Don’t Forget Me

Kwon Yuri

Author: yuuripico

Cast: Kwon Yuri, Choi Minho, Im Yoona, Lee Donghae.

Length: OneShoot.

***

yey.. selesai juga.. haha ff gaje terinspirasi dari novel yangdulu aku baca.. judulnya juga dapat dari sana, tapi jalan cerita dan apapun yang ada di ff ini murni hasil pikiranku. Langsung saja lah ke cerita.

‘Apapun yang terjadi aku mohon jangan pernah melupakanku

Disetiap waktumu, kenanglah aku

Walaupun cuma sedetik, tapi itu sangat berarti untukku

Jangan menangis dan cobalah tersenyum apapun keadaanmu.

Aku akan sangat merasa bersalah jika membuat mu menangis, walau hanya setetes air mata yang keluar dari matamu, hati ku akan sakit  melihatnya.

berjanjilah jangan menangis. Aku harus pergi..

Saranghae yuri-ya . . . ‘ Ucap seorang namja sambil perlahan melepaskan pelukannya dari seorang yeoja. Dan perlahan-lahan berjalan meninggalkan yeoja itu yang sedang menangis.

‘Jangan pergi.. hiks. Aku mohon jangan tinggalkan aku’ Ujar yeoja itu sambil mengejar namja tadi, namun langkah namja itu begitu cepat. Yeoja itu pun tetap berlari sekuat tenaga untuk mengejar namja tadi yang terus jalan lurus tanpa arah. ‘Aku mohon Minho-ya… jangan meninggalkan ku’ teriak yeoja itu dan terus berlari.

Brakk!!!

‘Aww… Appo!!!!’ ucap Seorang yeoja sambil memegang kepalanya yang sakit karna terbentur meja. ‘Omona!! Mimpi itu lagi?? Kenapa akhir-akhir ini mimpi itu sering sekali datang  ditidurku. ‘

Drrtt.. drrt.

Tiba-tiba hp yeoja tadi pun bergetar dan dengan malas yeoja itu pun bangkit untuk mengambil hpnya di atas meja. Dilihatnya layar hp itu dan kemudian dia tersenyum melihat nama seseorang yang meneleponnya. Dengan cepat di jawabnya telepon tersebut.

yoboseo chagi-ya’ ujar yuri dengan nada manjanya

noonaaaaaa … cepatlah mandi, aku sudah menunggumu di depan’ jawab seseorang diseberang sana

‘ya!! Choi Minho.. aku hanya lebih tua 2 tahun darimu, jangan memanggil ku Noona.!!’ Ketus yuri

‘hahaha , tapi aku suka memanggilmu noona’

Yuri pun hanya mempoutkan bibirnya

‘Ah chagi-ya. Cepatlah mandi hari ini aku ada kelas pagi dan kau bukannya juga ada kelas pagi?’ Tanya Minho.

Ne … dasar namja cerewet, aku akan mandi dengan cepat’ ujar yuri

‘walaupun cerewet kau menyukaiku kan? Saranghae..’ yuri pun tersenyum senang mendengar itu

‘Nado saranghae chagi-ya’  Telepon pun terputus

‘dia tidak akan meninggalkan ku’ Gumam yuri, kemudian yuri pun bangkit dan dengan cepat yuri mengambil handuk dan menuju ke kamar mandi.

15 menit berlalu..

Yuri POV

Aku pun sudah siap untuk pergi kekampus. Aku  keluar dari kamarku dan mendapatkan keadaan rumah yang sepi. Aku hanya menghela nafas panjang  dan jalan mulai menuruni tangga.

‘Tuan dan Nyonya sudah berangkat ke kantor subuh tadi nona’ ucap seseorang dibelakangku, aku pun berbalik. Ternyata Han ahjumma yang berbicara. Pelayan yang setia bekerja dikeluargaku sejak aku masih kecil.

‘Tanpa Ahjumma bilang pun aku pasti tau ’ jawab ku dengan datar.  Memang seperti itulah kenyataannya, orang tuaku selalu sibuk dengan pekerjaannya. Ahjumma inilah yang menjagaku dari kecil. ‘dan jangan memanggilku nona ahjumma’ lanjutku. Han ahjumma hanya tertawa dan merapikan rambutku.

‘cepatlah pergi, pangeranmu sudah menunggumu didepan’

‘Omona!! Aku lupa Minho sudah menungguku diluar, dia pasti akan marah.’ Kata ku  sambil menepuk pelan keningku. Han ahjumma hanya terkekeh mendengarnya.

‘Han ahjumma, aku pergi dulu ne’ Ucap ku terburu-buru sambil mencium singkat pipi ahjumma dan berlari keluar.

‘hati-hati dan jangan lupa sarapan dikampus’ teriak Han ahjumma.

Author POV

Sesampainya diluar  yuri pun melihat Minho yang sedang membelakanginya diatas motor sportnya. Dengan perlahan yuri pun melangkahkan kakinya menuju Minho, Minho melirik kaca spionnya dan melihat yuri  yang dengan pelan sekali ingin menghampirinya.

‘kau ingin mengejutkan ku hah? Ucap Minho dengan tatapan tajamnya. Yuri pun menghentikan langkahnya dan tersenyum gaje.’ Kenapa dia bisa tahu?’ Gumam yuri dan berlari kecil menuju Minho.

‘Mianhae Chagi-ya, kau sudah menungguku lama’ kata yuri saat sudah sampai didekat Minho.

‘aku tidak mau memaafkan mu’ Ucap Minho acuh. Yuri pun kaget mendengar itu.

‘kau harus memaafkan ku’

‘aku tidak mau’

‘harus mau’

‘aku bilang tidak ya tidak, kau harus dihukum Kwon Yuri’ ucap Minho sambil memasang wajah serius.

‘apa hukumanku?’ yuri pun hanya tertunduk, merasa bersalah. Minho pun melirik yuri dan berusaha menahan tawanya.

‘hahahahaha, liatlah wajahmu noona. Lucu sekali’  Minho pun tak dapat menahan tawanya melihat ekspresi yuri. Yuri yang mendengar  ucapan Minho pun sontak menatap  Minho dengan tampang bingung.

‘ada apa dengan wajahku? Yuri pun bertanya dengan polos pada Minho. ‘ya!! Choi Minho kau mengerjaiku huh? ‘ Yuri pun memukul-mukul lengan Minho.

‘hahahaha Chagi-ya mianhae’ Ucap Minho sambil menyeka air matanya yang keluar karna terlalu banyak tertawa

‘aku tidak mau’  yuri pun menghentikan pukulannya dan memalingkan wajahnya.

‘kalau kau tidak mau, aku akan menghukummu’ ucap Minho.

‘Hukum saja, aku tidak perduli’

Minho pun tersenyum penuh arti dan turun dari motornya. ‘kau yang memintanya jadi jangan salahkan aku.’ Tiba-tiba minho meraih tangan yuri dan menariknya pelan tapi mampu membuat yuri berbalik kearahnya. Minho pun mengecup singkat bibir yuri. ‘itu Hukuman mu Mrs. Choi.’ Yuri pun masih terdiam seribu bahasa, seketika wajahnya berubah menjadi merah.

‘ya!! Dasar nappeun namja’ ujar yuri. Mereka pun tertawa bersama.

@Fushigi University

Minho pun memarkir motornya dan menghampiri yuri yang menunggunya.

‘ayo Mrs. Choi, aku akan mengantarmu kekelas.’ Ujar Minho

‘tapi kau bilang kau ada kelas pagi, pergilah Mr. Choi aku bisa pergi ke kelas sendiri.’ jawab yuri

‘tapi aku mau mengantarmu, aku tidak mau kau melirik namja lain’ Ketus Minho dan menarik tangan yuri.  yuri pun hanya tersenyum dan menuruti kemauan Minho.

Sepanjang perjalanan kekelas yuri, banyak mahasiswa yang melihat kea rah Minho dan Yuri.

‘pasangan serasi’

‘Nice Couple’

‘wahh. Mereka cocok sekali’ itulah komentar-komentar yang keluar dari mulut orang-orang yang melihat mereka. Bagaimana tidak, Minho  yang tampan dan yuri yang cantik, di tambah kepintaran mereka berdua, Minho dan Yuri pun dari keluarga yang berada. Hanya saja Minho tinggal terpisah oleh orang tuanya yang sibuk mengurus perusahaannya diluar negri. Tapi bukan berarti tidak ada yang tidak setuju dengan pasangan ini. Beberapa  mahasiswi ada yang kurang suka dengan pasangan ini.

‘tapi aku rasa mereka tidak cocok.’

‘iya yang yeoja umurnya lebih tua dari yang namja.’  seperti itulah komentar-komentar tidak sedap untuk didengar oleh pasangan ini. Mendengar itu Minho pun mengeratkan pegangan tangannya ke yuri.

‘tenang saja Chagi-ya, aku tidak akan mendengar  omongan orang-orang yang seperti itu.’  ujar yuri. Minho pun tersenyum dan mengelus pelan kepala yuri.

‘hmm Chagi-ya. Kau masuklah kekelas, sebentar lagi aku ada kelas pagi’ ucap Minho sambil mengecup puncak kepala yuri.

‘ne Chagi, jika kau sudah selesai jangan lupa untuk menghubungi ku’

‘baik  Mrs. Choi, bye.’ Minho pun pergi menuju kelasnya. Yuri pun terus menatap Minho sampai Minho tidak terlihat lagi.

Tukk!! Sebuah buku berhasil mendarat dikepala yuri.

‘aw.. kenapa kau melemparku?’ ucap yuri sambil mengelus kepalanya.

‘apa kau akan berdiri disitu sampai besok? Ketus seorang yeoja.

‘ya! Im Yoona . aku tidak akan berdiri disini sampai besok dan jangan melemparku seperti itu, kau membuatku jantungan.’ Yuri pun masuk kedalam kelas dan duduk disamping yeoja yang bernama Yoona tadi. Yoona merupakan sahabat yuri dikampus ini.

‘pagi-pagi sudah menunjukan kemesraan bersama Minho, dasar Mrs. Choi!’ Umpat Yoona

‘Omona Mrs. Lee kenapa kau seperti itu?’

‘namaku Im Yoona , bukan Lee Yoona’ Umpat Yoona. Yuri pun hanya terkekeh mendengarnya

‘tapi sebentar lagi kau akan menjadi Mrs. Ikan. Eh maksudku Mrs. Lee.’  Yoona pun mencubit pelan lengan yuri.

‘ya!! Im Yoona apa yang kau lakukan, appo!’ teriak yuri.

‘aku senang jika Minho ada kelas’ ucap yoona

‘wae?’ yuri pun bingung dengan pernyataan yoona tadi.

‘karna kau akan menjadi milikku kalau Minho sedang masuk kelas’

‘apa maksudmu Im Yoona?? Aku masih normal’ yuri pun mulai menatap jijik kearah yoona. Yoona pun langsung menatap tajam ke yuri.

‘ya!! Kwon yuri.  aku juga masih normal, maksudnya, kau jadi milikku untuk mendengarkan ceritaku, dasar nappeun yeoja’ pekik yoona. Yuri pun hanya tertawa melihat yoona. ‘ jadi kau akan bercerita tentang apa ?’

‘ Donghae, apa dia tidak bisa seromantis Minho? Setidaknya sehari saja tidak membuatku marah apa itu juga tidak bisa? Sekalipun dia membuat ku marah, aku tidak bisa berenti mencintainya yul’ yoona mulai bercerita.  ‘kemarin aku melihatnya mengobrol dengan salah seorang yeoja, padahal dia ada janji dengan ku, tapi dia malah mementingkan yeoja yang merupakan temannya di salah satu organisasi’ ucap yoona dengan emosi.

‘Yoong, sebentar lagi kalian akan menikah, mungkin kau hanya takut kehilangan donghae, si Ikan itu sangat mencintaimu, dia tidak romantis bukan berarti dia tidak mencintaimu yoong, kalian hanya perlu saling pengertian saja.’ Yoona pun mulai memeluk yuri. ‘tapi kenapa dia malah mementingkan yeoja itu’

‘hmm mungkin diorganisasi dia sedang ada kegiatan penting, jadi dia ingin terlihat baik di kegiatan itu, kau jangan berpikiran buruk dulu tentang si ikan itu, arraseo?’ yoona pun mulai tersenyum dan memeluk yuri. ‘ kau memang selalu bisa menenangkan hatiku yul, ahh aku lapar ayo kita makan’

‘bukankah kita ada kelas pagi hari ini?’

‘kau tidak membaca pengumuman hah? Leeteuk Songsaenim tidak datang hari ini’

‘omona!kenapa kau tak bilang dari tadi yoong, aku sangat lapar. Kajja kita makan’ yuri pun segera menarik tangan yoona, yoona pun hanya menurutinya.

***

‘huaaaaa kenyang sekali.’ yuri pun meregangkan tubuhnya dan kemudian mengikuti yoona duduk dikursi yang terdapat diatas atap kampus mereka. Mereka berdua, donghae dan Minho sering berkumpul bersama di sini.

‘yul.. aku sangat tenang jika berada ditempat ini’ yoona pun menutup matanya dan merasakan angin yang berhembus kencang. Yuri pun ikut memejamkan matanya ‘kau benar yoong, aku pun juga merasa nyaman ditempat ini’

‘Chagi??’ yuri dan yoona pun membuka matanya, yoona hanya mengangkat alisnya melihat orang yang memanggilnya tadi.

‘buat apa kau kesini?’ ucap yoona ketus ketika mengetahui yang datang adalah donghae. Yuri pun hanya diam memperhatikan dua orang ini.

‘aku ingin minta maaf. Yeoja yang kau maksud itu adalah anggota baru di organisasi’ ujar donghae memberi penjelasan. Yoona tidak menjawab, yuri pun menyikut lengan yoona.

‘baiklah aku memaafkan mu, tapi jangan mengobrol dengan yeoja itu hanya berdua, aku tidak suka’ ketus yoona

‘Ne.. aku janji.’ Donghae pun langsung memeluk yoona dan dibalas oleh yoona. Yuri hanya tersenyum melihat kedua sahabatnya ‘mudah bertengkar  tapi mudah sekali berbaikan.’ ucap yuri sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Donghae dan yoona hanya nyengir menanggapi perkataan yuri.

‘ya! Kalian berdua, sudah mau menikah tapi masih sering berantem’ tiba-tiba Minho datang dan langsung menempatkan diri disamping yuri.

‘apa urusannya dengan mu?’ ujar Donghae ketus, kepada sahabatnya itu.

‘tidak ada’ jawab Minho santai. ‘Chagi kau sudah makan?’ ujar Minho sambil membelai lembut kepala yuri. yuri hanya mengangguk ‘bagaimana dengan kau? Apa kau sudah makan?’

‘tentu saja’

‘oh iya Minho –ya, hampir saja lupa, tadi kau dipanggil oleh kepala universitas keruangannya.’ ujar donghae.

‘jinjja?? kau tidak berbohongkan Hyung?’ Tanya Minho.

‘mwo?? Kau pikir aku tukang bohong hah? Sana pergi, biar kami yang menjaga yuri mu disini’ jawab donghae , minho menatap yuri seakan meminta ijin, yuri hanya mengangguk

‘pergilah Chagi-ya, aku akan menunggumu disini.’ Minho pun mengecup singkat kening yuri, ‘tunggu aku digerbang kampus, aku akan menjemputmu disitu’ yuri hanya mengangguk patuh.

‘hyung. Yoona noona..  kalian harus menjaga yuri ku. Arraseo?’ Ujar Minho.

‘Cihh.  kau sudah seperti appa-appa yang menitipkan anaknya, sana pergi tanpa kau suruh pun aku akan menjaganya.’ Umpat Donghae. Yuri dan yoona hanya terkekeh melihat 2 orang sahabat ini.

‘kalau begitu aku tenang jika harus meninggalkannya nanti’

‘ya!! Apa maksudmu? Sana pergi.’ Donghae mendorong pelan tubuh Minho.

‘Ne.. Ne.. dasar Mr. Ikan.’ Cibir Minho kemudian pergi meninggalkan atap sekolah. Yoona pun menatap yuri seakan bertanya ‘ apa maksud Minho tadi?’ yuri hanya mengangkat bahunya.

‘dia tidak akan mungkin meninggalkanku’ Gumam yuri.

***

Yuri POV

Apa maksud perkataan  Minho tadi? Tidak mungkin dia akan meninggalkan ku.  Ahhhh perkataan Minho membuatku mengingat mimpi itu. Apa Minho akan meninggalkanku?

Ku geleng-gelengkan kepala ku membuang pikiran itu sejauh-jauhnya.

Tiiittttt. Tiiitt. . ku tatap asal suara klakson itu

‘Yul? Kau yakin tidak mau kami temani menunggu Minho?’teriak Yoona dari dalam mobil donghae.

‘Ne.. kau pulanglah yoong, kau pasti cape. Lagian Minho sebentar lagi keluar.’

‘oh baiklah. Kami pulang dulu, bye yul.’ ucap yoona, perlahan mobil donghae pun pergi meninggalkanku. Aku pun tersenyum, mengingat pertama kali aku dan yoona bertemu donghae dan Minho.

Yuri POV end

Flashback On

Author POV

‘Yoong pelankan jalanmu aku sudah lelah.’ Teriak yuri yang terus berjalan dengan langkah berat mengerjar yoona.

‘ahhh. Yul. Kaupayah sekali, jalanmu begitu lamban. Kau tau? Kita akan terlambat masuk kelas kuliah umum.’ ujar yoona frustasi

‘tapi aku benar-benar lelah yoong’ keluh yuri. yoona pun berbalik menghadap yuri namun tetap berjalan dengan langkah mundur. ‘ayolah yul. Aku tidak mau dihukum didepan mahasiswa-mahasiswa lain’ kata yoona sambil berlari mundur. ‘ahh yoong awassss!!’ 

BRUGG!! (jelek amat suaranya:O)

‘ya!! Pabo!! Apa kau tidak punya mata?’ ucap seorang namja dengan lantang. Yuri yang melihat yoona terjatuh pun membantu yoona berdiri. ‘kau tidak apa-apa yoong? ‘ tanya yuri. yoona hanya mengangguk dan berbalik ke namja yang meneriakinya tadi.

‘apa yang kau katakan tadi? Kau bilang aku pabo? Jelas-jelas kau yang menabrakku!’ sengit yoona tak mau kalah. Orang-orang yang lewatpun mulai berhenti untuk melihat apa yang terjadi. Yuri pun mulai panic dan berusaha menenangkan yoona.

‘mwo? Aku yang menabrakmu? Jelas-jelas kau yang tak punya mata menabrakku sembarangan. Minta maaf sekarang juga.’ perintah orang itu. Yoona semakin geram dibuatnya.

‘aku tidak mau. Kau yang menabrakku jadi kau yang harus minta maaf padaku.’

‘minta maaf sekarang juga.’ namja itu mengulangi perkataannya lagi.

‘tidak mau.’ Yoona dan namja tadi pun masih bersikeras tidak ada yang mau mnegalah. Yuri pun menarik yoona

‘sudah lah yoong minta maaf saja bukankah tadi kau jalan tidak melihat ke depan.’ Bisik yuri

‘mwo? Yul kau jangan membelanya, aku tidak mau minta maaf padanya, aku tidak akan pernah minta maaf apda namja pabo seperti itu!!.’ Ucap yoona. Namja tadi mendengar ucapan yoona langsung emosi dan berjalan menuju yoona. Tapi tangannya ditahan oleh seseorang.

‘donghae hyung.. sudahlah. Jangan dipermasalahkan lagi, hyung minta maaf saja.’ Ucap namja tadi kepada namja yang ternyata bernama donghae tersebut.

‘Aku tidak mau Minhyo-ya, dia yang harus minta maaf padaku, dia yang menabrakku duluan.’

‘Hyungg.. bukankah tadi hyung berjalan tanpa melihat kearah depan, malah asik menatap yeoja-yeoja yang sedang berlatih dance?’ ucap minho setengah berbisik, tapi dapat didengar yoona dan yuri. yoona yang mendengar itu pun langsung mendidih.

‘nah.. kau lihat kan?? Kau yang salah bukan aku.’ teriak yoona tepat di depan wajah donghae.

‘aku tetap tidak mau minta maaf padamu, kau tetap salah.’ Donghae pun menatap yoona dengan tatapan kesal. Yuri pun kembali menarik yoona

‘yoong. Lupakan masalah ini kita harus mengikuti kuliah umum,’ ajak yuri

‘omona!! Aku lupa yul ..ahh, ini gara-gara kau!!’ yoona menunjuk donghae

‘mwo? Aku? kenapa kau menyalahkan aku?’ emosi donghae pun mulai naik lagi.

‘hyungg. Ayolah hyung. Kita bukankah juga harus masuk kuliah umum?’ Tanya Minho.

‘hah. ayolah Minho. Aku rasa kita akan terlambat. Dan untuk kau! Urusan kita belum selesai.’ Donghae menatap tajam kearah yoona. Yoona pun hanya mendengus kesal. ‘kajja yoong!’ yuri pun menarik tangan yoona.

‘kajja hyung.’ Minho pun menarik tangan donghae.

Mereka pun meninggalkan tempat itu menuju aula kampus untuk menghadiri kuliah umum dengan arah yang berlainan.

Yoona dan yuri pun Nampak mencari-cari kursi kosong untuk mereka tempati.

‘ya Tuhan! Ini semua gara-gara namja tadi, kita jadi tidak dapat tempat.’ Umpat yoona sambil melihat kanan kiri.

‘bukan gara-gara namja tadi saja, tapi gara-gara kau juga.’ Yoona hanya mendengus kesal mendengar jawaban yuri

‘ahh itu yul. Ada tempat duduk kosong pas sisa 2, kajja!’ yoona pun menarik yuri menuju kursi kosong tersebut.

Saat yoona memegang kursi tersebut, sebuah tangan juga memegang kursi tersebut.

‘ya!! Kenapa kau lagi, ini kursi ku!’ bisik yoona pada namja tadi.

‘enak saja, ini kursi ku.’ Jawab namja tadi sambil berbisik takut didengar oleh orang-orang yang berada disitu.

‘”idak mau! Ini kursiku dan temanku!” yoona merarik kursi itu.

“Ish yeoja aneh. Ini kursiku!” donghae pun tak mau kalah dan menarik kursi itu.

“aduhh.. hyung kasih saja, kita cari kursi lain. Biarkan yeoja-yeoja ini duduk.” Bisik Minho pada donghae.

“aku tidak mau Minho.” Donghae menatap tajam pada minho.

“heh. Kau namja apa bukan hah?  tidak mau mengalah pada yeoja.” Ketus yoona mulai meninggikan suaranya

“aku tidak mau mengalah pada yeoja pabo seperti kau!!” donghae mulai tertantang untuk ribut kembali dengan yoona. Pertengkaran pun tak terhindarkan lagi. Yuri dan Minho hanya menatap iba pada kedua temannya ini.

“Kalian!!”teriak seseorang

Yoona dan donghae pun menghentikan kegiatan mereka, yuri dan Minho  ikut berbalik ke asal suara.

“omona!! Leeteuk songsaenim.” Yuri pun menutup mulutnya.

“Tamatlah.” Gumam Minho

“ini semua gara-gara kau.” Bisik donghae,

“bukan aku, tapi kau!!” Balas yoona tak mau kalah.

“kalian berempat, keluar!!” bentak Leeteuk Songsaenim

“tapi..”

“tidak ada tapi-tapian saya tidak suka kalian membuat keributan dikuliah umum saya.”

“baiklah.” Dengan lemas mereka berempat pun keluar dari aula tersebut.

Sesampai diluar ruangan mereka berempat pun terduduk lemas. Meratapi nasibnya diusir didepan mahasiswa-mahasiswa lain.

“mau ditaruh dimana mukaku ini? Seorang namja cool, populer dan pintar diusir seperti tadi didepan orang-orang.” Ucap Donghae frustasi sambil mengacak-acak rambutnya.

“hiks.. yul.. aku malu.” Yoona pun merengek pada yuri seperti anak kecil. Yuri hanya menatapnya kesal.

“aku juga malu.” Ketus yuri

“ini semua karna hyung.” Minho mulai menyalahkan donghae.

“mwo? Kau bilang salahku? Ini semua karna yeoja itu.’” Donghae menunjuk tepat diwajah yoona. Yoona pun menatap tajam dan menepis tangan donghae.

“kau selalu menyalahkanku. Jelas-jelas kau yang tidak mau mengalah pada yeoja.!” Teriak yoona. Pertengkaran antara yoonhae pun kembali terjadi. Yuri yang mulai frustasi pun melerai mereka berdua.

“STOP!!! Kalian ini seperti anak kecil saja. Kau yang bernama donghae..apa kau itu namja?? Yeoja juga kau lawan, dan kau yoong, awalnya kau juga tak melihat kearah depan dan menabrak donghae. Jadi kalian itu sama-sama salah, jadi jangan saling menyalahkan’”ucap yuri panjang lebar. “dan akibat dari ulah kalian berdua, kita dipermalukan didepan mahasiswa-mahasiswa lain, jadi kalian saling meminta maaf.” Ujar yuri sedikit membentak yoona dan donghae.

“aku tidak mau, kau yang tidak melihat kedepan dan menabrakku.’”jawab donghae.

“aku juga tidak mau, kau pun tidak melihat kedepan kan?.” Sahut yoona.

“ya!! Kalian ini harus minta maaf!!” Minho mulai berdiri menarik tangan donghae dan yoona. ‘sekarang baikan!’ perintah Minho.

“Mianhae…” ujar donghae akhirnya dan mengulurkan tangannya pada yoona. Yoona pun menyambut tangan donghae.’Mianhae.’

“kau tidak perlu meminta maaf, harusnya aku sebagai namja harus mengalah padamu.’”Ucap donghae penuh penyesalan.

“anni.. harusnya aku juga tidak bersikeras menyalahkanmu, aku juga bersalah menabrakmu tadi.’”Jawab yoona. Yoona dan donghae pun asik saling menyalahkan diri sendiri.

Yuri dan Minho pun hanya bengong menatap kedua orang itu

“kenapa cepat sekali bertengkar  dan  berbaikan.” Heran yuri. Minho hanya terkekeh mendengar perkataan yuri.

“Noona..Choi Minho Imnida.”  Minho pun mengulurkan tangan pada yuri.

“Kwon yuri Imnida.” Jawab yuri menyambut tangan Minho.

Sejak saat itulah mereka berempat sering berkumpul bersama. Ya walau diwarnai oleh pertikaian yoona dan donghae.

 

Flashback off

Yuri tersenyum sendiri mengingat kejadian 2 tahun yang lalu. Kejadian yang benar-benar ajaib menurutnya. Perlahan-lahan yuri pun mulai sadar kalau dia sedang melamun,

“hai noona, kenapa kau senyum-senyum sendiri?” ujar Minho tiba-tiba tepat didepan wajah yuri. Yuri pun terlonjak kaget saat melihat wajah minho dekat sekali dengan wajahnya.

“ya!! Kenapa kau mengagetkan ku.!” Ketus yuri sambil mencubit pelan lengan Minho.  Minho pun hanya meringis kesakitan akibat cubitan yuri

“aku tidak mengagetkan mu Chagi-ya, aku sudah ada disini dari tadi, tapi kau malah asik senyum-senyum sendiri .” Umpat Minho kesal.

“Mianhae.” Ujar yuri.  Minho hanya mengacak lembut rambut yuri. Minho pun menggandeng tangan yuri menuju motornya.

“Naiklah Chagi-ya.” Ucap Minho lembut sambil memberikan sebuah helm pada yuri. Yuri pun memakai helm dn naik ke motor Minho. Minho pun menarik tangan yuri dan melingkarkannya di pinggangnya. Yuri pun hanya tersenyum dengan perlakuan namjachingunya itu.

Minho pun menjalankan motornya, tapi tidak kearah rumah yuri, melainkan kembali masuk kedalam kampus. Yuri jelas saja bingung.

“Chagi-ya, ngapain kita kembali kedalam?” Tanya yuri.

“Aku ingin keatap bersamamu Chagi-ya.” Jawab Minho lembut. Yuri pun hanya menuruti perkataan Minho.

***

“huaa. Noona disini sejuk sekali.” Ucap Minho antusias. Yuri hanya memperhatikan namjachingunya itu, ‘apa dia akan meninggalkanku?’ Pikir yuri. Minho yang melihat yuri melamun pun menghampiri yeojachignunya itu.

“Chagi-ya… .” Minho memanggil yuri dengan lembut. Tidak ada jawaban dari yuri.

“Chagi-ya..’ Minho pun mengulang perkataannya tadi, yuri tetap asik dengan pikirannya. ‘Ya!! Chagi-ya,, kenapa kau selalu melamun!” pekik Minho. Yuri pun terlonjak kaget mendengar suara teriakan Minho.

“Chagi, kenapa kau teriak-teriak seperti itu?” Tanya yuri dengan polosnya.

“kau sedang memikirkan apa?” Kata Minho bertanya balik kepada yuri. Yuri pun menggeleng lemah.

“Aku tidak memikirkan apa-apa Chagi.” Jawab yuri. Minho pun tersenyum dan mengacak pelan rambut yuri. “jangan melamun lagi, aku sangat khawatir bila melihatmu memikirkan sesuatu. Kajja kita duduk.” Ucap Minho dan membawa yuri duduk di kursi panjang yang ada diatap ini.

“Tidurlah disini Chagi-ya.” Kata Minho menyuruh yuri untuk tiduran dipangkuannya. Yuri pun menatap bingung ke Minho, tapi tetap menuruti perkataan Minho. Yuri Mulai duduk diatas kursi dan merebahkan tubuhnya ke pangkuan Minho. Minho pun membelai lembut rambut yuri dan menatapnya penuh kasih. Yuri pun tersenyum.

“kau cantik sekali Chagi-ya.” Ucap Minho sambil mengelus wajah Yuri.

“bukankah aku memang cantik, buktinya kau mau menjadi namjachinguku.” Jawab yuri  “kau juga tampan sekali Chagi-ya.” Timpal yuri sambil mengelus lembut pipi Minho. Minho tersenyum dan mencubit pelan hidung yuri. Mereka terdiam untuk beberapa saat dengan pikiran masing-masing.

“Aku ingin bermanja-manja dengan mu hari ini Chagi-ya.” Ucap Minho tiba-tiba. Yuri pun mengangkat alisnya bingung dengan perkataan Minho.

“aku hanya ingin menghabiskan waktu denganmu seharian ini.” Lanjut Minho sambil memainkan jari-jemari yuri.

“Aku juga ingin bersamamu seharian ini Chagi, bukan hanya hari ini,  besok, lusa dan selamanya.” Jawab yuri lembut. Minho pun menatap sendu kearah yuri yang ada di pangkuannya.

“Saranghae..” ucap Yuri sambil mengecup kilat bibir minho.

“kau nakal Chagi-ya.” Minho mulai membelai mesra pipi yuri. Yuri pun bangkit dari pangkuan Minho dan menyamakan duduknya dengan Minho.  “Aku bahagia bersamamu.” Kata Minho menatap lurus ke yuri. Yuri pun menatap Minho dengan lembut. Minho mulai mendekatkan wajahnya ke yuri, semakin dekat , dekat sampai akhirnya bibir Minho menyentuh lembut bibir Yuri. Yuri terkejut tapi tidak lama dia membalas Ciuman itu. Semakin lama, ciuman itu semakin dalam dan panjang  sampai akhirnya Minho  melepaskan ciuman itu dan menatap yuri lembut.

“Nado Saranghae.” Ucap Minho setelah itu Minho mencium singkat bibir Yuri. “itu balasan yang tadi.” Ujar Minho sambil menahan tawanya. Yuri pun mempoutkan bibirnya, Minho menarik yuri ke pelukannya.

“Apapun yang terjadi jangan menangis, tetaplah tersenyum. Karna senyummu adalah kekuatanku.” Ujar Minho seperti menahan tangisnya.

“Apa maksudmu Chagi?” Tanya yuri bingung. Bukan menjawab, Minho malah mengeratkan pelukannya.

“Biarkan seperti ini, aku ingin seperti ini, 5 menit saja.” Mohon minho, yuri hanya menurutinya saja.

Tak lama Minho pun melepaskan pelukannya,  dia kembali  membelai pipi yuri dan kemudian memrapikan rambut yuri yang tertiup angin.

‘jangan lupakan aku, arraseo?’  yuri tidak mengerti maksud Minho pun hanya mengangguk.

“Aku tidak akan pernah melupakanmu.” Jawab yuri sambil tersenyum. Minho kembali memeluk yuri dengan sangat erat, seakan-akan tidak ingin melepaskan yuri dari pelukannya. Yuri pun melepaskan pelukan Minho karna teringat sesuatu.

“Chagi-ya. Tadi ku dipanggil kepala kampus karna apa?” Tanya yuri. Minho pun menepuk pelan kepalanya.

“Hampir saja lupa memberitahumu, aku mendapat beasiswa untuk melanjutkan S2 diamerika Chagi-ya.” Jawab Minho antusias. Wajah Yuri pun langsung berubah gusar.

“Jadi kau akan melanjutkan pendidikan di Amerika? Jadi kau akan meninggalkan ku.?” Tanya yuri khawatir.

“aku tidak akan pergi ke Amerika Noona.” Jawab Minho.

“mwo? Lalu bagaimana dengan beasiswa itu?”

“aku tidak mau pergi kesana, aku menolak beasiswa itu.” Jawab Minho dengan santai. Perasaan lega pun dirasakan Yuri. Yuri pun memeluk Minho ‘jangan tinggalkan aku.’ ujar yuri sambil mempererat pelukannya. Minho membalas pelukan yuri lebih erat. ‘Aku tidak janji’ Gumam Minho didalam hati. Mereka pun menghabiskan waktu diatap itu.

***

Berminggu-minggu setelah kejadian diatap itu, Minho tidak pernah lagi menjemput yuri, menelepon, bahkan dikampus pun Minho tidak ada kabar. Yuri, Yoona dan Donghae pun sudah mendatangi apartemen Minho, namun hasilnya nihil, tidak ada yang tahu dimana keberadaan Minho. Minho juga tidak jadi mengambil beasiswa ke Amerika. Lalu kemanakah Minho?? Pertanyaan itu selalu terlintas dipikiran Yoona dan Donghae. Bahkan Donghae yang notabene adalah sahabat Minho pun tidak tahu dimana keberadaan Minho, Yuri yang ditinggal Minho pun sudah seperti mayat hidup yang tidak ada selera hidup.

“Yul, makanlah. Lihat badanmu itu sudah hampir habis.” Bujuk yoona , tapi Yuri hanya menatap kosong ke depan tanpa berkata apapun. “Yul.. ayolah kau harus makan, sedikit saja.” Tambah yoona

“aku tidak lapar yoong.” Jawab yuri lemah. Yoona hanya menatap iba pada yuri.

“kenapa dia meninggalkan ku yoong, hiks. Kenapa dia tidak menepati janjinya.” Yuri mulai terisak, yoona pun segera memeluk sahabatnya itu. ‘kenapa mimpi itu jadi kenyataan yoong? Kenapa?.’ Yuri terus saja menangis.

“Yul.. sudah, jangan menangis lagi, Minho pasti punya alasan untuk melakukan semua ini.” Hibur Yoona

“Minho sangat mencintaimu Yul, aku sangat yakin itu.” Donghae mulai bersuara menenangkan Yuri. Tiba-tiba Yuri sudah tidak bersuara lagi, ternyata dia tertidur. Donghae pun membantu yoona memakaikan selimut untuk yuri.

“aku tidak tega melihat yuri seperti itu.” Ujar Yoona yang melihat yuri tertidur dengan mata yang sembab.

“ne Chagi, aku juga tidak tega melihatnya seperti itu.” Ucap donghae

“Aku tindu yuri yang ceria seperti dulu.” Yoona pun mulai terisak.

“kita harus berusaha membuat Yuri kembali seperti dulu, arraseo.” Ucap Donghae menenangkan Yoona.

Han Ahjumma pun hanya dapat menahan kesedihannya melihat Yuri seperti itu, orang tua yuri? jangan ditanya, mereka masih asik melakukan pekerjaan diluar negeri.

Drrttt.. drtt.

Tiba-tiba hp Donghae pun bergetar, Donghae pun segera mengangkat telpon tersebut.

“Yoboseo”

“ah Jinjja?? “

“Ah ne.. kirimkan alamatnya padaku”

“Gomawo.”

Donghae pun mematikan hp nya dan menatap senang kea rah Yoona.

“ada apa?” Tanya Yoona

“tadi seseorang yang aku minta mencari Minho mendapatkan Informasi.” Jelas Donghae,

‘ah jinjja? Tanya yoona antusias.

“ne. dan ini alamatnya sudah ada padaku, alamatnya ada di Busan. Besok kita ajak Yuri kesana. Arraseo?” kata Donghae sambil membelai lembut kepala yoona. Yoona pun mengangguk senang.

***************************************************************

Yuri dan Yoona sudah berada didalam mobil donghae menuju ke Busan. Yuri hanya menatap kosong kearah jendela. Yoona dan donghae pun memakluminya.

“ah aku rasa ini alamatnya.” Ujar donghae sambil memperhatikan alamat yang ada di hp nya. Yoona pun ikut melirik alamat itu.

“benar Chagi, inilah alamatnya.” Donghae pun memarkir mobilnya dan mengajak Yoona dan Yuri untuk turun dari mobil.

Mereka bertiga mulai memasuki halaman rumah itu. Donghae pun mulai memencet bel, tak lama seseorang pun membuka pintu tersebut. Keduanya pun kaget.

“Kau?” Pekik Donghae kaget ketika melihat seorang namja membukakan pintu.

“Donghae-ssi? lama tidak bertemu.” Namja itu memeluk singkat donghae.

“ada tujuan apa kau kesini donghae-ssi, dan bagaimana kau mengetahui alamatku?” Tanya namja tadi, “sepertinya aku tau apa tujuanmu kemari.” imbuh namja tersebut sambil mempersilahkan donghae dan yoonyul masuk. Setelah mereka sampai didalam, namja tadipun langsung memeprsilahkan mereka duduk.

“sebelumnya perkenalkan, ini yeojachinguku Im Yoona dan ini hmm. Yeojachingu Minho, kwon yuri”  Yoonyul pun membungkukan badan kepada orang itu.

“taemin imnida, sepupu Minho.” Jawab taemin ramah.

“tadi kau bilang dia yeojachingu Minho?” Tanya taemin sambil menunjuk Yuri . donghae hanya mengangguk. “kami kesini ingin mencari Minho, sudah hampir 1 bulan dia menghilang, bahkan orangtuanya pun tidak mau memberitahu kami.” Jelas Donghae. Taemin menatap yuri dalam, Iba.. itulah yang dirasakan taemin. “Kalian terlambat 2 minggu untuk kesini.” Taemin pun beranjak dari tempat duduknya

“Kalian Tunggu disini, aku akan mengambilkan sesuatu untuk yeoja itu.” Kata taemin sambil menatap yuri.

Mereka bertiga pun bertanya-tanya apa maksud dari perkataan taemin. Telat 2 minggu? Apa Minho sudah menikah? Yuri terlihat mulai gusar, yoona yang melihat itu menggenggam erat tangan yuri. taemin pun kembali dengan raut wajah yang sulit diartikan, dia membawa sebuah Surat dan memberikannya pada yuri.

“Minho hanya menitipkan itu.” Yuri  membuka surat itu dan dia sangat terkejut dengan isi surat itu.

To: my chagi-ya

Noonaaaaaaaaaaaa.. bogoshipo….

Coba kau tebak sudah berapa lama kita tidak bertemu? 1 hari? 2 hari? Atau sudah berminggu-minggu?

Apa kau merindukanku noona? Aku juga sangat merindukanmu Chagi-ya.

Aku ingin menemanimu selamanya, tapi Tuhan tidak mengizinkannya.

Chagi-ya, berjanjilah padaku. Jangan pernah menangis, aku sudah mengatakannya berkali-kali padamu bukan? Aku tidak suka melihatmu menangis, karna hatiku sangat sakit ketika melihatmu menangis, aku pergi karna tidak ingin melihatmu menangis melepas kepergianku.

Hmm chagi-ya.. berjanjilah padaku kau akan hidup bahagia dengan seseorang yang sudah menjadi takdirmu. Karna jika kau bahagia , aku juga akan bahagia disini. Dan berjanjilah 1 hal lagi padaku, jangan pernah melupakanku, apapun yang kau lakukan dan dimanapun kau, berjanjilah untuk mengingatku. Aku akan selalu hidup dihatimu dan tolong bilang kepada yoona noona dan donghae hyung, mereka sudah mau menikah jadi jangan suka bertengkar lagi. Hahaha dan mereka harus menjagamu untukku chagi-ya.

Mungkin itu saja yang ingin aku sampaikan . noonnnnaaaaaaaaaaaaaaaa.

Saranghae…. Don’t forget me

                                                                                                                                           From: Your beloved Minho.

Yuri pun memejamkan matanya beberapa saat setelah membaca surat dari Minho, dia sudah tidak mampu menangis, hatinya terlalu sakit untuk mengeluarkan air mata. Yoona yang ikut membaca surat itu pun tak dapat menahan air matanya dan memeluk yuri, donghae yang melihat itupun penasaran dengan isi surat dari Minho dan mengambilnya dari tangan yuri.

“Dia menderita kelainan hati dan sudah sangat parah.” Taemin mulai bercerita, yuri terduduk lemas mendengarnya.

“dia kesini untuk menitipkan surat itu, karna dia tidak mungkin memberikannya pada donghae yang pasti akan memberitahumu, setelah dia menitipkan surat itu dia terbang ke Amerika untuk melakukan operasi cangkok hati, namun sayang. Operasi itu tidak berhasil.”

Yuri mulai terisak mendengar itu. “tapi kenapa dia tidak memberitahu kami?” Tanya yoona

“karna dia tidak mau melihat airmata yeoja itu.” jelas taemin seraya menunjuk pada Yuri. Donghae pun mulai mengeluarkan air matanya setelah selesai membaca surat itu. “namja bodoh, sudah sekaratpun masih sempat menceramahiku.” Mereka pun larut dalam kesedihan itu.

***

3 tahun sudah setelah kematian Minho. Yuri sudah mulai bisa menerima semua itu. Yuri pun kembali membaca surat terakhir dari Minho,

Tes..

tiba-tiba airmatanyakembali jatuh, “Mianhae, aku tidak bisa menepati janjiku yang ini, aku selalu mengeluarkan airmataku jika mengingatmu.” Yuri pun melipat surat itu dan memasukannya kedalam laci meja riasnya. Yuri pun mengalihkan padangannya ke sebuah foto diatas meja.

“kau, namja jahat. Kenapa tidak memberitahuku tentang penyakitmu.” Yuri menatap foto itu lirih airmatanya kembali turun.” Jangan melupakanku seperti aku tidak melupakanmu, arraseo?” yuri tersenyum kelu menatap foto itu.  “bahkan untukmenamanimu disaat terakhir aku pun tidak bisa.” Yuri pun mulai terisak kembali.

Tiba-tiba seseorang masuk kedalam kamar Yuri.

“Hei Mrs. Kim. Kajja kita keluar,semua orang sudah menunggumu untuk naik ke atas altar.” Ucap yoona sembari masuk kedalam kamar Yuri.

“ya!! Namaku Kwon Yuri bukan Kim Yuri.”ketus Yuri.

“tapi sebentar lagi kau akan jadi Mrs. Kim” sahut yoona “omona!! Kenapa kau menangis? Liat wajahmu jadi berantakan.” Cerewet yoona sambil merapikan dandanan diwajah Yuri.

“ahh kenapa kau cerewet sekali Mrs. Lee.”

“biarkan saja aku cerewet, ish. Tidak ada yeoja yang mau menikah tapi berantakan seperti kau.” Yuri hanya tersenyum mendengar ocehan yoona.

“wahh yuri kau cantik sekali.” Puji Han ahjumma yang baru masuk kekamarku, aku hanya tersenyum mendengarnya.

“Gomawo ahjumma.” Jawab yoona.

“ya! Kenapa kau yang menjawabnya?” tanyaku pada yoona

“karna aku yang membuatmu cantik.” Jawab yoona santai.

“yuri-ya?” panggil umma yuri yang baru masuk ke kamar yuri bersama appa yuri.

“wah anak appa cantik sekali, cepatlah bersiap-siap semua orang sudah menunggumu diluar.” Ucap appa yuri sambil mengelus kepala anaknya itu.

“maafkan appa dan umma yang terlalu sibuk, tapi hari ini umma dan appa akan menemanimu di pernikahan ini.” Kata umma yuri sambil memeluk putrinya, “gwenchana umma appa, yuri mengerti semua yang umma dan appa lakukan semuanya untuk yuri.” umma dan appa yuri pun tersenyum mendengar jawaban putrinya itu. Tidak lama appa yuri pun mengajak umma yuri keluar untuk menemui rekan bisnisnya yang datang ke acara itu.

“umma..” teriak seorang anak kecil. Yoona pun berbalik dan menggendong anak itu.

“wahh anak umma cantik sekali.” Ucap yoona sambil mencium anaknya itu.

“cantik seperti yuri umma.” Kata yuri cuek.

“dia anakku yuri, jadi dia cantik sepertiku.”

“dia memang cantik sepertimu.” Yoona mulai senyum-senyum mendengar pujian yuri. “tapi semoga sifatnya tidak sepertimu dan donghae. Hhahaha.” Ekspresi yoona pun berubah menjadi sinis dan mencubit pelan lengan yuri.

“ya!! Appo.” Pekik Yuri.

“rasakan!” jawab yoona.

“kau lihat sendirikan jinri-ya, kau jangan mengikuti sifat umma mu.” ucap yuri

“Kim Yuri, jangan mempengaruhi anakku!” pekik yoona

Han Ahjumma hanya tersenyum melihat tingkah kedua sahabat ini.

***

Yuri POV

Aku pun mulai berjalan menaiki altar. Sebelum upacara pernikahan dimulai aku pun melihat ke kursi dimana orang-orang yang aku sayangi duduk.

appa .. eomma.. Han ahjumma terimakasih buat semuanya.

Yoona donghae, kalian sahabat terbaikku, kalian benar-benar menjagaku, aku sayang kalian.

Dan kau, kau yang selalu ada dihatiku, aku akan menepati janjiku. Aku akan hidup bahagia untukmu dam aku tidak akan melupakanmu. Saranghae…

Aku pun menatap calon suamiku. Dan kau semoga kau orang ditakdirkan untukku.😀

 END

huaaaaaa.. gaje kan?? namanya juga masih amatiran, harap dimaklumin semoga suka aja deh😀

Tagged: , , , , ,

42 thoughts on “Don’t Forget Me

  1. EKHA_LEESUNHI September 28, 2012 pukul 12:48 am Reply

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    TTTTTTT_________TTTTTTTT

    saeng kamu bkin eonn mewek bombay ngebaca nie sumpah diposisi yuri nyesek bgd hikz hikz tapi bneran cinta MINYUL kerasaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bgd heuh elap keringet dah ngebacanya feelnya dapet banged pas adegan minyulnya n waeyo minho harus pergi?? hikz ini endingnya gantung msti ada sequel
    siapa namja yang jadi suami yuri?? apakah kim jong won????
    sequel saeng….

    • yuuripico September 28, 2012 pukul 3:42 am Reply

      ahahhaa asikk . senang juga klw feel nya dapet eonn.. hiks. biar sedih jd minhonya hrus prgi dlu .😥
      aaaaaaaaaa suka jga sma adegan minyulnya..😦
      wahh eon, sudah menebak2 spa suami yuri,, hoho

      • EKHA_LEESUNHI September 28, 2012 pukul 4:43 am

        aaaaaaaaaaaaaaaaa dapet bgd saeng feelnya bneran eonn bner2 senyum2 gaje liat moment minyul waktu mrka bersama kerasa lah cinta mrka hikz #terharuu

        ajhahah iyaaaaaaaaaaaaaaaa ayoo bkin sequelnya okeyy hehe

      • yuuripico September 28, 2012 pukul 5:23 am

        ia eon,, mereka romantis bgt lah :’)
        .. hmm tp klw buat sequel udah pasti bkan minyul lg eon,, :O

      • EKHA_LEESUNHI September 28, 2012 pukul 7:51 am

        gpp ga minyul yg jelas ada yuri nya #maksawkkwwk LOL

      • yuuripico September 28, 2012 pukul 9:47 am

        hohoho.. ia nanti d bwt sequelnya eonn😛

  2. yul125 September 28, 2012 pukul 4:28 am Reply

    huhuhu .. sad ending .. MinYul terpisahkan oleh ruang dan waktu #yaelah bahasannya
    tp gpp yg penting cinta minho just for yuri , cinta yuri just for minho ..😉

    thanks buat ekha eonni udah ngasih ptunjuk buat ff minyul nya..🙂

    • yuuripico September 28, 2012 pukul 4:39 am Reply

      huhuhu, minyulnya ga terpisah ko chingu, minho masih ada di hati yuri unnie. aseekk .. hoho
      makasih chingu udah comment..
      buat ekha eonn juga makasih :*

      • yul125 September 28, 2012 pukul 4:47 am

        aasseekk .. wkwkwk ..
        sami2 chingu ..
        cmn pnasaran cp tuh yg jd suami yuri eonni ??
        marga kim ?? sape yee ?? Kim Hyun Joong ??

      • yuuripico September 28, 2012 pukul 5:24 am

        haha.. sapa yoo itu chingu.. kim banyak loh😛
        tp cuma ada 1 kim buat yuri eonnie. hhahaha

  3. Lika_yuri September 28, 2012 pukul 4:58 am Reply

    annyeong author^^
    Minyul nya sad ending huhuhu T.T nanti bikin lgi tp harus happy ending ya^^

    • yuuripico September 28, 2012 pukul 5:25 am Reply

      anneyeong😀
      hoho ia chingu. pasti d bikin lg,, di tunggu ia😀

  4. yunsone September 28, 2012 pukul 6:10 am Reply

    waaaaahhh bagus juga^^

  5. RiskaSoneFanytasticYurisistable September 28, 2012 pukul 7:34 am Reply

    huaaaaaahhhhh,,,,
    daebak!!!!
    ff nya bagus bgt eonn.,^^

  6. AztreeLee91 September 29, 2012 pukul 12:38 am Reply

    dapet rujukan (?) dari ekha eonn utk baca FF ini ^^
    seru bgt liat pertengkaran hae m yoona hahahahah , my fishy sifatnya lucu bgt #muah muah
    MinYul nya ga bersatu , nyesek bgt tuh jd Yuri tp minho jahat g ksh tau ttg penyakitnya ,,,,,, dan ,,,itu yesung ya yg jadi suami yuri?sequel dong thor pst rameeeeee

    • yuuripico Oktober 7, 2012 pukul 5:23 pm Reply

      haha, yoonhae^^
      makasih chingu udh mw nerima rujukan dari ekha eonnie, hoho
      Minhonya jahat, tp itu juga demi Yuri chingu,, #cielah.
      sequel?? hhoho nanti ya chingu..^^

  7. kwonmickey Oktober 11, 2012 pukul 10:28 am Reply

    selalu sedih tiap liat Yul dibikin sedih ama Min😥

    • yuuripico Oktober 11, 2012 pukul 10:34 am Reply

      huhuhu ,, tp bkan mksud si minho bkin sdih yuri unnie.. hoho ini demi yul chingu.. #cielahh bahasanya ^^

      • kwonmickey Oktober 11, 2012 pukul 10:36 am

        kekeke… pake pic yul yg lg galau, asyik tuh😀 *nangis bareng yuk, Yul😥😥😥

    • yuuripico Oktober 11, 2012 pukul 1:10 pm Reply

      aaaa jgn ajak yul nya nangis chingu.. dia udh bahagia sma nampyeonnya itu. ahaha😛

  8. ariin Oktober 31, 2012 pukul 1:39 am Reply

    huaa hiks,,hiks,,hiks
    sad ending..
    minho knpa harus ninggalin yuri 😥
    oia aku penasaran ma mr. kim..
    siapa yah jngan2 kim jong woon lgi..heheh
    berharapnya sih gtu =)
    daebak buad ffnya chingu ^^

    • yuuripicoFanfiction26 Oktober 31, 2012 pukul 2:00 am Reply

      hahahha gomawo udh coment ya chingu… hayyo sapa mr. Kim.. wkakaa biarkan reader menebaknya sendiri😀 hehe
      ya skali2 sad ending chingu,, gpp lah😀

  9. choiyuri9223won November 8, 2012 pukul 2:13 pm Reply

    annyeong aku new reader. eon ekha yg bawa aku kesini, salam kenal ya chingu..hehe
    cerita.a bagus,, sedih. MinYul! sampe aku nangis bacanya..DAEBAK dech!!😀

    • yuuripico26 November 8, 2012 pukul 3:19 pm Reply

      Annyeong.. hehe oh rekomendasi dari ekha eonnia ya.. salam knal juga chingu😀 wahh smpe nangis? #ksih tissue.. hehe gomawo ya udh mau mampir n comment.. ^^

  10. huwaida_shawol November 16, 2012 pukul 1:32 pm Reply

    huaa~~ sedih banget tuh pas baca suratnya !! jadi ikut sakit ni hati #eaa ..
    daebak banget dehh chingu buat ffnya ..
    tetep ditunggu next minyul ff nya ..🙂

    • yuuripico26 November 16, 2012 pukul 2:41 pm Reply

      bkinnya juga nyesek ko chingu :’) gomawo ya chingu ^^ sip. baca juga ff yg lainnya ya😀

  11. mylucKEY Januari 18, 2013 pukul 1:54 am Reply

    terharu baca ff-nya
    sedih juga liat nasib yuri yg ditinggal minho huhu

    • yuuripico26 Januari 19, 2013 pukul 3:58 am Reply

      hehehe..😀
      iya huhu u,u ksian Yuri😥

  12. sela Februari 25, 2013 pukul 12:15 pm Reply

    yahhhh.. minho.a kok meninggal…
    hiks hiks..
    sedih aja..

    yg jd suami.a yuri syp??

  13. mrslee040420 Maret 30, 2013 pukul 12:31 am Reply

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…
    kok minhonya meninggal ? T_T

  14. eni enooy Mei 3, 2013 pukul 10:57 pm Reply

    hiks hiks mengharukan😥 kenapa harus minho oppa T.T

  15. Imasari Mei 28, 2013 pukul 4:59 am Reply

    Waa cerita.a sedih. Ak kira minho.a d jodohin…

    Kata2.a bgus yg “berjanjilah kau akan ……” dst.

    • yuuripico26 Mei 29, 2013 pukul 7:28 am Reply

      iya, sedih T_T Minho ga di jodohin, tapi dia… :’)

  16. ifa September 1, 2013 pukul 3:56 am Reply

    hiks sedih banget😦 minyul😦
    tp keren banget deh sumpah thor…

  17. Sara Desember 26, 2013 pukul 9:20 pm Reply

    ih?Minho mati??HUAA..author jahat!Author jahat!!Tegaaa bangeet

  18. yuri yoona Desember 27, 2013 pukul 5:07 am Reply

    Yah minyul berpisah.. ..😦 ada lanjutannya gk? Pingin tw suaminy yuri.. Hehehe

  19. shania salsabillah Januari 5, 2014 pukul 2:42 am Reply

    nyesekkk bangett eon T_T kenapa minho nya g cerita aj ke yul eon😥 sedihh TT_TT

  20. kwon yong mi Januari 9, 2014 pukul 4:25 pm Reply

    hiks..hiks..hiks.. Kenapa minyul nya enggak bersatu u_u

Yuk tinggalin jejaknya (ʃƪ˘ﻬ˘)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: