Weird Wedding (PART 2)

Minyul

Author : Yuuripico

Cast : Kwon Yuri, Choi Minho

Other Cast : Krystal, Im Yoona, Yesung n other

Genree : Unknow

Ratting : bebas pantas

READER YANG BAIK PASTI NINGGALIN JEJAK ^^ 

 ***

 “kau mengenalnya chagi-ya?” Tanya yeoja itu.

“Kau mengenalnya Yul?” Tanya yesung,

“Dia nampyeonku oppa.” Bisik yuri pada yesung.

“Chagi-ya, dia adalah orang yang sekarang menjadi anaeku.” Bisik Namja yang ternyata adalah Minho itu kepada yeojachingunya, Krystal.

“Jadi yeoja babo ini anaemu oppa?” Minho mengangguk. Krystal menatap sinis pada Yuri seperti ingin memaki Yuri namun di urungkannya karna banyak orang yang akan melihatnya dan bisa membuat perangainya buruk didepan Minho.

“Babo teriak babo, hanya baju hadiah saja bangga.” Sinis Yuri, yesung ingin tertawa mendengar ocehan Yuri namun ditahannya.

“Ya!! Yeoja aneh, kenapa kau berkata seperti itu.” Bisik Minho pada Yuri, Yuri tak menggubris perkataan Minho. Krystal terlihat kesal dan menatap tajam Yuri, kemudian pergi meninggalkan tempat itu. Minho mengejar krystal yang berlari keluar. Sedangkan yesung dengan sigap memegang tangan Yuri dan membawanya keluar dari restaurant itu.

“Mianhae oppa karna kejadian tadi oppa tidak jadi makan.” Sesal yuri saat mereka sudah berada didalam mobil Yesung.

“Gwenchana Yul.”Jawab yesung lembut. “Jadi namja tadi nampyeonmu?”

“Ne oppa dan yeoja gila tadi pasti yeojachingunya.” Ujar Yuri sambil memperlihatkan ekpsresi kesalnya.

“Jadi kau cemburu dengan  yeoja tadi?” Tanya yesung menggoda.

“Anniyo oppa, bagaimana mungkin aku cemburu padanya.”

“Lalu kenapa kau kesal seperti itu?”

“Jangan menggodaku oppa, aku kesal karna yeoja itu mengataiku babo. Jelas-jelas yang babo adalah dia.” Ujar Yuri kesal. Yesung hanya terkekeh mendengarnya dan terus fokus menyetir. Suasana menjadi hening.

“Kau ingin aku antar kemana Yul?” Tanya yesung memecah keheningan.

“tentu saja kerumahku oppa.”

“Kau tidak tinggal dengan nampyeonmu?”

“aku tinggal bersamanya oppa, hanya saja aku ingin mengambil mobil dirumah agar tidak bingung lagi saat ingin pergi kuliah.”

“Aku bisa mengantar dan menjemputmu jika kau mau.” Tawar Yesung.

“Gomawo Oppa, hanya saja aku tidak ingin selalu merepotkan oppa.” Tolak Yuri halus.

“Baiklah.”

***

“chagi tunggu, kau mau kemana?” Ujar Minho sambil menahan tangan krystal agar berhenti berjalan. L

“Aku benci pada anaemu chagi-ya, padahal aku ingin tampil cantik didepanmu dengan pakaian ini. Tapi dia malah merusaknya. Bahkan dia bilang didepan semua orang kalau baju ini hanya baju hadiah. Aku malu oppa” Keluh Krystal.

“Sudahlah, nanti kita beli baju baru ne dan tidak usah memikirkan perkataan yeoja itu. Sekarang senyum, kau jelek sekali jika cemberut seperti itu #bener yg ini mah hahaha no bash :*.” Bujuk Minho, dengan malas Krystal tersenyum .

“Tapi Oppa harus menepati janji Oppa untuk membelikanku baju baru.”

“tentu saja aku janji chagi-ya”

Krystal terlihat senang dan segera memeluk Minho, Minho hanya dapat membalas pelukan yeojachingunya itu.

Ahhhhhhhhhhhhh SKIP aja deh ya.. males ngetiknya. Wkwk

***

Yesung memberhentikan mobilnya tepat didepan rumah Yuri.

“Gomawo Oppa, sudah mau mengantarku pulang.” Kata Yuri.

“Cheonma, kalau dihitung-hitung sudah berapa kali kau berterima kasih padaku hari ini?” Goda yesung.

“Oppa~ jangan menggodaku, aku harus banyak berterimakasih padamu oppa.” Ucap Yuri dengan nada sedikit malu.

“Kau tidak perlu berterima kasih pada Oppa.”

“haha baiklah Oppa, apa oppa ingin mampir?” tawar Yuri pada Yesung.

“Tidak Yul, ada urusan yang harus Oppa selesaikan.”

“baiklah oppa, aku turun dulu. Gomawo oppa.” Ucap Yuri sembari turun dari mobil. Yesung melambaikan tangannya pada Yuri begitupun Yuri, tak lama mobil Yesung mulai berjalan meninggalkan tempat itu.

Yuri berjalan memasuki kawasan rumah mewah itu, seperti biasa yuri tau dimana tempat dia bisa menemui eommanya jika sudah sore seperti ini. Yuri terus menyusuri bagian-bagian rumah itu sampai pada akhirnya dia tiba di belakang rumahnya. Terdapat kolam renang besar disana dan benar saja eomma yuri terlihat sedang duduk santai dikursi panjang yang terdapat disamping kolam tersebut.

“Sudah kuduga, pasti eomma sedang ada disini.” Ucap Yuri sembari berjalan menghampiri eommanya. Eomma Yuri yang menyadari kehadiran anaknya pun bangkit dari duduknya dan memeluk singkat putrinya itu.

“Anak eomma, sedang apa kemari?” Tanya eomma yuri sambil kembali duduk dikursinya.

“Inikan juga rumah yuri eomma, apa salah jika yuri kemari.” Jawab Yuri dan ikut duduk disamping eommanya.

“tapi ini kan sudah sore sayang, tidak enak pada nampyeonmu.” Nasehat eomma Yuri.

“Tidak apa-apa eomma, dia sedang sibuk dikantornya. Yuri juga kemari hanya ingin mengambil mobil. Apa boleh yuri membawanya?”

“tentu saja boleh.” Kata eomma yuri sambil merapikan rambut putrinya itu.

“Apakah harimu menyenangkan?” Tanya eomma yuri.

“Hari ini hari yang menyenangkan eomma tapi  juga hari yang menyebalkan.” Jawab Yuri singkat.

“Mwo? Biar eomma tebak. Menyenangkan karna tinggal bersama namja tampan dan menyebalkan karna nampyeonmu sedang sibuk dikantor.”

“mwo? Kenapa  eomma bisa menebak seperti itu. Yuri senang karna bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan menyebalkan karna bertemu orang gila saat ingin makan tadi.” Jelas yuri dengan ekspresi wajah yang awalnya senyum kemudian menjadi sinis. Eommanya hanya tertawa kecil mendengar cerita putrinya itu.

“Yul minggu depan eomma dan Appa akan ke Amerika apa tidak apa-apa kau disini hanya bersama nampyeonmu?”

“Eomma jangan khawatir Yuri sudah besar eomma, yuri bisa menjaga diri yuri sendiri. Eomma sendirikan yang bilang jika Yuri menikah otomatis ada yang menjaga Yuri. “

“walaupun tidak yakin namja dingin itu bisa menjaga Yuri.” Batin Yuri.

“iya eomma percaya pada Minho untuk menjagamu.” Yuri hanya mengehela nafas mendengarnya.

“Sekarang kau pulanglah Yul. Tidak enak pada nampyeonmu jika kau berlama-lama disini.”

“Jadi eomma ingin mengusir Yuri?”

“tidak sayang, eomma hanya mengingatkan.”

“baiklah eomma, yuri pergi dulu. Eomma jangan lupa untuk selalu menghubungi Yuri setiap hari jika di Amerika.”

“tenang saja, eomma akan selalu menghubungimu sayang.” Ucap Eomma yuri sambil mencium kening Yuri. Yuri memeluk erat eommanya.

***

Yuri berdiri tepat didepan apartemen Minho. Lama dia berdiri didepan pintu sampai akhirnya dia menekan password untuk membuka pintu. Pintu terbuka, perlahan-lahan yuri masuk dan menutup pintu kembali. Diperhatikannya keadaan sekitar sepi  seperti tidak ada kehidupan.

“Baguslah namja dingin itu belum pulang.”Gumam yuri. Yuri berjalan menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya ditempat tidur yang lumayan besar itu. Yuri melirik ponselnya diatas meja dan mulai menelepon seseorang.

hai, ini Yoong yang cantik. Haha aku sedang sibuk tolong tinggalkan pesan anda. Anneyeong.

 

Yuri mendengus kesal mendengar pesan suara itu dan menekan kasar salah satu tombol diponselnya.

“Yoongggg!! Mengapa susah sekali menghubungimu. Aku bisa mati kesepian disini.!!!Teriak Yuri didepan ponselnya dan meletakan ponselnya dengan kasar. Dengan malas Yuri berdiri dan berjalan menuju kamar mandi yang ada dikamarnya untuk membersihkan diri.

***

Minho duduk disebuah kursi yang terdapat disebuah toko penjual baju-baju mewah. Dia hanya bisa duduk pasrah sambil sesekali memperhatikan seorang yeoja yang bolak-balik mencoba berbagai macam baju.

Minho melirik jam tangannya. “Sudah 3 jam, tapi masih saja betah berbelanja.” Keluh Minho sambil melihat beberapa kantung tas disampingnya.

“Oppa bagaimana yang ini?” Tanya Krystal sambil menunjukan sebuah dress pada Minho.

“Bagus.” Jawab Minho singkat.

“Oppa apa kau tidak suka menemaniku?” Ujar Krystal  dengan nada yang sedikit dibuat-buat manja.. :O

“Anni chagi-ya, hanya saja aku lelah sudah 3 jam kita disini. Aku ingin beristirahat.”

“Sudahlah oppa, aku tau oppa ingin cepat pulang karna ingin menemani anae oppa itu kan. Sebaiknya kita pulang saja.” Umpat krystal sambil memberikan kasar dress yang dipegangnya tadi pada pelayan toko itu dan kemudian berjalan meninggalkan Minho. Minho bingung, dengan cepat  dia berdiri sambil membawa kantung belanjaan krystal dan mengejar krystal.

“Chagi-ya, jangan marah seperti itu.” Bujuk Minho saat mereka sudah sampai didalam mobil.

“Oppa pasti sudah tidak menyayangiku karna yeoja itu kan? Ahh aku benci oppa.” Krystal melipat kedua tangannya didepan dada.

“Tidak chagi-ya, aku menyayangimu. Yeoja itu? kau tenang saja, aku dan dia tidak menyukai pernikahan ini. Secepatnya kami akan bercerai.” Jelas Minho.

“Aku harap apa yang oppa bicarakan itu benar. ”

“tentu saja benar.”

“Berjanjilah oppa, oppa dengan cepat akan menceraikannya.”

“Aku janji chagi-ya.” Krystal kembali tersenyum.

***

Yuri berjalan mondar-mandir didapur dengan wajah bingung.

“Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak terlalu pandai memasak.” Bingung Yuri sambil menatap isi kulkas. Di ambilnya 2 bungkus ramen dari kulkas dan dengan kemampuan seadanya yuri menyiapkan makan malam untuk Minho.

“Terserah kau ingin memakannya atau tidak. Aku tidak peduli.”

Yuri mengambil sumpit dan ingin memakan ramen yang baru saja dibuatnya. Tapi tiba-tiba dia meletakkan kembali sumpit itu dan menatap 1 mangkok ramen lain yang disiapkannya untuk Minho.

Yuri melirik jam yang sudah menunjukan pukul 9 malam. Dia jadi ragu ingin menunggu Minho atau tidak, ingin rasanya dia meninggalkan minho untuk makan dan cepat tidur, tapi disisi lain dia disini “menumpang” pada Minho. Yuri berdiri dan menuju ruang tengah apartemen itu. Dinyalakannya tv dan dia mulai mengganti-ganti channel yang dia sendiri tidak tau dia ingin menonton apa.

“aku rasa namja dingin itu sudah makan dengan yeojachingunya yang babo itu. Aku lapar, tapi apa sopan jika aku makan tanpa menunggunya?”

Drrttt. Drrtt. Ponsel yuri bergetar, ditatapnya layar ponsel itu dan dia tersenyum saat nama Yesung tertera dilayar itu. Dengan bersemangat Yuri mengangkat telpon itu.

“Yoboseyo Oppa.”

 

“Yul? Kau sedang apa?”

 

“aku sedang menonton tv oppa. Ada apa?”

 

“Besok hari minggu kan? Kau mau pergi bersamaku?”

 

“Besok? Kemana oppa?”

 

“Oppa ingin mengajakmu jalan-jalan, apa bisa?” Yuri nampak senang mendengarnya.

“tentu saja bisa Oppa.” Jawab Yuri antusias.

“baiklah, besok Oppa jemput jam 10 dan jangan lupa untuk mengirimkan alamatmu padaku.. Bye.”

 

“Baiklah. Bye Oppa.”

 

Dengan senyum mengembang yuri meletakan kembali ponselnya dan saat itu juga dia mulai merasakan kantuk, tanpa bisa ditahan lagi akhirnya Yuri tertidur disofa depan tv tersebut.

Minho masuk kedalam apartemen dan melihat sepasang sepatu yeoja. Dia tersenyum sinis melihatnya.

“ternyata yeoja aneh itu sudah pulang.” Minho berjalan kedalam dan langsung menuju kamarnya. Dengan cepat Minho mengganti pakaian dan keluar menuju dapur.

“lapar sekali,seharian hanya menemani krystal berbelanja.” Minho melihat 2 mangkuk ramen yang masih hangat itu.

“hanya inikah yang disiapkannya, aku tidak mau makan.” Ketus Minho. Minho berjalan ke kulkas dan mulai mengambil sesuatu untuk dimasak. Sebenarnya Minho ini walau seorang namja dan sering sibuk dengan pekerjaannya, tapi dia sangat telaten untuk mengolah makanan.

Saat semua bahan yang disiapkan sudah lengkap dan siap diolah tiba-tiba minho mendengar suara ponsel yang sedang berbunyi. #aku ga ngerti buat suara dering ponsel.. 😥

Minho tidak menggubrisnya dan meneruskan pekerjaannya. Tapi ponsel itu lagi-lagi berdering dan asal suaranya dari ruang tengah membuat Minho kesal dan dengan berat hati menghampiri asal suara ponsel tersebut.

Minho berhenti saat melihat seseorang sedang tidur disofa dan tidak terbangun saat mendengar suara ponsel yang lumayan kencang itu. Ponsel itu berhenti berdering, minho menghela nafas lega dan ingin kembali kedapur tapi saat ingin melangkah ponsel itu berdering lagi.

“ya!! Apa tidak bisa berhenti berdering huh?” dengan kasar Minho berjalan menuju tempat ponsel itu dan dengan kasar menjawab ponsel tersebut.

“Yobo….” 

 

“Yul? Mianhae, tadi ponselku mati apa kau sudah tidak kesepian? Aku janji jika aku tidak sibuk aku akan menemanimu.” Ucap seseorang diseberang telpon memotong perkataan Minho, membuat Minho sedikit kesal.

 

“Mianhae, kami sedang sibuk jadi besok saja menelepon lagi.”

 

Tanpa menunggu jawaban dari orang itu minho memutuskan telpon tersebut.

“Selesai, menganggu saja.” Minho menatap Yuri yang sedang tertidur pulas dan kemudian kembali kedapur.

Minho melihat ramen yang ada dimeja itu lagi. Diambilnya ramen itu dan ingin dibuangnya, tapi saat ingin membuangnya tiba-tiba Mihno menghentikan gerakannya dan nampak ragu. Diletakannya kembali ramen itu diatas meja.

“Setidaknya aku tidak boleh membuang-buang uang membeli ramen tanpa memakannya.” Minho duduk dan mulai memakan ramen itu. Minho melirik 1 ramen lagi yang masih utuh “Apa yeoja aneh itu sudah makan? Ahh apa yang aku pikirkan? Aku tidak peduli padanya.” Minho menggeleng-gelengkan kepalanya dan mulai menghabisi ramen kedua itu. #waw  :O

Setelah selesai makan, Minho membereskan dapur dan berjalan melewati ruang tengah untuk kembali kekamarnya. Dilihatnya Yuri yang masih tidur disofa itu.

“kenapa harus tidur disana? Menganggu pemandangan saja.” Ketus Minho dan segera ingin masuk kekamarnya, namun langkahnya terhenti. Dia berbalik dan berjalan kearah Yuri.

“Aku namja baik, oleh karna itu aku tidak tega melihat yeoja aneh sepertimu tidur disini.” Minho mengangkat tubuh Yuri dengan hati-hati dan membawanya menuju kamar Yuri. Direbahkannya Yuri perlahan diatas tempat tidur Yuri dan dipasangkannya selimut tebal untuk menutupi tubuh Yuri.

“yeoja aneh, berat sekali.” Cibir Minho lalu kemudian keluar menuju kamarnya.

***

Yuri menggeliat dan dengan perlahan mulai membuka  matanya. Dalam keadaan mata masih sedikit tertutup yuri meraba-raba sekelilingnya dan memperhatikan sekitarnya.

“Mwo? Dikamar? Bukankah semalam aku tidur di..?” Yuri melebarkan matanya “jangan-jangan aku tidur sambil berjalan lagi semalam.”

Tanpa sengaja yuri melirik jam dan betapa terkejutnya dia saat jam menunjukan pukul 9.

“mwo? Yesung oppa.” Yuri dengan langkah cepat menuju kamar mandi dan bersiap-siap untuk bertemu yesung hari ini.

SKIPPPPP

Yuri memperhatikan pantulan dirinya di kaca. Dia sudah siap untuk pergi hari ini.

“Sempurna.” Ucap yuri seraya berjalan keluar dari kamar. Saat Yuri ingin menutup pintu kamarnya tanpa sengaja dia melihat Minho yang juga baru keluar dari kamarnya dan sialnya matanya mereka bertemu saat itu juga.

“Anae macam apa jam segini baru keluar dari kamar?” Sindir Minho. Seperti biasa Yuri tidak ingin menggubris perkataan Minho. Yuri berjalan menuju dapur tanpa mengucapkan sepatah kata pada Minho. Minho hanya menatap bingung dan mengikuti Yuri kedapur. Yuri membuat segelas susu dan meletakannya diatas meja.

“Aku sangat buru-buru. Minumlah.” Ucap Yuri dengan nada cuek.

“Aku tidak mau meminumnya.” Tolak Minho.

“terserah kau saja, aku ingin pergi.” Saat Yuri ingin melangkah pergi, ponsel Minho bergetar. Minho mengkerutkan dahinya saat melihat nama orang yang sedang meneleponnya. Minho mengejar Yuri yang sudah ingin keluar dari pintu apartemen dan menahan tangannya.

“Tunggu dulu, kau harus ada di sampingku. Eommaku sedang menelepon.” Kata Minho. Tanpa menunggu jawaban dari Yuri Minho langsung mengangkat telpon itu dan menloudspeakernya.

“Yoboseyo eomma?”

 

“Yoboseyo minhyo-ya, kau bisa datang kerumah sekarang kan? Eomma ingin mengajak kau dan yuri jalan-jalan hari ini.”

 

“Mwo? Aku tidak bi.. emmmm.”  Belum sempat yuri menyelesaikan perkataannya minho dengan sigap menutup mulut Yuri.

“kenapa harus hari ini eomma? Yuri dan aku sedang sibuk.”

 

“Kau bohong, hari ini hari minggu bagaimana Yuri dan Kau bisa sibuk dihari libur seperti ini. Eomma tau ini hanya alasanmu. Eomma tidak mau tau kau harus membawa yuri kemari hari ini.”

 

“Emmmm..” Yuri menggeleng-geleng berusaha melepaskan tangan Minho, namun tenaga minho cukup kuat untuk menutup mulut Yuri.

“diam sebentar babo.” Bisik Minho pada Yuri.

 

“emmmmm..” Yuri tetap menggeleng-gelengkan kepalanya agar Minho melepaskan tangannya.

 

“Mwo? Yuri kenapa ? apa kalian sedang…….” Kata eomma minho tak meneruskan perkataannya.

“Baiklah eomma, aku akan membawa Yuri kesana. Kami sedang sibuk sekarang. Anneyeong eomma.”  Dengan cepat Minho ingin mengakhiri pembicaraannya dengan eommanya.

“Oh baiklah hahaha, mianhae telah menganggu aktifitas kalian dan jangan lupa mengajak yuri kemari, arraseo?”

 

“ne eomma.”

Setelah sambungan telpon itu terputus minho melepaskan tangannya dari mulut yuri.

TUK!!

“Aww.. appo!! Apa yang kau lakukan.” Ujar Minho sambil mengelus kepalanya yang habis dipukul tas oleh Yuri.

“kenapa kau bilang kita akan kesana? Aku ada janji dengan temanku hari ini.” Umpat Yuri kesal.

“Kau batalkan saja janji dengan temanmu, kau harus ikut aku.”

“Shireo!! Aku tidak mau membatalkan janjiku.”

“ya!! Kau mau melihat aku digantung hidup-hidup oleh eommaku. Ikutlah denganku, kau tau jika eommaku marah? Sangat mengerikan.”

“yang dimarahin oleh eomma kan kau bukan aku, jadi untuk apa aku memikirkannya.” Jawab yuri santai. Minho mendengus kesal mendengarnya.

“Apa kau tidak bisa membantuku?” Yuri menggeleng membuat Minho terlihat putus asa. Yuri sebenarnya juga merasa tidak enak dengan eomma Minho.

“Bagaimana jika nanti kau menolak ajakan eommaku dan eommaku tanpa sengaja melihatmu sedang berjalan-jalan dengan temanmu itu, ditambah jika temanmu seorang namja. Bukan cuma aku yang digantung oleh eommaku, tapi bisa-bisa kau juga.” Ujar Minho mengingatkan.

“Benar juga kata namja ini.” Batin Yuri sambil menatap kesal pada Minho.

“Baiklah, aku akan ikut denganmu. Tapi ada syaratnya.”  Ucap Yuri akhirnya.

“Apa?” Jawab Minho singkat.

“Kau harus bilang bahwa yeojachingumu babo!” Titah Yuri, Minho melebarkan matanya.

“Shireo!” Pekik Minho.

“baiklah jika kau tidak mau, aku pergi dulu. Anneyeong Minho-ssi.” Yuri berbalik dan ingin meninggalkan Minho tapi langkahnya terhenti saat minho menahan tangannya.

“Yeoja aneh, Kau benar-benar ingin digantung eommaku huh?”

“Bukan hanya aku yang akan digantung kau juga.”

“Mwo? Kau… ahh kenapa tega sekali.” Ujar Minho frustasi

“Cepat bilang atau aku akan pergi.”

“Baiklah.. baiklah aku akan bilang. . yeo… azzz kenapa susah sekali.” Pekik Minho.

“kau mengataiku yeoja aneh dengan gampang, kenapa bilang yeojachingumu babo saja kau tidak bisa.”

“Tentu saja begitu, kau memang aneh.”

“Lama sekali, aku pergi dulu.” Yuri kembali berbalik dan ingin meninggalkan Minho namun lagi-lagi Minho menahan tangan Yuri.

“Baiklah yeoja aneh.. Sekarang kau dengar baik-baik. Yeojachinguku Babo.” Ucap Minho dengan nada cepat dan dipelankan

“Aku tidak mendengarnya.”

“yeojachinguku babo.” Ulang Minho, kali ini dengan nada normal.

“hmm sudah kubilangkan yeojachingumu memang babo, tapi kenapa dia mengataiku babo kemarin. Selama aku hidup hanya dia yang belum kenal denganku sudah berani mengataiku babo.” ucap yuri dengan wajah kesal dan berapi-api, dia sepertinya mempunyai dendam tersendiri dengan krystal setelah dikatai babo oleh yeoja itu.

Minho hanya menatap bingung pada Yuri, “bahkan namjachingunya saja mengatainya babo.” Lanjut Yuri.

“mwo? Aku hanya mengikuti perkataanmu.” Ketus Minho. Yuri berbalik dan menatap tajam pada Minho.

“Minho-ssi? Bisa kau ulangi lagi dengan suara yang lebih kencang bilang bahwa yeojachingumu babo.” Minho hanya pasrah saja, dia lebih takut pada eommanya sekarang.

“aish. Kau memang yeoja babo. Dengar baik-baik YEOJACHINGUKU BABO!!” Teriak Minho tepat ditelinga Yuri. Refleks Yuri mengayunkan tas yang dipegangnya kekepala Minho #lagi.

“Ya!! Kau ingin membuatku tuli? Dan kau jangan sekali-kali mengataiku babo!!” pekik Yuri

“kau benar-benar yeoja aneh!” ucap minho sambil mengelus kepalanya. Yuri menatap dingin pada Minho  dan kemudian berjalan masuk kembali kedalam apartemen. Minho menatap yuri kesal dan ikut masuk untuk bersiap-siap.

***

Kini Minho dan Yuri sudah berada didalam mobil bersama Eomma Minho yang duduk dibelakang. Yuri dan Minho seperti biasa,tidak saling bicara jika berada dimobil.

“Kalian ini pasangan apa yang hanya diam satu sama lain?” Ucap Eomma Minho dari belakang.

“Tentu saja pasangan yang dijodohkan eomma.” Jawab Minho singkat, tanpa diduga sebuah jitakan melayang keras dikepala Minho yang membuat minho refleks menginjak rem.

“Ahkkkk!!” Teriak Yuri kaget begitupun eomma Minho.

“Ya! Anak nakal, apa yang kau lakukan?” Ketus eomma Minho, Yuri hanya dapat diam dan masih merasa kaget.

“Eomma kenapa memukul kepalaku huh? apa eomma tidak takut kita kenapa-kenapa?” Umpat Minho kesal. Yuri menyikut tangan Minho pelan.

“Jangan melawan eommamu.” Bisik Yuri. Minho memberi tatapan membunuh pada Yuri, Yuri pun tak mau kalah dengan Minho dia memberi tatapan tajam pada Minho.

“Hei hei kalian,, kalian ini sudah menikah harusnya kalian bisa lebih romantis dan tidak canggung walaupun berada didepan eomma.”

“Mianhae eomma.” Ucap Yuri sambil tersenyum lembut kearah eomma Minho.

“Aigooo.. Neumo yeppeo.” Ujar Eomma Minho sambil memegang kedua pipi yuri sekilas, membuat wajah yuri memerah.

“Cihh eomma hanya tidak tau sifat aslinya.” Minho hanya menggerutu kesal dan melanjutkan perjalanan.

Mereka berhenti dipusat perpelanjaan, eomma Minho ingin mengajak Yuri berbelanja. Minho dengan pasrah mengikuti mereka dari belakang.

Saat mereka asik memilih-milih barang tiba-tiba ponsel Yuri bergetar karna memang dia tidak menyalakan nadanya.

“eomma, mianhae. Yuri ingin ketoilet sebentar.” Ujar Yuri

“Baiklah , Minho-ya. tolong kau temani anaemu.” Titah eomma Minho.

“Mwo? eomma. aku tidak mau.” Tolak Minho.

“Tidak usah eomma, yuri bisa pergi sendiri.” Yuri dengan langkah cepat meninggalkan tempat itu.

“nampyeon macam apa kau ini.” Sinis eomma Minho, Minho hanya pura-pura tidak mendengar.

Setelah agak jauh dari toko itu, Yuri berhenti dan mengambil ponselnya dari dalam tas.

“Yoboseyo Oppa?”

“Yul? kau dimana? aku sudah ada didepan alamat yang kau berikan semalam.” 

“Mianhae Oppa, tiba-tiba saja aku ada urusan mendadak. jadi tidak bisa pergi bersama Oppa. Tidak apa kan oppa?” Ucap Yuri dengan nada tidak enak pada yesung.

“Gwenchana Yul. Kapan-kapan saja kita pergi. ” Jawab yesung dengan nada yang sedikit kecewa.

“Mianhae oppa.” 

“Gwenchana Yul, kita masih punya hari esok.” Kini nada suara yesung sudah seperti biasanya.

“Ne oppa. Gomawo sudah mau mengerti.”

“Cheonma Yul.” 

 

Sambungan telpon pun terputus. Yuri menyimpan kembali ponselnya kedalam tas, saat ingin kembali ketoko tadi tanpa sengaja Yuri melihat seorang yeoja yang tak asing lagi baginya sedang bergandengan mesra dengan seorang namja.

“itu bukannya yeoja babo?” Batin Yuri dan tidak melepaskan pandangannya dari arah yeoja itu. Tidak lama yeoja dan namja yang dilihat Yuri sudah berjalan menjauh dari pandangannya. Yuri menggeleng-gelengkan kepalanya dan melanjutkan perjalanannya ke tempat dimana eomma minho menunggu.

TBC ^^

hehehehe.. TBC lagi .. maap ia.. tp aku usahain cpat di ada part 3 nya… itupun kw ada yg masih mau baca…😀

Tagged: , , , , ,

49 thoughts on “Weird Wedding (PART 2)

  1. niaicloud3424 November 1, 2012 pukul 10:41 am Reply

    Yesungie kasihan banget,,,sepertinya cintamu bertepuk sebelah tangan deh…
    kacian…kk~

  2. niaicloud3424 November 1, 2012 pukul 10:48 am Reply

    ga suka Yul~Sung, krena di moment mereka lebih banyakkan Yesung temenan gitu, bukan couple real…makanya lebih suka MinYul karena banyak moment mereka n kelihatannya beneran real,…
    moment Yesung couple banyakkan sama Yoona deh,…

    • yuuripicoFanfiction26 November 1, 2012 pukul 11:18 am Reply

      moment minyul emang keren punya.. hoho… tp akunya suka yeppa.. wkakaka.. gomawo udh comment ^^

  3. kwonwonhi Desember 14, 2012 pukul 1:45 am Reply

    meninggalkan jejak😀

  4. iera_23 Desember 27, 2012 pukul 2:30 pm Reply

    Bagusss..
    Yesung oppa udah ambil bgian d’part inii..
    Tpii mdh2an minyul bsa cepat2 jatuh cinta.. Hehehehej

    • yuuripico26 Desember 28, 2012 pukul 3:52 am Reply

      hehe yeppa dh eksis d part ini #Loh.. hoho.
      amin.. hehe

  5. mylucKEY Januari 18, 2013 pukul 3:09 am Reply

    tingkah minyul rada kocak juga ya disini wkwk😄

  6. im pizza Februari 23, 2013 pukul 3:47 am Reply

    yuri pnter bnget d sni..aq suka^^
    krystal slingkuh x..
    yeye oppa..msih ad aq..^^ yukkk
    kpan kluarny hae oppa?
    ksian yoona tuh hehe

    • yuuripico26 Februari 24, 2013 pukul 4:01 am Reply

      hhehehe.. sukurlah klw suka😀
      haha haeppa akan segera keluar😀

  7. Hwang Na Ri Februari 24, 2013 pukul 6:05 am Reply

    hahaa minho pabo mau aja disuruh ngata2in yeojachingunya pabo. Yuri juga pabo. Jadi ini siapa yang pabo *yang penting bukan aku yah*

  8. Febe Kartika Suswanto April 12, 2013 pukul 5:50 am Reply

    haha cerita’a lucu..
    kacian yeppa cinta na bertepuk sebelah tangan
    tp tenang aja yeppa kn mcii ada aq…
    hahaha…😛

  9. YurisistablePearl April 25, 2013 pukul 7:31 am Reply

    Hahahaha,,kayak full house,,,,tp aku suka bgt sma FF ini (y)

  10. eni enooy April 30, 2013 pukul 11:34 pm Reply

    haha tambah asyik nih ceritanya😀 aneh sekali kelakuan mereka tapi lucu :p
    lanjut ya thor😀

  11. FCyntia Mei 26, 2013 pukul 4:02 am Reply

    Haha tuh kan pasti krystalnya selingkuh. Semoga cepet ketauan deh. Keren thor alurnya ga kecepetan. Lanjut ya thor~

  12. ciciparamidha. Mei 29, 2013 pukul 3:29 am Reply

    ketauan tuh krystal nya selingkuh…

  13. Imasari Juni 7, 2013 pukul 12:59 am Reply

    Minyul..
    Yulsung

  14. putri Juli 7, 2013 pukul 1:36 pm Reply

    Yesungnya kasian gitu ya:((?)

    • yuuripico26 Juli 16, 2013 pukul 11:07 am Reply

      yeppa bantu saya buat dukung jalannya crita ^^

  15. nabila Juli 12, 2013 pukul 4:56 pm Reply

    thor krystal resek bgt deh,, minho juga dingin bgt,, kasian kan yuri

    • yuuripico26 Juli 16, 2013 pukul 11:06 am Reply

      bukan slah krystal, tp salah author😛

  16. ifa Agustus 5, 2013 pukul 2:49 am Reply

    kyaknya author g suka sama minstal
    samaan kayak aku xD
    lanjutkan!!, makin penasaran sama ceritanya❤

  17. ifa Agustus 5, 2013 pukul 3:10 am Reply

    makin seru aja,,
    daebakkk

  18. BestfriendExoSone September 13, 2013 pukul 4:15 pm Reply

    wah pertengkaran-pertengkaran yang menyenangkan..LOL
    wah Kristal eonnie selingkuh?*ayo ke next part

  19. riadarmawan September 16, 2013 pukul 9:51 pm Reply

    hahaha
    lucu ceritanya,
    minho mw aj disuruh ngatain yeojachingunya babo🙂
    tuh kristal pasti selingkuh sm cwo lain.

  20. nayy September 30, 2013 pukul 4:05 am Reply

    Yaa yull seharusnya kistl ma namjax dfto aja,, dan dksihkan k minho

  21. phElpeu Oktober 24, 2013 pukul 3:22 am Reply

    huwaaa ada bias gw nongol *tunjuk yesung* tp yesung kasihan. ud yesung oppa nya ma aku gmn thor(?) *ehh(?)

  22. Park Ahra Desember 24, 2013 pukul 11:11 pm Reply

    Seru deh, makin penasaran part selanjutnya, lanjut baca ya thor😀

  23. puy Desember 26, 2013 pukul 5:48 am Reply

    o ow krystal ketauannnnnn,,,

  24. widiya Maret 11, 2014 pukul 12:13 pm Reply

    hoho krystal ketahuan main belakang nih -___-
    kasian minho -_-

  25. yurimyblog Maret 13, 2014 pukul 9:20 am Reply

    Uhuhuuuuuy, aku lanjuuut

  26. Rawikarani Maret 30, 2014 pukul 8:49 pm Reply

    Minho sama Yuri sama2 jahil deh..

  27. Ssi Ruroh April 11, 2014 pukul 6:08 am Reply

    lanjut baca ke part 3 =D

  28. oebayoonyul Juni 18, 2014 pukul 1:27 am Reply

    baby jung lu keliatan ma yul tuh😀
    umma minong seneng bgt ma yul ,, emang umma yul emang manis kkkkk
    minong aja yg blm tau

  29. sella mvp Juni 28, 2014 pukul 9:11 am Reply

    aku mulai ingat lg dengn cerita ini..
    pertengkaran mereka itu lucu.. haha

  30. choelykai Desember 30, 2014 pukul 10:45 am Reply

    anyeong…
    aku peminat baru ff ini aku suka bangat ama ffnya minyul ini bagus..

    • yuuripico26 Januari 2, 2015 pukul 3:01 pm Reply

      welcome😀 thanks ^^ silahkan lanjut😀

  31. princess shinee Februari 3, 2015 pukul 6:36 am Reply

    Anyeong.. Mian baru ninggalin jejak d sini. Aq baca d part 1 kayak ny menarik. Dan ternyata setelah baca part yang ini cerita ny bkn hanya menarik tapi seru !
    Ijin baca kelanjutanya ya gomawo🙂

    • yuuripico26 Februari 18, 2015 pukul 6:06 am Reply

      Hallo ^^ terimakasih, silahkan lanjut ^^

  32. masruroh April 5, 2015 pukul 2:37 am Reply

    aducccch kasihan banget tu si minho,,,,,
    dipukul terus kepalanya

  33. sehunbaby Agustus 2, 2015 pukul 11:52 am Reply

    Pasti minho di slingkuhin kasian minho oppa

  34. Dilla Februari 9, 2016 pukul 4:38 am Reply

    Menarik eon aku sukaa

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: