Weird Wedding (Part 3)

Minyul

Author : Yuuripico

Cast : Kwon Yuri, Choi Minho

Other Cast : Krystal, Yesung, Im Yoona n other

Genree : Unknow

Ratting : masih bebas pantas .

READER BAIK PASTI NINGGALIN JEJAK😀

 

*** Weird Wedding PART 3 ***

“Kau kemana saja, ke toilet saja lama sekali.” Ketus Minho saat Yuri tiba ditoko tersebut.

“Mianhae, tadi .. tadi.. tadi aku lupa dimana toiletnya. Iya lupa” Ucap Yuri mencari alasan dan tersenyum gaje.

“Sudah eomma bilangkan, harusnya kau biarkan saja namja nakal ini menemanimu tadi.” Kata eomma Minho.

“Gwenchana eomma.”  Ujar Yuri, yuri diam sejenak memikirkan apa yang dilihatnya tadi. Tapi dia memilih untuk tidak ambil pusing, toh yuri juga tidak tau siapa namja yang bersama yeoja yang dilihatnya itu.

“Sudahlah sekarang lebih baik kita pulang, bukankah semua keperluan eomma sudah eomma beli.” Minho terlihat sudah mulai tak betah menemani eommanya berbelanja.

“Oh benar juga, tapi eomma ingin membeli bahan-bahan makanan dulu. Kajja kita ke supermarket sebelah sana.”Ujar Eomma Minho seraya menarik tangan Minho dan Yuri untuk mengikutinya. Yuri hanya pasrah sedangkan Minho hanya menunjukkan wajah kesalnya.

Yuri dan eomma Minho dengan serius mulai memilih-milih bahan makanan . Sesekali mereka terlihat bersenda gurau bersama. Yuri juga sudah tak canggung lagi berada didekat eomma Minho, dia dengan sangat antusias menanyakan nama jenis-jenis bahan makanan dan bagaimana cara mengolahnya.

“eomma tau? Selama ini yuri tidak pernah mempunyai kesempatan untuk mengenal bahan-bahan ini apalagi memasaknya. Jadi bisakah kapan-kapan eomma mengajarkan bagaimana caranya memasak makanan yang enak?” Tanya Yuri antusias.

“Cih, anae macam apa itu? masak saja tidak bisa.” Cibir Minho, eomma Minho hanya memandang Minho dengan tatapan setajam mungkin. Minho memalingkan wajahnya dan berpura-pura memilih-milih sesuatu untuk menghindari tatapan eommanya.

“namja dingin tidak tau sopan santun.” Batin Yuri kesal.

“Sudahlah Yul, tidak usah memikirkan perkataan namja nakal itu. Pulang dari sini nanti eomma akan mengajarimu cara memasak sekalian kita makan malam bersama dan mengundang orangtuamu juga.” Jelas eomma Minho sambil mengelus pelan kepala Yuri. Yuri terlihat senang sekali.

“Jinjja eomma? Gomawo.” Girang Yuri seraya memeluk singkat eomma Minho. Minho hanya mencibirkan bibirnya kearah Yuri sekilas, Yuri yang melihat itu menjulurkan lidahnya seperti mengejek Minho, Minho terlihat kesal sekali dan ingin mengangkat tangannya seolah-olah ingin memukul yuri dari jauh namun dengan cepat dia menurunkan tangannya dan berbalik memalingkan wajahnya lagi saat eommanya berbalik kearahnya.

“Tunggu saja saat sudah sampai diapartemen yeoja aneh.” Pekik Minho dalam hati.

Yuri dan eomma minho kembali larut dalam kegiatannya memilih-milih bahan makanan. Minho hanya dapat pasrah menunggu Yuri dan eommanya itu selesai berbelanja. Tak lama ponsel Minho berdering, dengan cepat Minho mengambil ponsel itu dari saku celananya. Dilihatnya sebentar nama seseorang yang meneleponnya. Minho melirik sebentar kearah eommanya, nampak eomma minho dan Yuri masih sibuk dengan kegiatannya membuat Minho bernafas lega kemudian berjalan  menjauh dari tempat itu untuk menjawab telpon.

“Yoboseyo chagi-ya.” Kata Minho menjawab telpon

“Oppa Aku ingin kau menemaniku makan oppa.”  Ujar Krystal dari seberang sana dengan nada yang hmm biasalah.

“Mianhae chagi-ya, hari ini aku ada urusan penting dan tidak bisa menemanimu.” Jawab Minho dan merasa tak enak dengan krystal.

“Pasti oppa sedang berbohong padaku kan? Aku tau oppa sedang bersenang-senang bersama anae oppa dirumah kan?”  Ucap Krystal diseberang sana penuh selidik.

“Chagi-ya, jangan bicara sembarangan. Aku sedang menemani eomma berbelanja.” Minho mencoba meyakinkan krystal.

“Apa anae oppa ikut?” Minho bingung untuk menjawab pertanyaan yang ini, karna pasti krystal akan mengira yang tidak-tidak jika dia bilang yuri pergi bersama dia dan eommanya.

“Oppa  jawab aku.”  Desak krystal. Minho menarik nafas panjang.

“Eomma memaksa Yuri untuk ikut.”  Ucap Minho akhirnya.

“Tuh kan?? Aku benci oppa. Pokoknya oppa harus datang kemari dan menemaniku makan, jika tidak aku akan marah besar pada oppa.” Ancam krystal pada Minho.

“tapi chagi-ya…. Ya!! Kenapa dimatikan” Pekik Minho saat krystal mematikan sambungan telpon secara tiba-tiba.

“kenapa dia bersikap seperti itu, harusnya disaat seperti ini dia mendukungku.” Ujar Minho sambil menyimpan kasar ponselnya dan berjalan kembali ke tempat Yuri dan eommanya.

***

Eomma Minho terlihat serius menyiapkan berbagai jenis makanan untuk acara makan malam, disampingnya terlihat yuri yang juga serius memperhatikan cara eomma Minho memasak dan sesekali terlihat membantu eomma Minho. Sebenarnya eomma minho bisa saja memerintah beberapa pelayan untuk menyiapkan ini, namun sepertinya eomma Minho lebih suka memasak sendiri.

Minho duduk diruang keluarga Choi sambil sesekali mencoba menghubungi krystal.  Sudah berkali-kali dia mencoba menghubungi krystal namun tak juga dijawab oleh yeoja itu. Minho menyandarkan tubuhnya yang lelah disofa lembut diruangan tersebut. Tiba-tiba segelas kopi hangat terlihat didepan wajah Minho, Minho menengadahkan kepalanya untuk melihat seseorang yang memberikan kopi itu.

“Apa ini?” Tanya Minho dingin.

“tentu saja ini gelas berisi kopi, masa begitu saja tidak tau. Cepat ambil dan habiskan.” Titah Yuri. Minho menatap kesal pada yuri.

“Cepat ambil.” Ulang Yuri.

“aku tidak butuh. Sana bawa kembali kedapur.” Ujar Minho cuek .

“Baiklah aku akan membawanya  kembali pada eomma dan akan kusampaikan jika kau tidak butuh ini.” Ucap yuri santai dan mulai berjalan.

“Baiklah-baiklah akan kuhabiskan, kau senang sekali melihatku dimarahi oleh eomma.” Sinis Minho lalu mengambil kasar gelas yang berisi kopi itu dari tangan Yuri dan menghabiskannya seketika itu juga, yuri hanya menganga melihat kelakuan Minho.  “Kopi buatan eomma memang enak.” Ujar Minho sedikit menyunggingkan senyumnya.

“kau tidak perlu memuji kopi buatanku.” Ucap Yuri dengan nada datar.

“Mwo? Siapa yang memujimu?” Tanya Minho heran.

“Tentu saja kau, bukankah kamu baru saja mengatakan kopi itu enak. Itu kopi aku yang membuatnya.”

“Azz, bukankah tadi kau bilang ini kopi buatan eommaku?”

“Aku tidak bilang seperti itu.”

“Tapi tadi kau bilang ingin mengembalikan kopi itu pada eommaku.”

“Tentu saja aku akan mengembalikannya, tapi bukan kopinya melainkan gelasnya.” Minho hanya menggigit bibir bawahnya menahan emosi.

“Jika aku tau itu buatanmu aku tidak akan rela meminumnya.”

“Siapa juga yang mau membuatkannya untukmu, jika tidak diminta eomma aku juga tidak akan mau.” Ucap Yuri santai dan merebut gelas yang dipegang Minho kemudian dia kembali kedapur. Minho sangat geram dan menggenggam kuat tangannya.

“Benar-benar menguji kesabaranku.” Batin Minho.

***

“Eomma Appa bogoshipo.” Ujar Yuri seraya memeluk Appa dan Eommanya bergantian ketika Appa dan eommanya sampai dirumah keluarga Choi.

“Nado bogoshipo yuri-ya.” Kata Appa Yuri

“Baru saja kemarin kita bertemu kau sudah rindu pada eomma.” Ucap Eomma Yuri.

“Setiap hari aku akan merindukan eomma.” Ujar Yuri sambil mencium pipi eommanya.

“hanya eomma kah?” Appa Yuri berkata dengan nada yang sedikit dibuat sedih

“tentu saja appa juga.” Jawab Yuri dan mencium pipi appanya juga.

Eomma dan Appa Minho hanya tertawa melihat Yuri dan orangtuanya, sedangkan Minho seperti biasa hanya menunjukan wajah kesal sekesal-kesalnya.

“Dasar  yeoja manja.” Gumam Minho.

Mereka semua berjalan bersama menuju ruang makan keluarga Choi, Yuri duduk disamping Minho itupun terjadi setelah Minho berkali-kali dipaksa oleh eommanya.

“Kau sanakan kursimu sedikit babo.” Bisik Minho pada yuri sambil menyikut lengan Yuri.

“kau saja yang kesanakan kursimu.”jawab Yuri dingin.

“yeoja aneh, sanakan sedikit jangan dekat-dekat padaku.”

“Shireo,  kau saja.”

“Ehem.” Eomma Minho yang melihat Yuri dan Minho sedang  asik berbisik berpura-pura batuk dan menatap tajam kearah Minho, Minho hanya tersenyum paksa kearah eommanya.

“Sanakan kursimu yeoja aneh.” Bisik Minho pada Yuri tapi pandangannya tetap melihat kearah eommanya sambil tersenyum kaku. Yuri tak menggubris kata-kata Minho, membuat Minho semakin kesal padanya.

“baiklah, malam ini tujuan kami mengundang keluarga Kwon. Selain karna kami ingin mempererat silahturahmi (?) kita semua juga ingin melepas kepergian Tuan dan Nyonya Kwon ke Amerika untuk perusahaan barunya. Semoga sukses Mr. Kwon.” Kata Mr. Choi dengan nada ramah namun tegas.

“Gomawo Mr. Choi. Semoga perusahaan keluarga choi juga semakin maju lagi.” Jawab Mr. Kwon.

“Baiklah silahkan dicoba, kalian tau yang memasak ini adalah Yuri.” Ujar Mrs. Choi mempersilahkan.

“Tidak, semua ini eomma yang menyediakan. Yuri hanya membantunya sedikit.” Kata Yuri sambil tersenyum ramah.

“Haha, setidaknya juga ada campur tanganmu Yuri-ya.” Ucap Mr. Choi. Semuanya tertawa, kecuali Minho yang sedang terlihat kesal. Yuri menyikut pelan lengan Minho, Minho berbalik menatap yuri.

“tertawalah.” Bisik Yuri.

“mwo? Untuk apa? Tertawa untuk memuji masakanmu? Shireo. Ini masakan eommaku.” Ketus Minho

“semuanya tertawa, masa kau tidak tertawa aneh sekali.” Cibir Yuri kearah Minho.

“Lalu? Kau ingin aku tertawa. Baiklah aku akan tertawa. HAHAHAHAHA.” Minho tertawa sekencang-kencangnya, membuat semua mata orang yang berada disitu menatap heran kearahnya tak terkecuali Yuri.

“Kau menertawakan apa Minho-ya?” Tanya Mr. Choi heran. Minho menghentikan tawanya dan melihat sekelilingnya.

“Bukankah tadi kalian sedang tertawa?” Minho memasang tampang bingung.

“Tapi sudah dari tadi kami berhenti tertawa, reaksimu lamban sekali.” Sahut Mrs. Choi sontak membuat mereka semua tertawa. Minho menatap kesal kearah Yuri.

“dasar namja dingin babo. Haha.” Sindir Yuri sambil menahan tawanya,

“Tunggu saja pembalasanku yeoja aneh.”

“Yuri-ya, kau harus mengambilkan makan untuk nampyeonmu.” Titah Mr. Kwon.

“Ne Eomma.” Jawab Yuri dan langsung mengambil piring, kemudian mengambilkan berbagai jenis makanan untuk Minho.

“Ini makanlah.” Ucap Yuri sambil tersenyum kearah Minho.

“Gomawo yeo… chagi-ya.” Jawab Minho sambil melihat wajah  garang eommanya yang sedang menatapnya dan dengan cepat dialihkannya padangannya kearah Yuri. Yuri menatap tajam kearah minho seraya memberikan piring yang sudah penuh makanan itu kepada Minho, Minho mengambilnya dan mulai memakan makanan itu.

Mr. Kwon dan Mr. Choi asik membicarakan bisnis mereka disela-sela acara makan bersama itu, Mrs. Kwon dan Mrs Choi sibuk membicarakan urusan ibu-ibu pada umumnya. Sedangkan Yuri dan minho sibuk dengan acara makannya masing-masing, sesekali terlihat saat yuri ingin memasukan makanan kemulutnya dengan sengaja minho menyikut lengan yuri sehingga makanan yang sudah hampir masuk kemulut yuri kembali jatuh kepiring. Awalnya yuri hanya diam, namun semakin didiamkan Minho makin sering melakukannya. Akhirnya kesabaran Yuri pun habis, Dicubitnya keras lengan Minho membuat Minho meringis kesakitan.

“Aw Appo!” Semua berbalik kearah Minho. Yuri melanjutkan makannya seolah-olah tidak terjadi apa-apa begitupun Minho.

“Sudahlah Minho memang seperti itu. dia suka berbicara sendiri.” Ucap Mrs. Choi memberi alasan, semuanya pun kembali pada kegiatan sebelumnya.

“yeoja aneh, kenapa kau mencubitku.” Bisik Minho.

“Harusnya kau tanyakan saja sendiri pada dirimu.” Jawab yuri santai.

“ya!! Kau ini.” Minho menatap kesal sekali kearah Yuri. Yuri tak menggubrisnya malah asik menghabiskan makannya.

Jam pun sudah menunjukan pukul 9 malam.

“Gomawo atas undangan makan malamnya Mr & Mrs. Choi semoga hubungan kita semua terutama hubungan anak kita bisa terjalin selamanya.” Ucap Mr. Kwon yang diikuti oleh anggukan setuju oleh Mrs. Kwon.

“Cheonma Mr & Mrs Kwon, kami semua juga berharap seperti itu. iya kan minho-ya?” Ujar Mr. Choi sambil menatap pada Minho. Minho yang sudah terlihat malas itupun dengan terpaksa tersenyum.

“Ne Appa.” Jawab Minho.

“Baiklah kami pulang dulu. Annyeong.” Ujar Mr. Kwon perpamitan.

“Yul, eomma dan appa pulang dulu. Kau jaga diri baik-baik.” Ucap eomma yuri seraya memeluk singkat putrinya itu.

“Ne eomma.”

Setelah Mr & Mrs Kwon pergi, Minho dan Yuri juga pamit karna sudah merasa sangat lelah sekali.

“Eomma Appa, kami juga pamit. Yuri keliatannya sudah sangat lelah.” Ujar Minho sambil mengedipkan matanya ke Yuri, Yuri hanya memasang tampang dingin kearah Minho.

“Oh kau benar Minho-ya, Yuri sepertinya terlihat sangat lelah sekali.” Sahut Appa Minho.

“Mianhae Yuri-ya, karna menemani eomma kau sampai kelelahan seperti ini.” Ujar Mrs. Choi merasa tak enak pada Yuri.

“Gwenchana eomma, yuri senang sekali bisa menemani eomma hari ini sekaligus belajar masak.” Ucap Yuri ramah pada Eomma Minho. Eomma Minho pun membalas senyuman Yuri tak kalah ramahnya.

“kami pulang dulu appa eomma.” Ujar Minho seraya memeluk appa dan eommanya bergantian.

“Kau harus menjaga anaemu dengan baik minho-ya.” Nasehat Appa Minho. Minho hanya mengangguk terpaksa. Yuri menunduk sekilas kearah Mr & Mrs choi bergantian. Kemudian Minho dan Yuri berlalu meninggalkan Rumah keluarga Choi.

***

@Mobil Minho oppa :* wkaka

“yeoja aneh. kau jangan terlalu baik pada eommaku.” Ujar Minho memulai pembicaraan.

“wae?” Tanya yuri singkat.

“Karna jika kau bersikap baik makin menyusahkan usahaku untuk menceraikanmu.”

“Jika kita mau bercerai langsung saja bilang pada eommamu.” Kata Yuri santai.

“ya! Kau benar-benar ingin digantung oleh eommaku?”

“Aku tidak akan digantung jika kau bilang ingin menceraikanku dan ingin menikah dengan yeoja babomu itu.”

“memang kau tidak digantung, tapi aku yang digantung. Dasar yeoja aneh.” Pekik Minho, yuri hanya diam dan menatap keluar jendela.Minho nampak sedang memikirkan sesuatu. Sampai akhirnya dia menginjak rem  secara tiba-tiba membuat Yuri yang dari tadi diam terdorong kedepan dengan kuat, untung saja saat itu dia memakai safety belt. Jika tidak habislah sudah.

“Ya!! Kau bisa menyetir tidak.!” Bentak Yuri emosi.

“Krystal!! Ya krystal aku lupa jika dia memintaku untuk menemaninya makan tadi, omona!! dia pasti marah besar padaku.” Pekik Minho histeris.

“Babo!! Kau hampir saja menghilangkan nyawaku hanya karna janjimu dengan yeoja babo itu. Aku belum bisa pergi dari dunia ini jika aku belum menikah dengan namja tampan dan baik hati.” Celoteh yuri.

“mwo? Kau itu sudah menikah dengan namja tampan dan baik sepertiku jadi kau sudah bisa pergi sekarang, agar aku tidak repot-repot mencari alasan untuk menceraikanmu!”  Yuri hanya mencibirkan bibirnya kesal.

“pernikahan apa ini? Kau memang tampan tapi otakmu terlalu sempit.” Kesal Yuri.

“Mwo? Kau bilang otakku sempit?” Sengit Minho

“Ya, aku bilang otakmu sempit.” Ujar Yuri tak mau kalah

“Apa alasannya kau bilang seperti itu?” Yuri ingin bilang jika tadi siang dia melihat krystal sedang jalan bersama namja namun diurungkannya karna dia tidak mau mencampuri urusan Minho dan yeoja itu.

“Sudahlah, cepat antarkan aku pulang.” Kata Yuri mengalihkan pembicaraan.

“Kau pindah kebelakang.” Ucap Minho tiba-tiba, Yuri menatap bingung kearah Minho

“ke belakang?” Minho mengangguk.

“Ne kebelakang, kau sembunyi disana dan jangan sampai terlihat orang.”

“Shireo!!”

“cepatlah yeoja aneh, aku ingin kerumah krystal. Aku ingin minta maaf padanya dan jika dia melihatku bersamamu dia pasti akan marah padaku.” Ucap Minho memberi pengertian pada Yuri.

“kau takut sekali pada yeojahingumu, belum tentu dia baik untukmu.” Cibir Yuri dan mulai memindahkan diri kebelakang.

“Jika sudah sampai kau harus menunduk dan jangan keluar.”

“ne, aku tidak se babo yeojachingumu jadi tidak usah memberitahuku berkali-kali.”

Minho mulai menjalankan mobilnya kearah Rumah krystal. Hanya memakan waktu 10 menit untuk sampai kerumah krystal. Yuri sudah menunduk bersembunyi sebaik mungkin. Minho turun dari mobil dan berjalan kearah Rumah krystal. Namun saat ingin menekan tombol bel dipintu itu disaat itu juga pintu rumah krystal terbuka. Krystal terlihat kaget sekali melihat Minho begitupun juga Minho yang kaget melihat seorang namja disebelah krystal.

“Nugu?” Tanya Minho memasang wajah dingin kearah namja itu.

“Chagi-ya, kau kenapa kemari tidak bilang padaku?” Tanya krystal gugup.

“ Nugu!!” Bentak Minho yang membuat krystal dan juga namja itu terkejut.  Namja itu ingin memukul Minho karna sudah membentaknya juga krystal. Namun dengan cepat ditahan oleh krystal. Krystal menatap namja itu dan mengarahkan kepalanya bermaksud untuk menyuruh namja itu pergi.

“Chagi-ya sudahlah, dia itu sepupuku kau jangan berpikir yang bukan-bukan.” Ujar krystal memberi penjelasan pada Minho.

“sepupu? Kenapa aku tidak mengetahuinya?” Tanya Minho heran.

“Tentu saja, dia itu baru pulang dari Australia.” Minho hanya mengangguk mendengar penjelasan krystal.

“Oppa , ada apa kau kesini? tadi kau bilang sedang sibuk. biar aku tebak, oppa pasti ingin menebus kesalahan oppa yang tidak menemaniku makan tadi siang kan? ayo kita pergi makan oppa.” Ajak krystal sambil menggandeng mesra tangan Minho.

“Bukankah kau sudah makan bersama namja tadi. Aku lelah dan ingin pulang.” Ujar Minho dingin sambil berusaha melepaskan tangan krystal. Krystal menatap bingung pada Minho.

“ke.. kenapa? Apa kau marah chagi-ya?” Tanya Krystal pada Minho dengan gugup, dia takut jika Minho marah padanya.

“Anni, hanya saja aku sedang tidak enak hati. Aku pulang dulu, annyeong.” Minho berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan krystal.

“Mwo? Chagi-ya, tunggu.” Krystal menahan tangan Minho saat Minho sudah ingin masuk kedalam mobil. Yuri yang merasa krystal mendekat memperbaiki posisi  bersembunyinya dibawah kursi mobil belakang.

“Oppa temani aku makan. Bukankah oppa kesini ingin menemaniku makan.” Ujar Krystal manja, jika sudah begini minho hanya bisa meredam emosinya.

“naiklah, aku akan menemanimu makan.” Kata Minho sedikit tersenyum paksa kearah krystal. Krystal dengan senang segera naik kedalam mobil Minho. Yuri hanya dapat menutup mulutnya agar tak mengeluarkan suara sedikitpun.

Minho hanya diam saja sepanjang perjalanan, krystal bingung ingin berbicara apa pada Minho. Dia tau sekali bagaimana suasana hati Minho sekarang.

“chagi-ya, jangan mendiamkanku.” Bujuk krystal.

“Aku tidak mendiamkanmu.” Jawab Minho datar.

“Tapi kau tidak membicarakan satu katapun sedari tadi.”

“Aku sedang malas berbicara.” Ujar Minho singkat.

“Malas berbicara, tumben sekali. Tadi saja saat bersamaku selalu berbicara hal-hal yang tidak penting.” Gumam Yuri.

“Chagi-ya, mianhae.” Ujar Krystal sambil memeluk mesra lengan Minho. Minho berusaha menjauhkan tangan krystal darinya.

“aku sedang menyetir  chagi.” Krystal hanya menggembungkan pipinya kesal.

“Haha, rasakan yeoja babo.” Batin Yuri senang.

Minho memarkir mobilnya didepan sebuah restaurant yang menjadi tempat favoritenya bersama krystal. Tidak seperti biasanya, Minho masuk lebih dulu ke restaurant itu tanpa membukakan pintu untuk krystal. Entahlah hatinya benar-benar sedang  tidak enak sejak melihat namja asing yang diakui sebagai sepupu krystal itu.

“Oppa jika kau tidak ikhlas (?) menemaniku makan lebih baik kita pulang.” Rajuk krystal pada Minho.

“Mianhae chagi-ya, aku sedang tidak enak hati. Kajja kita masuk.” Ajak Minho sambil menggandeng tangan krystal masuk.

SKIPP ah.. yuk skip males .. hahha

***

Minho sudah sampai digedung apartemennya dan memarkir mobil. Minho turun dan langsung berjalan menuju apartemennya.

Ckleekk

Pintupun terbuka setelah Minho memasukan beberapa digit angka. Minho masuk dan langsung menuju dapur untuk mengambil minum. Minho terdiam sejenak.

“sepertinya ada yang aku lupakan.” Pikir Minho.

“Mwo? Yeoja aneh!” Minho berlari mengambil kunci mobil dan segera keluar tanpa menutup pintu apartemennya menuju parkiran. Dibukanya pintu mobil bagian belakang dan dilihatnya seorang yeoja tertidur pulas dibawah kursi mobil

“Omona! Benar-benar yeoja aneh, masa bisa tertidur ditempat seperti ini?” Umpat Minho. Minho ingin membangunkan Yuri , namun wajah kelelahan yuri membuat minho mengurungkan niatnya. Minho masuk kedalam mobil, dengan sangat hati-hati Minho mengangkat tubuh yuri dan berusaha membawanya keluar dari mobil.

“berat sekali.” Keluh Minho, dengan sangat sabar minho keluar dari mobil dan menutup pintu mobil dengan kakinya.

Minho masuk kedalam apartemen dan lagi-lagi dengan menggunakan kakinya dia menutup pintu. Saat sampai didepan kamar Yuri, Minho menghentikan langkahnya, ditatapnya wajah Yuri yang sedang tertidur pulas.

“Jika tertidur, tidak ada tau jika kau aneh dan cerewet.” Ucap Minho dengan nada meledek, Minho membuka pintu kamar Yuri dengan susah payah dan berjalan masuk kedalam. Saat ingin meletakkan (?) Yuri ketempat tidur tanpa sengaja kepala Yuri membentur meja kecil yang ada didekat situ dengan keras. Kontan saja hal itu membuka Yuri segera bangun dan terkejut ketika tau dirinya sedang digendong oleh Minho, terlebih posisi wajah nya dan minho sangat dekat.

“Ya!! nappeun namja!! apa yang kau lakukan?” pekik Yuri dan mencoba memberontak.

“mwo? yeoja aneh jangan seperti itu. Kita bisa terjatuh, diam dulu!” Minho kebingungan dan mencoba menahan keseimbangan tubuhnya, namun Yuri tetap saja memberontak membuat Minho yang sudah tak kuat lagi mengangkat tubuh Yuri mulai tak bisa menjaga keseimbangannya. Tubuh Minho pun oleng dan mereka terjatuh tepat diatas tempat tidur Yuri, yuri jatuh lebih dulu sedangkan Minho jatuh tepat diatas tubuh Yuri. Minho menatap lekat mata Yuri, karna wajah mereka sangat dekat sekarang, sedangkan Yuri hanya menahan nafasnya gugup. Lama mereka saling menatap sampai akhirnya minho seperti ingin mendekatkan wajahnya ke Yuri. Minho terus mendekatkan wajahnya perlahan ke wajah yuri atau lebih tepatnya kearah bibir Yuri, ntah ada dorongan apa ia ingin mencium Yuri.

Saat bibir Minho sudah semakin dekat dengan bibir Yuri, dengan sangat keras Yuri memukul kepala Minho dengan buku majalah yang Yuri ambil dari atas meja.

BUKK!!!

“Appo!!” Ringis Minho dan segera bangkit sambil mengelus kepalanya.

“Dasar Namja tidak tau sopan santun, berani-beraninya ingin menciumku, sana pergi!!” Omel Yuri pada Minho.

“Mwo? kau tidak tau terimakasih sekali, siapa juga yang ingin menciummu hah? tidak mungkin aku mencium yeoja aneh sepertimu!” Sengit Minho pada Yuri.

“Kau tidak usah berbohong, jelas-jelas tadi kau ingin menciumku. sana pergi atau aku akan memukulmu lagi.!” ancam Yuri sambil memasang ancang-ancang ingin kembali memukul Minho.

“yayayaa aku keluar, dasar yeoja tidak tau terimakasih. Masih untung aku tidak membiarkanmu tidur dimobil sendirian.” Sinis Minho dan kemudian berjalan keluar.

“Cepat keluar, sekali lagi kau berbuat seperti itu. jangan salahkan aku akan mengadukanmu pada eomma!!” Teriak Yuri sambil menutup keras Pintu kamarnya. Minho hanya dapat menutup telinganya.

“Adukan saja sana pada eommaku. Kau pikir aku takut.” Teriak minho membalas perkataan Yuri tadi.

“Tidak mungkin ada orangtua yang marah hanya karna seorang nampyeon ingin mencium anaenya, dasar yeoja aneh!” Gerutu Minho kesal.

“Omo! kenapa aku bilang dia anaeku? ahh minho kau benar-benar stres hari ini. tadi kau ingin mencium yuri? dan sekarang kau bilang dia anaemu. azz kau benar-benar gila.” Ucap Minho frustasi sambil mengacak-acak rambutnya sendiri dan berlari menuju kamarnya.

***************** TBC********************

Akhirnya selesai jga part 3 ini.. fiuhhh… 

Tagged: , , , ,

45 thoughts on “Weird Wedding (Part 3)

  1. Kekeropi Oktober 30, 2012 pukul 2:15 pm Reply

    yyyaaaaa……
    Lanjut2, udah mulai seru nih!
    Banyakin donk Minyul momment,

  2. niaicloud3424 November 1, 2012 pukul 10:39 am Reply

    Daebak…keren banget…update soon donk..hehehe

  3. kwonwonhi Desember 14, 2012 pukul 2:01 am Reply

    meninggalkan jejak😀
    kerenn (y)

  4. iera_23 Desember 27, 2012 pukul 2:38 pm Reply

    Sebel dehh si krystal manja bggtt..
    Lanjut part brikut’y.. Hehehe

  5. mylucKEY Januari 18, 2013 pukul 3:34 am Reply

    hadeh minho~ itu artinya kamu udah mulai suka sama yuri heu-_-

  6. im pizza Februari 23, 2013 pukul 4:17 am Reply

    kakakaka aq suka mliat mreka brantem trus..hbis kocak bnget

  7. Hwang Na Ri Februari 24, 2013 pukul 6:18 am Reply

    omo…. Minho udah mau popo aja,lucu thor critanya,q suka

  8. Febe Kartika Suswanto April 12, 2013 pukul 6:22 am Reply

    lanjut ke part berikut’a
    haha

  9. eni enooy Mei 1, 2013 pukul 12:12 am Reply

    saya meninggalkan jejak😀
    keren chingu, lanjut lanjut😀

  10. Daphne Mei 12, 2013 pukul 12:53 pm Reply

    Hahahaa.. Intinya ini, dasar namja dan yeoja sama2 aneh, Un xD Seru kali ya kalo liat visualisasinya, berantem2 menggemaskan gitu^^ Kasian Yuri nya yang selalu tertindas dengan keberadaan Krystal.. Lanjut ah bacanya..

    • yuuripico26 Mei 14, 2013 pukul 7:46 am Reply

      hahaha.. tp ga da visualisasinya😛 yuk lanjut

  11. FCyntia Mei 26, 2013 pukul 4:16 am Reply

    Haha minho sudah ada feeling, ayooo cepet ketauan dong krystal selingkuhnya. Next part thor^^

  12. ciciparamidha. Mei 29, 2013 pukul 3:55 am Reply

    aaagghhh… Dikit lg padahal,,yuri siihh pakai acara mukul kepala minho segala…

  13. Imasari Juni 7, 2013 pukul 4:04 am Reply

    Lucu dech, benci jadi cinta..

  14. nabila Juli 12, 2013 pukul 5:23 pm Reply

    yup.. di skip aja kloa ada cerita ttg minho ama krystal,,, jijik deh klo ngeliat krystal,, jd ilfeel

  15. ifa Agustus 5, 2013 pukul 3:15 am Reply

    krystal ,,zzzzzzz :@
    ceritanyasemakinkeren (y)

  16. BestfriendExoSone September 13, 2013 pukul 4:30 pm Reply

    ya amun, minho oppa tega bangetzz,,, kasihan yuleon sampai tidur di bawah kursi mobil

  17. riadarmawan September 16, 2013 pukul 10:08 pm Reply

    berantemnya lucu, sampe bikin aku ketawa gaje.😀
    kristalnya manja banget ya,

  18. nayy September 30, 2013 pukul 4:29 am Reply

    Hahahaha pasangan aneh,,, dikit2 brantem

  19. phElpeu Oktober 24, 2013 pukul 3:24 am Reply

    kasihan si yuri… ahh kristal jgn gitu napa ma yuri… cieee minho ud ada bibit2 cinta *apa ini(?)*

  20. Park Ahra Desember 24, 2013 pukul 11:15 pm Reply

    Minyul lucu, keren thor makin suka sama mereka hehe lanjut baca thor

  21. puy Desember 26, 2013 pukul 6:20 am Reply

    wakakakakkk mulai ni stresssssssssssssssssss ^^

  22. widiya Maret 11, 2014 pukul 12:48 pm Reply

    itu krystal masih aja boong >.<
    trus si minho percaya aja lgi klo tuh cwo sepupu krystal -__-

    • yuuripico26 Maret 13, 2014 pukul 5:01 am Reply

      >.< namanya jga pacarnya hehe :p

  23. yurimyblog Maret 13, 2014 pukul 12:16 pm Reply

    Ahahaaay, kece keceee. Aku lanjuuuut

  24. Rawikarani Maret 30, 2014 pukul 8:51 pm Reply

    Ihhh, jd gregetan ama Kristal, Yuri eonni Fighting

  25. Ssi Ruroh April 11, 2014 pukul 6:16 am Reply

    gak suka sama sifatnya krystal disini.
    lanjut baca aja dah🙂

  26. oebayoonyul Juni 18, 2014 pukul 1:31 am Reply

    baby jung… lu ke gap😀 tgl sekali lg bakal diputusin nih #evil
    minong mulai terpesona deh hihiewww

  27. sella mvp Juni 28, 2014 pukul 9:37 am Reply

    pertengkaran mereka yg membuat mereka terlihat romantis…
    kyakkkkk…

  28. Gita September 21, 2014 pukul 12:15 pm Reply

    Author JJang!!
    Hehehe,
    lanjut!

  29. lanybears November 28, 2014 pukul 7:28 am Reply

    Cie minho udah mulai suka tuh? Lnjut thor. . ^^

  30. masruroh April 5, 2015 pukul 2:49 am Reply

    tuhkan di pukul lagi……

  31. sehunbaby Agustus 2, 2015 pukul 12:10 pm Reply

    Daebak udh mulai seru nihh… next^_^

  32. Dila Februari 9, 2016 pukul 4:39 am Reply

    Seru eonn lanjut baca lg yaa

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: