengedipkan matanya agar Yuri mau.

“Oh iya yeobo.” Ujar Yuri seraya nyengir gaje. Krystal mencibirkan bibirnya kesal, Donghae dan Yoona nampak saling melirik dan kemudian dengan cepat memalingkan wajah masing-masing. Sedangkan Yesung hanya memasang wajah sebiasa mungkin walau mungkin hatinya sedikit gusar.

 

***

 

“Huekk..” Yuri nampak seperti ingin muntah dan wajahnya benar-benar pucat.

“Aish, Yeoja aneh kau kenapa?” Ujar Minho khawatir.

“Namja dingin, perutku.. Aduh mual… Huek.” Sebenarnya Yuri sudah dari tadi terlihat pucat. Tapi pas sampai dikamarlah dia benar-benar merasakan mual. Minho dengan cepat meletakan koper yang dibawanya berjalan kearah yuri yang sedang berusaha untuk muntah ditoilet kamar itu.

“Ahhh kenapa tidak mau muntah… Huekk.” Yuri terlihat frustasi. Minho yang mulai merasa tak tega melihat Yuri, dengan perlahan didekatinya Yuri dan Minho mulai memijat tengkuk leher Yuri.

“Kau mabuk pesawat?” Tanya Minho masih terus memijat tengkuk leher Yuri.

“Ah Ne, huekk. Tapi tidak pernah sampai begini. Biasanya aku hanya pusing saja.” Jelas yuri, setelah merasa agak baikan yuri mencuci mulutnya dan berbalik kearah Minho.

“Aku sudah tidak mual, singkirkan tanganmu itu.” Ujar Yuri dengan nada dingin, Minho melirik tangannya yang masih berada dileher Yuri. Dengan cepat Minho melepas tangannya, tanpa bicara Yuri langsung meninggalkan Minho dan berjalan menuju tempat Tidur.

“Dasar yeoja aneh, masih untung aku mau memijatnya.” Cibir Minho kesal.

Yuri yang sedang bersantai ditempat tidur dikejutkan oleh bunyi ponselnya yang menandakan ada pesan masuk.

 

From : My Deer Yoong (wkwkkw namanya -,-)

“Yul, kau dimana? Kau dan Minho ditunggu dibawah untuk makan malam.”

 

Yuri melihat sekelilingnya, rupanya sehabis dari kamar mandi tadi Minho belum ada keluar dari kamar mandi.

“namja dingin, kau sedang apa?” Tanya Yuri.

“Aku mandi. Wae?” sahut Minho dari dalam kamar mandi.

“Oh Anni, Yoona baru saja mengirimkan pesan padaku. Kita ditunggu di lantai bawah untuk makan malam.”

“Ne, kau tunggu saja dulu. Jangan pergi tanpa aku.” Titah Minho.

“Baiklah.”

Yuri segera mengetikan pesannya untuk Yoona.

 

To : My Deer Yoong

“Baiklah Yoong, aku akan kebawah tapi aku menunggu Minho selesai mandi dulu. Kalian makan saja duluan jika kami lama.”

 

10 menit kemudian, Minho keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit dipinggulnya dan mengekpos tubuh bagian atasnya (eh tau kan kya apa ya #wkwkw )

“Eh yeoja aneh, aku kira kau tidak mau menungguku.” Ujar Minho yang melihat Yuri membaca sebuah majalah diatas tempat tidur.

“kan tadi aku bilang baiklah…. MWO??? Hei!! Namja aneh cepat pakai bajumu.” Pekik Yuri seraya menutup kedua matanya dengan tangan.

“Aish, kau ini pura-pura saja menutup matamu. Aku tau kau senang, bahkan kau sudah melihat semua tubuhku kan.” Ucap Minho dengan nada menggoda.

 

BUK!!

 

“AW!! Yeoja aneh pabo-ya!!” Pekik Minho seraya memegangi lengannya yang baru saja terkena lemparan majalah Yuri, ternyata ujung majalah itu tajam sehingga membuat lengan Minho sedikit berdarah. Yuri membuka matanya dan terkejut melihat itu.

“Oh Mianhae minho-ya, aku tidak sengaja. Mianhae.” Yuri mengambil tissue dari dalam tasnya dan langsung membersihkan darah dilengan Minho. Sebenarnya luka itu kecil, tapi cukup dalam karna lemparan Yuri yang kuat.

“sshh, pelan-pelan pabo!” ringis Minho, sebenarnya bisa saja Minho menahan perih itu karna memang luka ini bukan luka yang serius bagi seorang namja. Tapi ntah kenapa Minho ingin sekali mengerjai Yuri yang sangat merasa bersalah itu. “Ah kau benar-benar yeoja aneh yang kasar ya, kau menyakitiku!” Omel Minho sambil terus menahan tawanya melihat Yuri yang tertunduk itu.

“Oppa mianhae, aku tidak sengaja. Hiks.” Ucap Yuri dengan nada yang parau.  Minho menautkan alisnya.

“yeoja aneh kau kenapa?”  Minho heran melihat Yuri yang tertunduk dengan suara parau itu.

“Oppa mianhae, aku tidak sengaja. Jeongmal mianhae.” Minho bingung sendiri melihat Yuri yang nampak menangis itu.

“Aish Yeoja aneh, aku hanya bercanda.” Yuri tak bereaksi, Minho serba salah. Dengan terpaksa Minho memeluk Yuri untuk menenangkannya.

“Sudahlah Yeobo, jangan menangis. Kau tunggu aku ditempat tidur Ne, aku akan siap-siap setelah itu kita pergi menyusul yang lain, arraseo?” Ujar Minho lembut pada Yuri.

“Ne Yeobo.” Jawab Yuri mulai tersenyum, Minho melepaskan pelukannya dan menatap Yuri. Seketika juga wajah Yuri berubah dingin.

“namja dingin, apa yang kau lakukan. Lepaskan.” Ucap yuri seraya melepaskan diri dari Minho dan berjalan menuju tempat tidur. Minho hanya bengong mencerna kejadian ini.

“Dasar tukang ambil kesempatan.” Cibir Yuri.  Minho mendengus kesal mendengarnya

“Jelas-jelas aku bermaksud baik untuk menenangkannya.” Omel Minho dalam hati.

 

***

 

Yuri dan Minho berjalan beriringan menuruni tangga menuju lantai bawah. Disana sudah ada Yesung, Yoonhae dan Krystal. Yuri yang merasa mendapat tatapan dingin dari krystal mencoba memegang tangan Minho, Minho sempat bingung dengan perlakuan Yuri tapi saat menyadari Yesung menatap mereka dengan tatapan cemburu Minho langsung dengan senang hati menggengam tangan Yuri.

“Kenapa kalian belum makan?” Tanya Yuri.

“tentu saja kami menunggu kalian.” Jawab Yoona.

“Wahh kalian ini mentang-mentang pengantin baru selalu menunjukan kemesraan didepan kami.” Goda Donghae, Yuri yang mendengar itu ingin segera melepaskan tangannya dari Minho tapi ntah kenapa Minho malah mempererat gengaman tangannya.

“Haha . .  kau bisa saja hyung.”

“Silahkan duduk, biar kita mulai saja acara makannya.” Ucap yesung. Yuri segera duduk disebelah Yoona, minho ikut duduk disebelah Yuri.

“Oppa, ini aku sudah mengambilkan kau makan. Sekarang kau makan ya Oppa.” Krystal memberikan piring yang sudah penuh makanan dan diberikannya pada Minho.

“Aku bisa mengambilnya sendiri.” Ketus Minho.

“tapi Oppa, aku sudah mengambilkannya.” Krystal memasang wajah memohonnya. Minho melirik sebentar ke Yuri. Yuri nampak sedang menyibukkan diri mengambil makanan.

“Baiklah.” Jawab Minho mengambil piring yang diberikan krystal itu.

“Gomawo Oppa.”

“Yul? Aku rasa wajahmu terlihat pucat. Apa kau baik-baik saja?” Tanya Yesung disela-sela makannya.

“Oh gwenchana Oppa, aku hanya sempat mual tadi.” Jawab Yuri.

“Mual ? seperti orang hamil saja.” Celetuk Yoona.

“Bukan seperti tapi memang iya.” Sahut donghae pelan, namun dapat didengar Yoona dan Yuri yang memang jarak duduknya agak dekat, Seketika itu juga Yuri tersedak.

“oh Yul, minum ini.” Ujar yesung memberikan Minum pada Yuri.

“Gomawo Oppa.” Jawab Yuri.

“Gomawo? Bahkan bersama ku saja tidak pernah bilang gomawo.” Batin Minho melihat tak suka kearah Yesung dan Yuri bergantian.

“Tapi kau sudah tidak apa-apa kan Yul?” Tanya Yesung dengan lembut. Membuat wajah Minho yang tertekuk makin tertekuk lagi, dengan kasar Minho menyendokan makanannya kemulut.

“Oh gwenchana Oppa, aku sudah baik-baik saja.” Jawab Yuri. Minho makin menggila menyuapkan makanan kemulut sampai akhirnya dia tersedak sendiri.

“Uhuk. . uhuk.” Yuri berbalik ke Minho dan ingin memberinya minum , tapi sayang dia kalah cepat oleh Krystal.

“Oppa minumlah.”

“Ah Gomawo.” Jawab Minho sambil mengatur nafasnya. Yuri menggembungkan pipinya kesal. Sedangkan Yoonhae sepertinya larut dalam acara makan-makan mereka sendiri.

“Jika sudah selesai makan, kalian bisa melihat-lihat pantai dibelakang Villa ini.”  Yesung mencoba mencari topik pembicaraan.

“Pantai? Jadi Villa ini berada didekat pantai Oppa?” Tanya yuri antusias.

“Ne Yul, kita pergi bersama saja kesana , tapi itu jika kau mau.” Tawar yesung.

“Oh itu bukan masalah Oppa. Aku mau.” Minho kaget mendengarnya.

“Oppa, kita pergi bersama Ne.” Ajak krystal.

“Hm.” Jawab Minho singkat. Yuri hanya menghela nafas mendengarnya.

“Pasangan pabo!! Pasangan diajak orang lain kenapa mau? Ish Yuri Pabo.” Gerutu Yoona pelan, Donghae dan Yuri yang berada disebelahnya dapat mendengar itu.

“Aish Yoong, kau ini. Aku hanya tak enak pada Yesung Oppa.” Bisik Yuri. Yoona hanya mencibirkan bibirnya.

“Minholah yang pabo! Kenapa dia terima ajakan krystal.” Donghae ikut mengomentari, Yoona mengangguk setuju. Yuri mendengus kesal menghadapi dua komentator ini.

“Noona cantik, kita juga pergi bersama.” Donghae juga tak mau kalah mengajak Yoona.

“Ne Oppa.” Jawab Yoona seraya memasukan sesendok nasi kemulutnya.

“Ng? Apa tadi kau bilang Oppa?” Yoona mengangguk.

“kau tidak suka?” Tanya Yoona dengan cepat Donghae menggeleng.

“Sangat suka.”  Jawab donghae.

 

***

 

YURI POV

 

“Yul, apa kau bahagia selama pernikahanmu?” Tanya Yesung Oppa saat kami berdua duduk dipasir dekat pantai itu.

“kenapa oppa bertanya tentang itu?”  Tanyaku balik.

“Tidak, hanya saja aku ingin bertanya.” Kenapa dengan Yesung Oppa, aneh sekali. Aku kembali menatap ombak pantai yang berada tak jauh didepanku. Aku menutup mataku merasakan semilir angin yang menerpa wajahku.

“Yul, apa kau tidak cemburu melihat nampyeonmu bersama yeoja lain?”Aku segera membuka mataku dan berbalik kearah Yesung Oppa.

“Maksud Oppa?”

“Lihat itu.” yesung Oppa mengarahkan telunjuknya menunjuk sesuatu aku mengikuti apa yang yesung oppa tunjuk. Mwo? Namja dingin itu? sedang apa bersama Yeoja babo itu. Katanya sudah putus kenapa berjalan sedekat itu, ish menyebalkan!! Mwo? Kenapa aku marah-marah, dengan cepat kugeleng-gelengkan kepalaku.

“Anni Oppa, dia tidak akan macam-macam dibelakangku.” Ng? kenapa aku mengucapkan itu. Kwon Yuri pabo-ya!!

“Apa kau mencintainya?”  Kenapa Yesung Oppa menanyaiku hal-hal aneh.

“Oppa jangan bertanya yang aneh-aneh, sebaiknya kita bicarakan saja hal lain yang lebih berguna.” Ucapku. Yesung Oppa mengangguk dan mulai menceritakan cerita-cerita yang menurutku menarik. Tanpa aku sadari aku larut tertawa bersamanya.

 

End Yuri POV

 

Minho POV

 

Kau pikir kau saja yang bisa pergi bersama orang lain? Aku juga bisa. Aku duduk bersama krystal agak jauh dari tempat dimana Yeoja dan Namja aneh itu duduk. Lihatlah, bahkan dia tidak menatap kearahku malah asyik tertawa bersama namja aneh itu.

“Oppa, rasanya sudah lama sekali kita tidak berduaan seperti ini.” Mwo? Berduaan? Tapi benar juga yang dia krystal bilang. Dulu saat masih berpacaran dengannya, kami selalu meluangkan waktu untuk berdua seperti ini.

“Ne, sudah lama sekali.”  Ku rasakan dia memegang tanganku. Kenapa perasaanku hanya biasa saja saat dia memegang tanganku? Hm ntahlah, harusnya sisa-sisa cintaku masih ada untuknya. 3 tahun membangun cinta itu bukan hal mudah begitupun untuk menghilangkannya, tapi. . .

“Oppa, apa cintamu untukku sudah tidak ada?” Aku melepaskan tanganku dari krystal.

“jangan membicarakan hal itu, sudahlah aku kesini untuk menikmati suasana pantai bukan membahas hubungan kita yang telah berakhir.” Aku melirik sedikit kearah Yeoja aneh, omo.. dia benar-benar asyik dengan namja itu.

“Kau cemburu melihatnya Oppa?” Tanya Krystal, ya iyalah aku cemburu dia anaeku!! Eh ralat, aku tidak cemburu hanya tidak enak dilihat oleh orang-orang.

“Kenapa bertanya, sudahlah jangan membahas urusanku.”

“Oppa sebenarnya namja itu bukan. . . .”

“Tidak usah dibahas, aku sedang tidak mood.” Potongku pada pembicaraan krystal. Huh’ aku sudah tidak peduli pada namja itu.

“tapi Oppa.”

“Sudahlah krys, jangan d bahas lagi ya.” Ucapku berusaha lembut.

“Krys? Oppa kenapa sakit sekali rasanya ketika kau memanggil ku itu?” tanyanya.

“kenapa? Apa kau tidak suka? Kalau begitu aku akan memanggilmu krystal.”

“Anni oppa, hanya saja aku kembali teringat saat kita dekat dulu. Itu panggilan khususmu untukku, andai waktu bisa diputar kembali.” Tanpa sadar aku mengelus kepalanya. Saat aku berbalik ketempat Yeoja aneh duduk betapa kagetnya aku saat melihatnya menatapku tajam.  Aku seakan tersadar dengan apa yang kulakukan pada krystal, Aku segera menjauhkan diriku darinya. Eh tapi untuk apa aku melakukannya, apa dia peduli? Huh’ ntahlah.

“Oppa kenapa kau menjauh?” Tanya Krystal.

“karna aku sadar kita tidak ada hubungan apa-apa.” Jawabku singkat.

“Oppa apa perasaanmu untukku benar-benar sudah tidak ada?” Aish kenapa dia selalu bertanya.

“Sudahlah, aku benar-benar sudah tidak mood. Aku ingin kembali kekamar.” Aku bangkit dari dudukku dan ingin berjalan menuju kamar.

“Oppa tunggu!!” Krystal memegang lenganku dan AW!! Itu lukaku.

“Appo!!” Ringisku. Dia sepertinya nampak terkejut.

“oppa, luka ini kenapa?” tanyanya .

“gwenchana.”

“Apa ini sakit Oppa?”

“Tidak, sebenarnya ini tidak sakit hanya saja kau menekannya sangat kuat tadi.”  Jawabku, memang ini bukan luka besar, aku ini namja luka begini tidak ada apa-apanya untuku.

“Luka ini seperti kena sesuatu yang tajam oppa, apakah sakit?”

“Sudah kubilangkan , ini tidak apa-apa. Yuri hanya tak sengaja melemparkan majalah padaku.” Mwo? Pabo!! Kenapa bilang.

“Oh jadi Yeoja pabo itu yang membuatmu luka Oppa, anae macam apa dia itu?” Gerutu Krystal. Yeoja ini apa-apaan sih.

“Ya aku yang membuatnya luka.” Aku terkejut mendengar suara itu dan segera mencari asal suara itu. Mwo? Yeoja aneh sudah berdiri didepan ku dan menatap dingin kearah krystal.

 

End Minho POV

 

Author POV

 

“kau apa pantas kau disebut seorang anae?” Sinis krystal.

“tentu saja, aku sudah menikah jadi aku pantas disebut anae.” Jawab Yuri dengan santai, berusaha menyembunyikan emosi yang sepertinya sudah terkumpul sedari tadi. Yoona dan Donghae baru saja tiba dipantai ntah dari mana, segera mendekat ketika melihat Yuri dan krystal berhadapan dengan aura dingin. Tapi saat sudah dekat Donghae memutuskan untuk menahan Yoona.

“Sebaiknya kita jangan ikut campur urusan mereka. Kajja.” Ajak Donghae.

“Tapi … sahabatku….”

“Sudahlah, disana sudah ada Minho. Aku percaya dia pasti akan membela Yuri.” Yoona akhirnya menurut pada Donghae dan mereka kembali menjauh dari tempat itu.

“tapi kau menikah dengan Minho oppa hanya karna perjodohan kan? Kau masih tidak pantas disebut anae , kau bahkan menyakiti Minho oppa.”

“Krystal!! Jangan berbicara seperti itu.” Minho mulai tidak tenang juga melihat krystal terus berbicara seperti itu keYuri.

“kenapa oppa? Apa kau membela anaemu ini? Oppa sadarlah dia bukan anae yang baik.” Yuri menggenggam kuat tangannya mencoba meredam emosinya melihat krystal yang selalu berbicara seenaknya. Yesung hanya bisa berdiri tanpa berkomentar.

“Krystal tolong, jangan ikut campur urusan pernikahanku. Sudahlah Yeobo, kita kembali kekamar. Kajja.” Ajak Minho seraya menarik yuri mengikutinya.

“Oppa tunggu!!” krystal mencoba menahan tangan Minho lagi.

“Ada apa lagi.” Kesal Minho seraya menepis tangan krystal.

“Oppa, temani aku disini Oppa.” Pinta Krystal. Minho nampak ingin menjawab tapi segera dipotong oleh Yuri.

“Krystal-ssi tolong, jangan ganggu nampyeonku. Dia harusnya menemaniku yang sedang hamil bukan kau. Kajja Yeobo.” Kini Yurilah yang menarik Minho. Yesung nampak terkejut mendengar itu dan menatap kepergian Yuri dan Minho dengan tatapan kecewa yang mendalam, sedangkan Krystal mengenggam tangannya geram dan menatap tajam mengikuti Minyul yang menjauhi tempat itu.

“Tenang saja, aku tidak akan menyerah. Rupanya kau hamil? Berhati-hatilah.” Batin Krystal dan kemudian menatap Yesung dengan senyum liciknya.

“Kau hamil Yul? Itu sudah menjawab pertanyaanku bahwa kau mencintainya.” Batin Yesung dengan senyum lirih seraya meninggalkan tempat itu dan tidak memperdulikan krystal yang masih berdiri disana.

 

***

 

Yuri merebahkan dirinya ketempat tidur, Minho ikut melakukan apa yang Yuri lakukan.

“Jangan dekat-dekat sanakan dirimu.” Ketus Yuri tanpa melirik kearah Minho.

“Iya – iya tanpa kau bilang juga aku akan jauh-jauh.”

“ish, kau masih memakai parfum itu? Huekk bau sekali. Sana ganti bajumu.” Keluh Yuri sambil menutup hidungnya.

“Aishh Yul, aku sudah malas untuk berganti pakaian. Bukannya dari tadi kau tidak mengeluh dengan bauku.”

“itu tadi bukan sekarang, kalau kau tidak mau ganti pakaian kau tidur saja disofa.” Minho menatap kesal kearah Yuri. Yuri tidak mau kalah, dia menatap dingin Minho.

“baiklah. Baiklah…. Aku akan ganti pakaian.” Ucap Minho akhirnya, Yuri tersenyum penuh kemenangan. Minho yang sudah selesai mengganti pakaian kembali merebahkan diri ditempat tidur.

“Yeoja aneh.” Panggil Minho pada yuri yang sedang sibuk membaca majalah tentang fashion disampingnya.

“Hm?.” Jawab Yuri singkat tanpa melepaskan pandangan dari majalah itu.

“Kau sebenarnya ada hubungan apa dengan namja aneh itu?”

“tidak ada.” Lagi-lagi yuri hanya menjawabnya dengan singkat.

“tapi kenapa kau mau saja diajak kepantai bersama dengannya?”

“Bukan urusanmu.” Minho yang tadi bertanya dengan tulus merasa kesal dengan jawaban Yuri.

“Dasar yeoja aneh.” Dengan kesal Minho membalikan badannya membelakangi Yuri. Yuri melirik sekilas ke Minho dan menaruh majalah yang dibacanya dimeja sebelah tempat tidur.

“namja aneh?” Panggil Yuri.

“Hm?”

“Namja aneh.”

“Hm?”

“Namja aneh.” Minho yang merasa kesal karna Yuri terus memanggilnya langsung berbalik kasar.

“Kau ini apa tuli huh? Kenapa memanggilku terus?”

“habis kau tidak menjawabku dari tadi.”

“Aku sudah bilang ‘hm? Hm? Hm?’ kenapa kau masih terus memanggilku?”

“Itu bukan jawaban yeobo.” Kata Yuri pada Minho. Minho menautkan alisnya mendengar Yuri memanggilnya ‘yeobo’.

“Yeoja aneh, disini hanya ada kita. Kau tidak usah memanggilku yeobo.” Ucap Minho.

“Oh jadi kau tidak suka aku memanggilmu Yeobo?” Tanya yuri dengan wajah kecewanya.

“Aku tidak bilang begitu. Tapi. . .” Minho nampak bingung ingin menjawab apa. Yuri tiba-tiba mendekatkan dirinya ke Minho dan memeluk Minho.

“Yeobo, jangan dekat dengannya lagi. Aku tidak suka.” Ujar Yuri dengan nada manjanya. Minho hanya terdiam, bingung dengan perubahan sikap Yuri.

“Oppa, kenapa diam saja? Kau tidak suka jika aku memintamu tidak usah dekat dengan yeoja itu?” Yuri melepaskan pelukannya dan menatap Minho.

“Bu.. bukan.. hanya saja…”

“Peluk aku Oppa.” Pinta Yuri.

“Ng?”

“Bukan aku yang minta, tapi bayi ini.” Minho menatap perut Yuri. “Ah benar, mana mungkin yeoja aneh ini yang minta dipeluk.” Minho segera memeluk Yuri , sebuah pelukan yang ntah kenapa begitu hangat dirasakan Oleh Yuri. Yuri nampak memejamkan matanya seolah ingin merasakan dengan dalam pelukan Minho.

“Yeobo, jangan dekat-dekat dengan yeoja itu lagi. Aku tidak menyukainya.” Kata yuri.

“Iya yeobo, aku tidak akan berada didekatnya. Kau juga, aku tidak suka kau dekat dengan namja aneh itu.” Minho nampak larut dengan suasana yang terjadi sekarang, begitupun Yuri. Sampai akhirnya Yuri melepaskan pelukan itu.

“Sudah, bayi ini sudah tidak ingin dipeluk. Huh’ dasar tukang ambil kesempatan.” Sinis Yuri kemudian langsung mengambil posisi membelakangi Minho untuk tidur. Minho bengong menatap Yuri yang nampaknya sudah tertidur itu.

“Ya!! Aku bisa-bisa gila jika begini terus, bentar-bentar baik, tapi setelah itu berubah jadi yeoja dingin. Grrr aku juga kenapa larut dengan suasana tadi. Harusnya aku tau itu hanya permintaan bayi itu. “ Dengan kasar Minho merebahkan dirinya dan menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya.

“Menyebalkan!!” pekik Minho dalam hati.

 

Yuri POV

 

Sudah 2 jam lebih aku mencoba memejamkan mata, tapi kenapa tidak mau tertidur? Aku melirik sekilas kearah namja dingin. Aish dia kenapa tidur cepat sekali, apa dia lelah? Huft. Aku sebenarnya tidak ada bekerja apa-apa, kenapa aku merasa lelah sekali? Aku memposisikan tubuhku untuk duduk, ku tatap perutku yang belum nampak jika aku hamil ini. Kuelus pelan.

“Aigooo. Anak Umma… jangan nakal Ne? Kau ingin apa lagi malam-malam seperti ini?” Ng? Lucu juga jika seperti ini.. Ya Tuhan bayi ini , apa tidak bisa lhat jam? Kenapa kau minta hal-hal aneh sih?? Huahh aku ingin kembali kepantai itu. Inginnn sekali.. Tapi ini sudah jam berapa? Ku tatap jam hmmm sudah jam 12 malam. Aku mencoba merebahkan diri lagi, tapi sudah setengah jam juga tidak bisa tidur… Aku ingin kepantai… Hiks. . kulirik namja dingin yang sedang tidur . Ingin rasanya aku membangunkan tidurnya, karna memang aku ingin dialah yang menemaniku tapi.. dia sepertinya terlihat lelah dan juga pesan Umma padaku.

 

Yul.. chukkae chagi.. Umma harap kau dapat menjaga cucu Umma dan Appa dengan baik. Dan jangan merepotkan nampyeonmu, karna Umma tau bagaimana rasanya hamil itu.”

 

Itulah pesan Ummaku saat tau jika aku ini hamil. Umma…. apa hamil sebegini susahnya.. apa memang bayi dalam perut selalu memiliki permintaan yang aneh-aneh? Tapi aku harus bagaimana Umma? Aku hanya ingin namja dingin ini yang memenuhi keinginanku.

“yeoja aneh kau kenapa belum tidur?” Aku berbalik ketika mendengar seseorang berbicara padaku.

“Kau kenapa bangun?” Tanyaku heran.

“Aish, Yeoja aneh.. Aku terganggu kau selalu bergerak balik kanan balik kiri. Membuat tidurku terganggu.”

“Aku tidak bisa tidur.”

“Wae?”

“Anak ini. Memiliki keinginan, dia ingin pergi kepantai.” Kataku.

“Dia apa kau? Ish lihatlah jam. Besok saja kita kesana.”

“Tapi aku tidak bisa tidur.”

“Pergilah kalau kau ingin pergi. Aku ngantuk.” Ucapnya seraya menarik selimut menutupi dirinya. Aish namja dingin.. temani aku😥

“Tapi aku ingin pergi bersamamu.” Dia tidak bereaksi. Ish benar-benar tega, ini juga kan keinginan bayinya. Baiklah, aku pergi sendiri saja dari pada aku tidak bisa tidur akibat ulah bayi ini.

“Aku pergi dulu. Annyeong.”  Aku berharap dia mau menemaniku, tapi lihatlah bergerak pun tidak apalagi menjawab. Dengan kesal aku turun dari tempat tidur, mengambil jaket tebal dan berjalan keluar. Sebelum menutup pintu, aku kembali melihat namja dingin itu huh’ benar-benar tidak ingin menemaniku? Oke! Aku bisa sendiri.

Aku berjalan menuruni tangga, melewati kamar Yoona. Gelap … Tuhan Lindungi aku dan anakku ini. Dengan keberanian kuat, aku terus berjalan menuju pantai belakang Villa ini. Kenapa seperti ada yang mengikutiku? Ng? Lupakan!! Pasti ini hanya perasaanku, Bismillah.

 

End Yuri POV

 

Author POV

 

“Huahh.. sejuknyaaaa.” Yuri membentangkan tangannya merasakan angin pantai yang menyejukkan itu.

“Apa kau sudah senang chagi?” Tanya Yuri yang sepertinya sedang menanyai anaknya itu. Yuri terus larut merasakan semilir angin yang terus menerpanya. Yuri terus saja tenggelam dalam pikirannya sampai dia tidak menyadari seseorang dengan baju jas panjang dan masker mendekat kearahnya dengan senyum licik menghiasi wajahnya.

Dia terus berjalan mendekati Yuri dan nampak ingin berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan untuk seseorang yang sedang menjadi targetnya.

 

TBC

 

Ngahahhaa… #tertawa kejam.. TBC nya bener2 membantu aku yg udh kehabisan ide..

Mianhae kalau kependekan, tp kalau bkin kepanjangan ksian yg bka lwat hape.. hoho gimana? gajekah? jelek kah? ga nyambung kah? ahh biarin ya.. Mohon pendapatnya ^^

 

Tagged: , , , , , ,

37 thoughts on “Weird Wedding (PART 9)

  1. Kekeropi November 15, 2012 pukul 4:56 pm Reply

    wwaaaa…….
    Pas lagi seru-serunya, eh udah tbc _ TT
    Minyul momment part ini kurang romantis,
    Next part jangan lama kyk yang ini,

    • yuuripico26 November 16, 2012 pukul 4:29 am Reply

      hahha ,masa kurang chingu? wahh mianhae.. krna klw bahas minyul mulu. cast lain kasian. #modus..
      iya aku usahain ga lma kok.. tp ga janji jga.. hehe gomawo udh comment chingu😀

  2. juhria zainuddin November 16, 2012 pukul 12:00 am Reply

    LANJUT……

  3. whee_wee November 16, 2012 pukul 10:32 am Reply

    ihh.. krystal gangguin trus eonniku (ngarep)
    next part chingu, dah g’ thn eh,, sabar ^_^ wkwk…

  4. Rositaemin^^ November 16, 2012 pukul 3:08 pm Reply

    Kyaaa… Akhirnya keluar juga part 9nya xD… Cepet dilanjut yaaa thor !!! Suka bgt part Minyul Cemburu xD … FIGHTING BUAT LANJUTANNYA !!! ^^

  5. kwonwonhi Desember 14, 2012 pukul 3:59 am Reply

    kerennn

  6. mylucKEY Januari 18, 2013 pukul 10:08 am Reply

    yah… siapa tuh yg pake masker itu? semoga yuri ga kenapa2 ya Allah. haha

  7. im pizza Februari 23, 2013 pukul 5:59 am Reply

    ad kta bismillahny…
    it author sngja atau author ikut mmbntu brdoa? kekeke
    tp critany bkin aq deg2an

    • yuuripico26 Februari 24, 2013 pukul 4:03 am Reply

      wkakaka.. biar selamat selalu😛

  8. Hwang Na Ri Februari 24, 2013 pukul 7:45 am Reply

    thor emang agamanya yuri apa kok pake bismillah sgala. Hadeh nenek lampir bener2 pengen dicekik ya,pasti mw gangguin yuri terus

  9. 신하린 Maret 13, 2013 pukul 9:23 pm Reply

    Wah..siapa itu?krystal?kok pake baju jas?ah..buka part 10 langsung deh

  10. nisa April 28, 2013 pukul 5:57 am Reply

    seru abiiezzzz chinguu🙂 *alaayy😀

  11. eni enooy Mei 2, 2013 pukul 7:35 am Reply

    haha biarpun katanya gaje tapi tetep daebak🙂 kenapa MinYul marah marah terus sih haduuh -.-

  12. Junita1727 Mei 27, 2013 pukul 7:56 am Reply

    Keren thor part ini bisa bikin orang penasaran sama cerita selanjutnya
    dapet bngt deh feelnya..

  13. Imasari Juni 7, 2013 pukul 6:40 am Reply

    Aduuh, kristal.a ikut campur aja. Kalo yesung sie gakpapa. Haha.

  14. ifa Agustus 5, 2013 pukul 6:41 am Reply

    ah kata siapa gaje dan jelek, orang ceritanya bagus kek gini.

  15. BestfriendExoSone September 13, 2013 pukul 6:06 pm Reply

    wah kenapa Minho oppa gak ikut Yuleon?

  16. riadarmawan September 16, 2013 pukul 11:41 pm Reply

    wuaaaa itu psti kristal,
    yuri mau diapain sm dia?

  17. amisha_30 September 18, 2013 pukul 11:47 am Reply

    Duh knapa krystal jahat yach?

  18. phElpeu Oktober 24, 2013 pukul 9:15 am Reply

    aduhh sapa org misterius itu?? ahhh jgn ampek berbuat jahat ama yuri…

  19. Park Ahra Desember 25, 2013 pukul 4:04 am Reply

    Huaaaa lagi seru serunya thor, keren keren

  20. widiya Maret 11, 2014 pukul 2:39 pm Reply

    itu krystal knp hrus ikut sih menggangu aja -__-
    kasian yesung oppa sini sama aku aja😀

  21. yurimyblog Maret 13, 2014 pukul 1:44 pm Reply

    Krystaaaaal andwaeeee!!!!

  22. anie wookie April 29, 2014 pukul 3:00 pm Reply

    krystal bkin emosi nih… hmm
    dasar -_- penganggu
    waduh, aq kebawa cerita chingu wkwkwkwk

  23. oebayoonyul Juni 18, 2014 pukul 2:28 am Reply

    JUNGIE….. kesel deh ama kamu disini. kenyataannya gx sih🙂
    yul mau diapa-apain tuh ma krys
    minong bangun, tolongin yak!

  24. sella mvp Juni 28, 2014 pukul 3:35 pm Reply

    haduh minho minho. itu yuri lg ngidam.. malah g d turutin..

  25. Desi Februari 19, 2015 pukul 1:15 pm Reply

    adduh itu yuri nya mw di apain yah,psti krystal dalangnya.. Minhoo cpet bguun!!!

  26. sehunbaby Agustus 3, 2015 pukul 2:18 pm Reply

    Minho kebo bngt gk bangun2 -__- kasian yuri sendiri.. next ^_^

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: