Weird Wedding (PART 4)

Minyul

 

Author : Yuuripico

Cast : Kwon Yuri, Choi Minho

Other Cast : Krystal, Yesung, Im Yoona n other

Genree : Unknow

Ratting : masih bebas pantas .

 

READER BAIK PASTI NINGGALIN JEJAK… 

 

 

 

*** Weird wedding PART 4 ***

 

Minho keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi dan berjalan menuju dapur. Minho menghentikan langkahnya saat mendapati Yuri yang sedang asik menyiapkan sarapan. Minho sepertinya ragu ingin melanjutkan langkahnya, dia terus memperhatikan yuri yang sedang asik sendiri dengan dunianya.

“Ahh, yeoja aneh itu pasti masih marah padaku.” Pikir Minho, Yuri berbalik dan tanpa sengaja mata Minho dan Yuri bertemu. Wajah Yuri yang tadi senyum berubah menjadi dingin, sedangkan Minho hanya terdiam bingung ditempatnya sambil terus menatap Yuri.

“Sedang apa kau berdiri disana dan menatapku seperti itu?” Tanya Yuri ketus. Minho mulai salah tingkah dan bingung sendiri.

“Anni, aku ingin berangkat ke kantor.” Jawab Minho masih dengan ekspresi bingung.

“Pergilah, untuk apa kau bilang padaku.” Ketus Yuri, wajah Minho yang tadi bingung berubah menjadi kecut.

“Siapa yang ingin bilang padamu.” Sinis Minho kemudian berbalik ingin meninggalkan tempat itu. Yuri hanya berbalik cuek dan melanjutkan pekerjaannya. Minho menghentikan langkahnya dan dengan pelan melirik kebelakang.

“Mwo? Dia itu sedang menyiapkan sarapan untuk siapa? Kenapa tidak menawariku makan?” Minho terus menatap Yuri yang sedang menata sarapan dimeja. Yuri duduk dan mulai menyantap makanan itu sendiri. Yuri melirik Minho yang sedang berdiri mematung didekat dapur sambil sesekali menatap kearahnya.

“Kau kenapa masih disana, cepat pergi nanti kau terlambat kekantor.” Ujar Yuri disela-sela makannya.

‘Ya!! Liatlah dasar yeoja pelit.”  Minho berbalik dengan kesal dan meneruskan langkahnya ingin pergi.

“Namja dingin!!” Teriak Yuri, Minho berhenti dan menoleh pada Yuri.

“Ada apa yeoja aneh?” Sahut Minho dingin.

“Makanlah, kau sangat tidak menghargaiku yang membuat sarapan ini dengan susah payah.” Ucap Yuri dengan mimik wajah yang kesal.

“Tapi aku sedang buru-buru.” Ucap Minho beralasan, dia tidak ingin terlihat sangat ingin ditawari makan didepan Yuri.

“Oh baiklah, sayang sekali. Pergilah” Ujar Yuri kemudian kembali menyantap makanannya. Minho melebarkan matanya melihat Yuri.

“kenapa tidak memaksaku. Ahh dasar yeoja aneh.” Batin Minho geram. Minho mendengus kesal kemudian berjalan kearah Yuri dengan cepat dan langsung mengambil posisi duduk didepan Yuri. Yuri menatap Minho bingung.

“Aku tidak ingin membuang-buang uangku untuk membeli bahan makanan ini tanpa memakannya.” Ujar Minho dan langsung menyendokkan nasi goreng buatan Yuri ke piringnya.

“Bilang saja kau lapar.” Ejek Yuri.

“Apa urusannya denganmu.” Sengit Minho.

“Tidak ada, hanya saja tadi kau bilang kau buru-buru kenapa tak pergi?”

“Bukan urusanmu, sudahlah aku mau makan.” Minhopun langsung menyantap makanan itu. Yuri menatapnya geram dan melanjutkan makannya.

“Kau tidak kuliah yeoja aneh?” Tanya Minho.

“Bukan urusanmu.” Jawab Yuri singkat.

“Kenapa aku menanyakan itu, ah dasar babo!” Pekik Minho dalam hati. Yuri diam, entah kenapa dia kembali terfikir oleh kejadian yang dilihatnya di mall waktu itu, juga kejadian tadi malam. Sebenarnya tanpa sengaja Yuri melihat namja yang keluar dari rumah krystal dan namja itu persis dengan namja yang dilihatnya di mall.

“Minho-ssi? Kau dan yeojachingu babomu itu sudah berpacaran berapa lama?” Tanya Yuri tiba-tiba.

“Hm.. sudah 3 tahun. Wae?”

“Anni, hanya saja kau harus mencaritahu tentangnya.”

“kenapa harus mencari tahu tentangnya, aku sudah bersamanya lama. Jadi aku pasti tau segalanya.”

“Tapi apa salahnya jika kau mencaritahu kegiatannya dibelakangmu.”

“Untuk apa? Aku mempercayainya, jangan bilang kau menuduh krystal berselingkuh dibelakangku.”

“Aku tidak bermaksud begitu. Sudahlah cepat habiskan makanmu. Aku juga sebentar lagi akan berangkat kuliah.”

“Aku tidak mau mengantarmu.”

“Siapa yang minta antar padamu, aku membawa mobil sendiri.”

“Yayaya.” Ujar Minho seraya meneruskan makannya, Yuri hanya menatap kesal pada Minho.

Minho bangkit dan segera ingin pergi keluar. Saat Minho membuka pintu tampak seorang namja yang  baru saja hendak menekan bel.

“Sedang apa kau?” Ujar Minho dingin. “Bukankah ini namja yang bersama Yeoja aneh direstaurant waktu itu.” Batin Minho sambil terus memperhatikan namja didepannya.

“Aku mencari Yuri. Apa dia ada?” Tanya Yesung ramah.

“Untuk apa kau mencarinya?” Tanya Minho ketus.

“Aku ingin menjemput dan mengantarnya Kuliah.” Jawab yesung dengan senyum khasnya.

“Dia bilang, dia ingin membawa mobil sendiri.”

“Tapi aku ingin menjemputnya, pasti dia bersedia.” Ucap yesung tak mau kalah.

“mwo? Kau tau dia sudah punya nampyeon kan? Jadi kau tidak usah repot-repot menjemputnya.” Kata Minho dengan nada tak suka pada Yesung.

“Tapi..”

“Sudahlah pergi sana. Hus hus.” Usir Minho.

“Baiklah.” Saat yesung ingin melangkah pergi tiba-tiba saja Yuri memanggilnya dari dalam.

“Yesung Oppa!!” Teriak Yuri sontak membuat yesung menghentikan langkahnya dan berbalik. Yuri berlari pelan menuju pintu.

“Oppa sedang apa kemari?” Tanya Yuri dengan senyum mengembang.

“Oppa ingin menjemputmu kuliah, apa kau bersedia?”

“aku mau oppa, tapi apa tidak merepotkan oppa?” Tanya Yuri tak enak.

“tentu saja tidak.” Jawab Yesung.

“Baiklah Oppa, kebetulan aku ingin berangkat sekarang. Kajja Oppa.” Ajak Yuri pada yesung.

“Ehem.. kau benar-benar tidak menganggap ada aku disini.” Ujar Minho kesal karena seperti tidak dianggap oleh Yuri disana.

“Mwo? Namja dingin kau tidak kekantor? Tadi kau bilang buru-buru, sana pergilah. Hus hus.” Yesung ingin tertawa saat itu juga, Yuri seperti membalaskan dendamnya pada Minho tadi.

“Kau pikir aku ayam ?? dasar yeoja aneh. sudahlah membuang waktuku sekali berbicara denganmu.” Minho pun pergi meninggalkan Yesung dan Yuri. Yesung hanya menatap tak enak pada Yuri sedangkan Yuri hanya dapat mencibir kesal ke Minho.

 

***

 

“Gomawo Oppa, aku turun dulu ne?” Ucap Yuri seraya turun dari mobil Yesung.

“Cheonma Yul, mianhae soal tadi.”

“untuk apa oppa?” Tanya Yuri bingung.

“Sepertinya nampyeonmu marah karna aku menjemputmu.”

“Hahaha, Oppa jangan berpikir seperti itu. Hm sepertinya sebentar lagi kelas akan dimulai Oppa. Aku masuk dulu. Gomawo buat tumpangannya.”

“Baiklah, nanti Oppa akan menjemputmu lagi. Annyeong Yul.”

“Annyeong Oppa.” Yuri pun berlari menuju kelasnya.

 

***

 

“Hai Yoong.” Sapa Yuri pada sahabatnya Yoona yang sedang asik duduk membaca buku. Yoona yang mendengar sapaan Yuri pun sontak berbalik melihat Yuri dan langsung menarik kursi kosong kedekatnya lalu menyuruh Yuri duduk.

“Hai Yul, bagaimana rasanya?” Tanya Yoona tiba-tiba dan antusias sekali.

“Mwo? Rasa apa?” Tanya Yuri heran.

“Kau tidak usah berbohong padaku. Cepat ceritakan padaku bagaimana pengalaman pertamamu.” Ucap yoona berapi-api.

“Apa yang kau maksud sih Yoong?” Tanya Yuri masih bingung dengan perkataan Yoona.

“Kau ini pura-pura tidak pengerti. Kau dan namja itu sudah melakukannya kan?” Bisik Yoona pada Yuri.

“Mwo? Kenapa kau bisa bilang seperti itu?”

“Karna dia yang bilang padaku, kemarin aku meneleponmu karna merasa bersalah tidak bisa menemanimu tapi yang menjawab malah seorang namja dan aku yakin itu suara nampyeonmu.” Jelas Yoona.

“Jinjja? lancang sekali namja dingin itu memegang ponselku. Terus apa yang dikatakannya?”

“Mianhae, kami sedang sibuk jadi besok saja menelepon lagi.” Kata Yoona menirukan perkataan Minho.

“Mwo? Kenapa dia bilang seperti itu, namja aneh. dan kau jangan pernah berpikir aku akan melakukan itu dengannya. Dasar otak yadong!” Sinis Yuri.

“Apa salahnya? dia nampyeonmu, bukan hal aneh jika kalian melakukannya.” Ejek Yoona.

“Ya!! Kau ini, sudahlah jangan membahas ini lagi aku sedang tidak mood membicarakan namja dingin itu.” Ujar Yuri. Yoona hanya terkekeh, Yuri diam dan mulai berpikir lagi.

“Malam itu? Bukankah saat itu aku sedang tidur di ruang tengah. Lalu namja itu. Ponsel. Ruang tengah. Kamar.” Yuri terus larut dalam pikirannya sendiri.

“Omona!! Jangan-jangan namja itu yang memindahkanku kekamar? Aaaa nappeun namja.”Pekik Yuri histeris. Semua yang ada dikelas sontak berbalik melihat Yuri termasuk Yoona. Yuri pun sadar akan tatapan aneh teman-temannya hanya bisa tersenyum kaku.

“Hehe, mianhae.” Ujar Yuri sambil nyengir gaje. Yoona hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Tak lama setelah itu, dosen yang sedari tadi ditunggupun datang dan siap memulai kelas.

 

***

 

Minho duduk didepan meja kerjanya sambil menatap sebuah ponsel yang sedari tadi bergetar, menandakan seseorang sedang berusaha meneleponnya sekarang, namun Minho enggan menjawab panggilan itu. Tapi ponsel itu terus saja bergetar membuat Minho merasa terganggu dan mengangkat telepon itu.

“Ada apa aku sedang sibuk sekarang.” Ujar Minho berbohong.

 

“Chagi-ya, kau masih marah padaku? Aku ingin makan siang, kau bisa menemaniku kan?”

 

“Mianhae, aku sedang sibuk. Besok saja ya.”

 

“Aku tidak mau oppa, aku maunya sekarang.”

 

“Aku sibuk tolong mengerti.”

 

“Oppa berubah setelah menikah, aku benci oppa.” Teriak krystal dari seberang sana.

Seketika itu juga sambungan telponpun terputus, minho meletakkan ponsel itu dimeja dengan kasar. Biasanya jika krystal marah, minho akan berusaha meneleponnya lagi. Tapi sekarang, sepertinya Minho tidak menelepon balik krystal.

“Harusnya disaat sekarang kau bisa menunjukan sikap baikmu padaku, bukannya begini.” Batin Minho. Minho pun bingung dia ingin apa sekarang, sudah jam makan siang tapi dia tidak lapar, sebenarnya dia tidak sibuk sekarang hanya saja entah kenapa dia masih malas untuk bertemu krystal karna jika dia bertemu dengannya pasti Minho tidak akan bisa marah pada yeojachingunya itu.

“Kau tidak makan siang Minho-ya?” Tanya Donghae yang tiba-tiba berada didepan Minho.

“hyung? Sejak kapan kau ada disini? Biasakan ketuk pintu dulu sebelum masuk.” Ketus Minho pada Donghae.

“Ya!! Aku sudah mengetuk pintu, kau saja yang tak mendengarnya malah asik melamun.” Celetuk Donghae.

“ahh mianhae hyung.” Donghae berjalan dan kemudian duduk disebuah sofa yang ada diruangan itu.

“Minho-ya tumben sekali kau tidak pergi menemui yeojachingumu disaat jam makan siang. Apa kalian bertengkar?” Tanya donghae.

“Tidak hyung, aku hanya ingin disini.” Jawab Minho seraya berjalan menuju sofa tempat donghae duduk dan memposisikan dirinya disebelah donghae.

“Hmm. Minho-ya, aku rasa kau harus mencari tau tentang yeojachingumu itu.” Ucap Donghae tiba-tiba. Minho pun mengkerutkan keningnya mendengar itu.

“kenapa aku harus mencaritahunya hyung?” Tanya Minho, padahal seharusnya dia tidak usah menanyakan ini lagi karna dia sudah tau apa yang dimaksud Donghae.

“Ya hanya mencaritahu.” Jawab Donghae singkat.

“Hyung kau tau? Kau bukan orang pertama yang bilang seperti itu.”

“Aku tau, pasti orang pertama yang bilang itu adalah eommamu kan?”

“Bukan.”

“Lalu?”

“Yuri.”

“Mwo? Jadi anaemu kenal krystal? Bagaimana dia bisa mengenal krystal?” Tanya Donghae, Minhopun menceritakan pertemuan Yuri dan krystal direstaurant saat itu, termasuk saat Yuri mengatai baju krystal hasil pemberian. Donghae tertawa terbahak-bahak mendengarnya.

“Jadi Yuri mengatai krystal seperti itu? wahh Yuri daebak!!” Dongahe terus saja tertawa membuat Minho menatap kesal padanya yang sedang heboh sendiri.

“ya!! Hyung, berhentilah tertawa, kau tau karna itu krystal menyuruhku menemaninya belanja seharian.” Sinis Minho. Donghae berusaha menghentikan tawanya.

“Hyung, aku rasa kau dan Yuri pernah melihat krystal sedang bersama namja lain. Benarkah?” Tanya Minho, donghae kaget mendengar itu.

“Hmm anni.” Jawab donghae singkat.

“Kau tidak usah berbohong hyung, sebenarnya aku sudah melihat namja itu. Hanya saja aku ingin memergoki mereka secara langsung.” Donghae yang mendengar itupun tersenyum dan menepuk pelan pundak Minho.

“Kau harus berusaha dan jangan selalu mau dibohongi.” Ujar Donghae bijak -,-

“Tetapi aku belum bisa melabraknya (?) sekarang, aku harus menunggu saat dia benar-benr tertangkap basah olehku.” Ujar Minho. Donghae bangkit dari duduknya dan mengepal kedua tangannya keatas.

“Fighting!!” Ucap Donghae member semangat. Minho hanya tersenyum melihatnya.

 

***

 

Yuri dan Yoona nampak sedang berjalan beriringan keluar dari kelas untuk menuju ke gerbang kampus.

“Yul? Kau pulang bersama siapa hari ini?” Tanya Yoona.

“Aku dijemput yesung oppa yoong? Apa kau ingin pulang bersama?” Tawar Yuri.

“tidak Yul, aku ada rapat himpunan hari ini.”

“Kau selalu saja sibuk.” Cibir Yuri, Yoona hanya dapat tersenyum pada sahabatnya itu.

“Yul? Aku rasa kau jangan terlalu sering bersama yesung oppa.” Ucap Yoona.

“Wae?”

“hanya sekedar saran, kau kan sudah mempunyai nampyeon. Walaupun kau tidak menyukai nampyeonmu setidaknya kau hormati orangtua kalian. Bagaimana Jika orangtua nampyeonmu melihat kau bersama namja lain.” Jelas Yoona pangjang lebar.

“kenapa harus begitu Yoong? Namja dingin itu saja memiliki yeojachingu kenapa aku tidak boleh berjalan dengan seorang namja dan bahkan aku tidak memiliki hubungan apa-apa.” Sengit Yuri pada Yoona.

“Bukan seperti itu, hanya saja kau harus berusaha menjaga perasaan orangtua masing-masing pihak.” Kata Yoona memberi pengertian pada Yuri.

“Kau benar Yoong, hanya saja aku tidak enak menolak tawaran yesung oppa.” Jawab Yuri.

“Kenapa harus tidak enak, ah Yul sudah sampai kau tidak apa-apakan aku tinggal? Aku ingin langsung keruang rapat.” Ujar Yoona saat mereka sudah sampai digerbang kampus. Memang beginilah mereka, walau Yoona sibuk dengan kegiatan himpunannya tapi sebisa mungkin dia harus bisa menemani Yuri berjalan sampai gerbang untuk menebus kesalahannya jika tidak bisa menemani yuri.

“Gomawo Yoong sudah mau menemaniku berjalan kemari.” Kata Yuri sambil tersenyum lembut kearah Yoona.

“cheonma Yul, aku pergi dulu. Annyeong Yul.” Ujar Yoona seraya menjauh dari Yuri dan melambaikan tangannya.

“Annyeong Yoong.” Balas Yuri dan ikut melambaikan tangannya.

Tak lama setelah Yoona pergi yesung datang menjemput Yuri. Yuri pun dengan segera berlari menuju mobil yesung.

“Mianhae telah membuatmu menunggu lama Yul.” Ucap yesung merasa bersalah.

“mwo? Aku baru saja pulang oppa. Jadi tidak usah minta maaf seperti itu.”

“Yul apa kau ingin berjalan-jalan dulu atau langsung pulang kerumah?” Tanya yesung. Yuri nampak berpikir sebentar, sebenarnya dia tidak ingin pulang keapartemen Minho karna pasti sangat membosankan, jika dia pergi kerumah orangtuanya yang ada pasti dinasehatin abis-abisan sama eommanya. Tapi jika dia berjalan-jalan dengan yesung, ya seperti yang dikatakan Yoona tadi tidak enak jika dilihat oleh orangtua Minho.

“Aku ingin pulang keapartemen saja Oppa.” Jawab yuri akhirnya. Nampak wajah kecewa Yesung ketika mendengar itu. namun dengan cepat yesung tersenyum ke Yuri.

“baiklah.” Yuri merasa tak enak dengan yesung karna kemarin dia sudah membatalkan janji dan sekarang dia lagi-lagi melakukan hal sama, walaupun dia tidak berjanji tapi setidaknya dia menolak secara tidak langsung ajakan Yesung.

“Mianhae Oppa.” Batin Yuri.

 

***

 

Minho nampak telah menyelesaikan pekerjaannya dan ingin segera meninggalkan kantor.

“Minho-ya kau mau kemana?” Tanya donghae.

“tentu saja pulang hyung.” Jawab Minho singkat.

“Ohh pasti kau tidak sabar ingin bertemu anaemu kan. Haha.” Goda Donghae.

“Ya !! hyung, untuk apa aku bertemu dengan yeoja aneh itu.” Pekik Minho.

“Mwo? Aneh? Kalau begitu aku akan menunggu seorang Choi Minho yang akan jatuh cinta pada seorang yeoja aneh.”Ujar Minho terus menggoda Minho.

“Hyung, aku sedang tidak mood untuk bercanda sekarang. Kau tunggu saja sampai kapanpun hyung.” Jawab Minho kesal sambil berjalan meninggalkan Donghae. Donghae hanya terkekeh melihat kepergian Minho.

Dengan kesal Minho berjalan menuju mobilnya. Sesaat sebelum masuk kedalam mobil Minho nampak terdiam dan berpikir.

“Biasanya jika aku pulang cepat sekali dari kantor aku akan pergi dengan krystal, tapi sekarang aku sedang malas bertemu dengannya. Masa iya aku harus pulang keapartemen secepat ini?” Minho masih terus berpikir.

“Baiklah pasti yeoja itu juga belum pulang.” Minhopun akhirnya masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya menuju apartemennya.

 

***

 

Yuri sampai didepan pintu apartemen Minho. Yuri nampaknya sudah tidak canggung lagi masuk keapartemen ini.  Saat yuri ingin masuk tanpa sengaja Yuri melihat sepasang sepatu yeoja.

“Apa namja dingin itu membawa yeoja babo itu kemari, aku rasa pilihan untuk langsung pulang sangat salah.” Gerutu Yuri dan mulai melangkahkan kakinya masuk. Saat Yuri ingin memasuki kamarnya tiba-tiba saja ada seseorang yang memanggilnya.

“Tunggu!” Yuri yang sudah sangat lelah mau tidak mau berbalik keasal suara.

“Kau? Ada apa?” Tanya yuri dengan nada dinginnya.

“Dimana Minho?” Tanya Krystal dengan nada membunuh.

“Kau kan yeojachingunya jadi harusnya kau lebih tau dari pada aku.” Jawab Yuri santai.

“Kau? Apa kau mencintai Minho?” Tanya krystal dingin.

“Jika iya kenapa? Dan jika tidak kenapa? Sudahlah jika kau ingin bertanya tanyakan saja hal-hal yang penting, aku sangat lelah jangan ganggu aku.” Yuri pun berbalik dan ingin masuk kekamarnya tapi krystal dengan sigap menahan tangan Yuri. Yuri yang memang tidak suka dengan krystal pun menepis kasar tangan krystal.

“kau sebenarnya mau apa sih?” Yuri mulai terlihat emosi, ntah kenapa dia sangat benci pada yeoja ini. Sejak krystal mengatainya babo dan juga saat dia melihat krystal bersama namja lain membuat Yuri membencinya.

“Tolong ceraikan Minho.” Ujar krystal sambil menatap tajam Yuri.

“Kalau aku tidak mau kau mau apa?” Tantang Yuri.

“Jika tidak menceraikannya kau akan tau akibatnya.” Ancam krystal.

“Aku tidak akan pernah takut pada ancaman yeoja babo sepertimu dan satu lagi, tolong jika kau benar-benar mencintai Minho jangan pernah berselingkuh dengan namja lain.” Kata Yuri. Krystal terkejut mendengar pernyataan Yuri tadi.

“ba.. ba.. bagaimana bisa kau berbicara seperti itu?” tanya krystal gugup. Yuri tersenyum kecut melihatnya.

“Tentu saja aku pernah melihatmu sedang berjalan bersama selingkuhanmu itu dan namja yang kulihat itu sama dengan namja yang dilihat Minho malam itu.”

“Jadi kau juga melihat kejadian malam itu?” yuri hanya mengangkat bahunya membuat krystal semakin geram.

“tentu saja aku melihatnya, aku ada dimobil Minho malam itu.” Ujar Yuri sengaja ingin memancing emosi krystal.

“Kau benar-benar ingin menantangku ya?”

“apa yang bisa dilakukan yeoja babo sepertimu?” tantang Yuri #aduh yulnie jail juga -,-

Krystal yang sudah emosi tingkat dewa pun mengangkat tangannya dan ingin segera melayangkan tamparan keras diwajah yuri. Namun saat itu juga tangannya ditahan oleh seseorang.

“jangan berani menyentuhnya.” Ujar orang yang menahan tangan krystal tadi dengan tajam dan menepis kasar tangan Krystal. Krystal nampak terkejut dengan orang itu terlebih dengan perkataan orang itu. Yuri pun tak kalah terkejutnya dengan krystal hanya bisa diam.

“Op..oppa? kenapa berkata seperti itu?” Tanya krystal gugup. Dia takut jika Minho mendengar pembicaraannya dengan Yuri tadi.

“Keluar.” Ucap Minho. Krystal melebarkan matanya tak percaya dengan apa yang diucapkan Minho.

“Oppa?” Krystal mulai terlihat menangis.

“Apa kau tidak mendengarnya? Cepat keluar!!” Bentak Minho, Yuri hanya bisa diam melihat kejadian itu. Krystal pun menatap tajam kearah Yuri dan segera berlari keluar dari apartemen Minho dengan airmata yang sudah mengalir deras dipipinya.

Minho nampak berusaha mengatur nafasnya. Yuri bingung apa yang harus dilakukannya sekarang, dia tidak menyangka jika Minho akan berbuat seperti itu.

“Minho-ssi? Kau tidak apa-apa?” Tanya Yuri sedikit ragu. Minho menatap Yuri tajam.

“kau babo!!!!” Pekik Minho yang membuat Yuri menutup telinganya, dia tidak berani menjawab perkataan Minho sekarang.

“Kenapa tak bilang jika kau melihat krystal bersama namja lain.” Ujar Minho emosi.

“Mianhae, aku.. aku hanya tidak ingin mencampuri urusan kalian.” Jawab Yuri sedikit gugup, ntah kenapa sejak melihat Minho marah tadi dia jadi tidak sedingin biasanya.

“Jika aku tidak pulang cepat pasti aku akan tetap bertahan dengan yeoja itu.” Kini nada bicara Minho sudah seperti biasanya. Minho berjalan menuju kursi ruang tengah dan menyandarkan tubuhnya. Yuri masih berdiri mematung didepan pintu kamarnya.

“Kau mau sampai kapan berdiri disana? Sana pergi menganggu pemandangan saja.” Ketus Minho. Wajah Yuri yang tadi terlihat takut dan bersalah pun berubah seketika setelah mendengar kata-kata Minho.

“Dasar namja dingin.” Cibir Yuri seraya berbalik masuk kedalam kamarnya.

Minho menatap pintu kamar Yuri dengan tatapan yang sulit diartikan.

“yeoja aneh, gomawo. Berkat kau, aku bisa marah pada krystal. Ahh keren sekali marahku tadi. Daebak!” Gumam Minho sambil tersenyum kecil.

 

***

Yuri yang sudah selesai membersihkan diri dan berpakaian pun keluar dari kamarnya. Sebelum keluar seperti biasa Yuri selalu mengintip terlebih dahulu dari pintu.

“Aman.” Gumam Yuri dan mulai berjalan keluar dari kamar. Yuri melirik sebentar jam yang ada diruang tengah dan menunjukan pukul 7 malam.

Yuri berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makan malam.

“Masak apa ya. Hmm” Yuri nampak bingung ketika memperhatikan bahan-bahan makanan yang ada dikulkas.

“Ramen? Pasti aku akan maki habis-habisan oleh namja dingin itu jika memasak ini.” Yuri pun mulai memasak makanan yang diajarkan oleh eomma Minho kemarin.

“Selesai.” Yuri nampak senang sekali menatap makanan yang sudah ditatanya rapi diatas meja. Yuri mulai memandang pintu kamar Minho yang masih tertutup rapat.

“Namja dingin, keluarlah aku lapar.” Ujar Yuri pelan sambil menatap pintu Minho. Sudah 10 menit Yuri menunggu Minho yang tidak kunjung keluar dari kamar itu. Makanan yang tadinya banyak mengeluarkan asap kini sudah tak berasap lagi. Yuri bangkit dan bermaksud ingin memanggil Minho makan. Tetapi saat sudah sampai didepan pintu Minho dan ingin mengetuknya Yuri mengurungkan niatnya. Dengan langkah malas Yuri melangkahkan kakinya menuju sofa ruang tengah untuk sekedar duduk-duduk.

“ya!! Appo!!” Pekik seseorang saat Yuri menghempaskan tubuhnya dengan keras kesofa. Yuri yang mendengar itupun terlonjak kaget dan sangat terkejut.

“Apa yang lakukan disana? Mengagetkan saja”  Ujar Yuri polos pada Minho yang sedang mengaduh kesakitan sambil memegang perutnya.

“Kau ini? Lihatlah akibat ulahmu yang sembarangan duduk. Tidak lihat orang sedang tidur huh?” Omel Minho pada Yuri.

“Siapa suruh kau tidur disana, aku tidak tau jika ada kau.” Kata Yuri ketus.

“Sudahlah, jika berbicara padamu tidak akan ada habisnya.” Ujar Minho seraya bangkit dan ingin pergi.

“Tunggu.” Minho menhentikan langkahnya dan berbalik kearah yuri.

“Makanlah dulu, aku sudah memasak makan malam.” Ujar Yuri.

“yayaya.” Jawab Minho cuek sambil berlalu kedapur. Yuri hanya mencibirkan bibirnya kesal dan mengikuti Minho kedapur.

“masih untung kau mau aku ajak makan.” Pekik Yuri dalam hati.

 

“Namja dingin, besok kau sibuk?” Tanya Yuri disela-sela makannya.

“Tidak. Wae?”

“besok Eomma dan Appaku akan berangkat ke Amerika, kita harus mengantarnya sampai bandara.”

“ya.” Jawab Minho singkat. Yuri hanya dapat menahan kesalnya melihat ekspresi Minho.

“yeoja aneh?” Panggil minho.

“Apa?”

“Sup ini keasinan, lain kali kau harus membuatnya lebih enak lagi.” Komentar Minho.

“Asin, tapi kau habiskan semuanya.” Ketus Yuri ketika melihat mangkuk dan piring Minho sudah kosong.

“Ya!! Aku hanya tidak ingin membuang-buang makanan.” Kesal Minho pada Yuri. Yuri hanya diam tak menggubris perkataan Minho. Yuri kembali terfikir dengan kejadian tadi.

“Minho-ssi? kau tidak menyesal memarahi yeojachingumu?” Tanya Yuri.

“kenapa kau bertanya seperti itu?”

“Anni, aku hanya bertanya.”

“Kau bertanya sepertinya ingin tau sekali.”

“kau ini perasaan sekali.” Cibir Yuri.

“Kau cemburu?” Goda Minho.

“Cemburu? untuk apa?” Ucap yuri dingin. Minho tersenyum simpul dan berdiri menuju arah Yuri.

“mwo? kau mau apa?” yuri bangkit dari kursinya dan berjalan mundur berusaha menghindari Minho yang terus berjalan kearahnya.

“tentu saja membuatmu menjadi milikku seutuhnya.” Yuri yang mendengar itu melebarkan matanya dan teringat kata-kata Yoona tadi siang. Yuri terus berjalan Mundur, tapi sayang sebuah dinding terpaksa menghentikan usaha Yuri untuk terus Mundur. Minho meletakan kedua tangannya dinding dan berusaha menutup akses jalan Yuri untuk kabur.

“namja dingin kau kenapa? menjauh dariku.” Minho terus menatap Yuri.

“Kau kenapa melihatku seperti itu.” Yuri terus saja bertanya pada Minho, namun Minho tidak menggubrisnya dan terus menatap yuri tajam. Minho mulai mendekatkan wajahnya kearah Yuri. Yuri yang sudah tau apa yang akan dilakukan Minhopun berusaha mencari sesuatu untuk dipakai sebagai senjata. Tapi Yuri tidak dapat melakukan apa-apa karna tangan minho yang mengurungkan ditambah badan Minho yang sangat dekat dengannya. Yuri merasakan wajah Minho yang semakin dengannya pun hanya bisa menutup matanya.

“HAHAHAHA liatlah wajahmu yeoja aneh.” Yuri yang mendengar suara cekikikan Minhopun membuka matanya. Dilihatnya Minho sudah menjauh darinya dan tertawa terbahak-bahak.

“Ya!! apa maksudmu!!” Teriak Yuri.

“Anggap itu sebagai balasan akibat kau memukul kepalaku kemarin.!” ucap Minho sambil terus tertawa dan masuk kekamarnya.

“dasar nappeun namja!!” Pekik Yuri kesal dan berlari menuju kamarnya.

 

 

TBC^^

 

aduh.. bener2 gaje ya -___- gpp deh ya.. hehe

masih ada kah yang nunggu part selanjutnya?? hehhee

 

 

Tagged: , , , , ,

45 thoughts on “Weird Wedding (PART 4)

  1. Kekeropi Oktober 31, 2012 pukul 6:53 pm Reply

    Kepribadian Minho di FF ini lucu sekali, berbeda sama yang biasa dia bawakan (cool guy)
    Yuri juga kekanak-kanakan banget, tapi cute ^_^

    Waaaaahhhhh…. Makin penasaran aja, knp part 6 harus d protect???????

    • yuuripico26 November 10, 2012 pukul 7:37 am Reply

      gomawo udh comment.. huahahha aku bru liat comment ini..😥

  2. kwonwonhi Desember 14, 2012 pukul 2:26 am Reply

    wah padahal tadi aku sudah was-was *otak yadong keturunan bang Eunhyuk*
    kerenn (y)😀

  3. saqiayuri Desember 19, 2012 pukul 7:15 am Reply

    minyuuul lucuuuuuuu😀

  4. mylucKEY Januari 18, 2013 pukul 4:01 am Reply

    seru ff nyaaaa>< lanjut ke part 5~😄

  5. im pizza Februari 23, 2013 pukul 4:45 am Reply

    kakakaka😄

  6. Hwang Na Ri Februari 24, 2013 pukul 6:52 am Reply

    waaa udah makin mesra ni. Cie cie tar jadinya fall in love,bikin q ngiri aja. 2 jempol buat author karna bikin q senyum gaje baca ff ni.

  7. LeeYoungNa Mei 11, 2013 pukul 9:21 am Reply

    daebakkk…

  8. FCyntia Mei 26, 2013 pukul 4:32 am Reply

    Aaaaa minyul mommentnya kereeen haha ngakak lah waktu minho bangga marahkin krystal wkwk. Lanjut ya thor😀

  9. Imasari Juni 7, 2013 pukul 4:32 am Reply

    Secara gak sdar, minho udah suka yuri. Py ksiyan yesung.a…

  10. putri Juli 7, 2013 pukul 2:14 pm Reply

    Cie udah mulai ada rasa cieee.(?)

  11. emi nur muji lestari Juli 26, 2013 pukul 8:39 am Reply

    anyonghaseyo… ^
    wah… kyupta….
    ^.^

  12. ifa Agustus 5, 2013 pukul 3:12 am Reply

    aaaaaahhh,, padahal sedikit lagi😀
    tap sumpah kereeennnnnn

  13. BestfriendExoSone September 13, 2013 pukul 4:41 pm Reply

    benar oppa, marahmu keren..
    minho oppa evil deh, ketularan leadrnya Kyuline nih..ckckc

  14. riadarmawan September 16, 2013 pukul 10:25 pm Reply

    minho jail amat sih,
    kirain bakalan dicium beneran😀

  15. phElpeu Oktober 24, 2013 pukul 3:25 am Reply

    minho ma yuri sma2 anehhh ihh pasangan yg lucu… hehehe^^

  16. Sara Desember 11, 2013 pukul 8:16 am Reply

    Aduh…lucu bgt

    maaf gk comment aktif di setiapu part ya

  17. Park Ahra Desember 25, 2013 pukul 1:23 am Reply

    Mereka bener bener lucu, keren thor

  18. puy Desember 26, 2013 pukul 6:54 am Reply

    aiissshhh mulaiii nieh becanda” gaje,, ahhhahahah

  19. widiya Maret 11, 2014 pukul 1:07 pm Reply

    haha, krystal ketahuan jg kan😀
    minho sama yuri udah mulai akrab

  20. yurimyblog Maret 13, 2014 pukul 12:27 pm Reply

    Aaa minyulnya kereeen, aku lanjuuut eonniee

  21. Ssi Ruroh April 11, 2014 pukul 6:34 am Reply

    cie. Minho udah mulai suka ni ama yuri🙂

  22. oebayoonyul Juni 18, 2014 pukul 1:38 am Reply

    WUAHAHA udah diputusin deh baby jung, sini sini ma aku aja😀
    kkkkk minong udah belain yul, mereka udah mulai akur. paling suka emang persahatn yoonyul . my bias, sessuai ma ID ku kan🙂

  23. sella mvp Juni 28, 2014 pukul 10:19 am Reply

    yaampunn.. beneran dah ini cerita sweet bgd. melihat pertengkaran mereka setiap hari.. ahahahah

  24. lanybears November 28, 2014 pukul 7:57 am Reply

    Lnjut thor. . Smoga critany tmbah seru. .

  25. princess shinee Februari 10, 2015 pukul 11:46 am Reply

    Saya muncul lg d sini🙂
    cerita ny makin seru dan lcu thor..
    Gk sbar bca part” brikutnya ^_^

    • yuuripico26 Februari 18, 2015 pukul 6:08 am Reply

      terimakasih buat jejaknya😀 yuk2 lanjut ><

  26. Desi Februari 18, 2015 pukul 9:25 am Reply

    lucu bgeet mreka >_< hihi😀
    Eonni kok aku klik fanfic list mlh kosong ?

    • yuuripico26 Februari 19, 2015 pukul 7:41 am Reply

      arahkan kursor ke fanfic list, tapi jgn d klik, ntar bakal muncul pilihan fanfic chapter atau oneshoot, baru deh klik salah satu dr itu😀

  27. masruroh April 4, 2015 pukul 2:18 pm Reply

    hay kakak q readers baru,,,,,,,sebenarnya gak juga sich karna q udach beberapa baca cerita kakak cuman baru sekarang bisa comment.
    ihhhhhh jail banget sich minho ke yuri

  28. sehunbaby Agustus 2, 2015 pukul 12:30 pm Reply

    Makin mesra ni.. next chapter ^_^

  29. titania_kyuri Oktober 7, 2015 pukul 10:01 pm Reply

    ini pasangan apa ini kerjanya ributt muluu..

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: